Senin, 03 Agu 2026 13:19 WIB

Sinergi hingga Komunikasi, Strategi TPS dalam Pastikan Kebermanfaatan Berkelanjutan

Dirut Terminal Petikemas Surabaya, Wahyu Widodo. (Dok TPS for selalu.id).
Dirut Terminal Petikemas Surabaya, Wahyu Widodo. (Dok TPS for selalu.id).

selalu.id - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) secara berkesinambungan senantiasa memperbarui semangat segenap keluarga besar TPS.

Salah satunya dengan memperbarui tagline yang dilakukan setiap tahun. Didirikan pada tahun 1999, tahun 2026 ini TPS genap berusia 27 tahun. Tatangan terus hadir dalam berbagai bentuk.

Baca Juga: Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional

TPS berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama pelanggan dan para pemangku kepentingan, menjadikan tantangan sebagai katalis transformasi positif yang menjadikan industri logistik dan kepelabuhanan Indonesia semakin tangguh, adaptif di tengah dinamika industri kepelabuhanan dan logistik global.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui tagline RESILIENCE yang digunakan sejak 1 April 2026.

RESILIENCE dimaknai sebagai komitmen berkelanjutan TPS dalam menyatukan manusia, proses dan teknologi guna menciptakan kebermanfaatan bagi Pelanggan dan Pemangku Kepentingan.

Semangat ini juga tercermin dari konsistensi kinerja operasional TPS yang mampu menjaga keandalan layanan di tengah perubahan kebutuhan pelanggan dan pola perdagangan global.

Ketangguhan dan keberlanjutan TPS, industri logistik dan kepelabuhanan Indonesia, tidak dapat diwujudkan tanpa sinergi, kolaborasi, serta komunikasi intensif dengan semua pihak, termasuk Pelanggan dan Para pemangku kepentingan.

Berbagai kegiatan untuk mempertahankan serta mempererat sinergi, kolaborasi dan komunikasi tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan, termasuk yang dilaksanakan sepanjang April 2026.

Berbagai kegiatan mulai dari forum diskusi bersama Pelanggan, kompetisi ringan baik bidang olah raga maupun kompetisi memasak menjadi forum pertemuan dan komunikasi, dari yang serius hingga yang lebih kasual.

Focus Group Discussion (FGD) bersama Customers dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan Hari Konsumen Nasional Tahun 2026.

FGD ini menjadi ruang dialog untuk menggali pengalaman pelanggan (customers’ experience) dan kebutuhan pelanggan dalam berkegiatan di TPS sebagai terminal Petikemas yang melayani petikemas internasional dan domestik.

Melalui pendekatan fasilitasi yang sistematis, TPS mendorong komunikasi dua arah yang konstruktif sebagai dasar evaluasi, perbaikan dan pengembangan layanan.

Dalam kesempatan berbeda, TPS menyelenggarakan kegiatan fun cooking bersama Customers dan Stakeholders di area Gedung Administrasi TPS.

Baca Juga: Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Kegiatan ini dirancang untuk membangun hubungan yang lebih dekat melalui suasana santai dan kebersamaan, sekaligus memperkuat kepercayaan dan bonding yang telah terjalin.

Interaksi informal tersebut melengkapi pendekatan formal TPS dalam membangun kemitraan yang kolaboratif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menegaskan bahwa bagi TPS, Pelanggan dan Pemangku Kepentingan adalah mitra strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran operasional dan pencapaian kinerja perusahaan.

Sejalan dengan semangat Reliable Terminal with Service Excellence, TPS terus berupaya menghadirkan layanan handal, efisien dan berorientasi pada kebutuhan Pengguna Jasa.

Beragam masukan yang diperoleh melalui FGD dan interaksi dengan Pelanggan menjadi landasan penting bagi TPS dalam memperkuat kualitas layanan, meningkatkan transparansi proses, serta memastikan perbaikan berkelanjutan.

Komitmen layanan prima ini juga dipertegas melalui capaian operasional TPS yang menunjukkan ketangguhan perusahaan dalam menjaga kepercayaan Pelanggan.

Dengan mengedepankan pendekatan customer-centric, TPS tidak hanya berfokus pada kinerja hari ini, tetapi juga membangun kesiapan untuk menjawab tantangan masa depan.

Baca Juga: Dukung Aktivitas Ekonomi Masyarakat, TPK Perawang Serahkan Bantuan Tenda Lipat untuk UMKM

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, TPS menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh sebagai terminal petikemas yang tangguh, bersinergi dengan Pelanggan dan Pemangku Kepentingan serta konsisten memberikan layanan prima.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi TPS dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional dan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

“Tema RESILIENCE pada usia 27 tahun TPS merefleksikan komitmen perusahaan untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan melalui penguatan sinergi dengan pelanggan dan para pemangku kepentingan," kata Direktur Utama TPS, Wahyu Widodo dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).

Bagi TPS, ketangguhan tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan bertahan di tengah dinamika industri, tetapi juga kesiapan untuk beradaptasi, berinovasi, dan memberikan kebermanfaatan yang konsisten melalui layanan yang handal dan berkualitas.

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi menambahkan bahwa berbagai inisiatif yang dilaksanakan, merupakan wujud pendekatan customer-centric TPS.

"Melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif, kami ingin memastikan bahwa masukan pelanggan menjadi salah satu poin penguatan proses, sumber daya manusia dan teknologi, sehingga TPS dapat terus menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus berkontribusi positif bagi kelancaran logistik nasional," jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gelar Istigasah Jelang IGIC 2026, Kemenag Jatim Tekankan Fungsi Masjid sebagai Pusat Perdamaian

Puncak acara akan diisi langsung oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang memimpin Tabligh Akbar di hadapan ribuan jemaah.

JKCI 2026 Pukau Dunia, Terobosan Jitu Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Jember

Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan hilirisasi menjadi kunci utama agar kesejahteraan para petani tembakau melonjak tajam.

Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Hadiah Juara Naik jadi Rp8 M

Maruarar mengungkapkan, meski sebelumnya ada wacana menggelar laga krusial tersebut di Surabaya, namun keputusan laga akhirnya digelar di Bali.

Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

Menurutnya, aspek administrasi, keamanan, hingga perlindungan bagi petugas harus menjadi perhatian utama untuk mencegah terjadinya insiden di lapangan.

Viral Isu Bocah 5 Tahun Dieksploitasi Ayah Kandung di Surabaya, Ini Penjelasan Pemkot

Ida Widayati menjelaskan pihaknya langsung berkoordinasi dengan jajaran Polres setempat untuk memverifikasi kebenaran informasi yang meresahkan publik itu.

Tak Ada Ongkos Berobat? Pemkab Jember Kirim Nakes dan Dokter Spesialis Langsung ke Rumah Warga

Bupati Jember, Muhammad Fawait mengungkapkan bahwa program dengan konsep jemput bola ini lahir dari keprihatinan atas kondisi riil di lapangan.