Senin, 02 Feb 2026 06:34 WIB

Selidiki Laka Maut 7 Korban di Gresik, Polda Jatim Terjunkan Tim TAA

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin

selalu.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Jawa Timur menerjunkan tim untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan antara mobil Isuzu Panther dan bus di Jalan Raya Duduksampeyan, Gresik, Kamis (10/4/2025).

 

Baca Juga: Upacara Hari Kesadaran Nasional, 2.684 Personel Polda Jatim Terima Penghargaan

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin, mengatakan tim Traffic Accident Analysis (TAA) diterjunkan untuk menyelidiki penyebab kecelakaan yang menewaskan tujuh orang tersebut.

 

“Kami mendatangkan tim TAA untuk mencari tahu faktor penyebab terjadinya kecelakaan sekitar pukul 05.45 WIB,” kata Kombes Komarudin, Jumat (11/4/2025).

 

Ia menjelaskan, penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk dengan memeriksa barang bukti di lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi. “Kami mencocokkan titik tabrak atau Q point dengan bekas-bekas goresan di jalan,” ujarnya.

 

Berdasarkan hasil sementara, kecelakaan bermula saat mobil Isuzu Panther bernomor polisi DK 1157 FCL yang dikemudikan Akhmad Basuki (49) hilang kendali. “Pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraan, membanting ke kiri, lalu ke kanan hingga melewati marka jalan,” jelas Kombes Komarudin.

 

Mobil yang mengangkut tujuh penumpang itu kemudian bertabrakan secara frontal dengan bus Hino bernomor polisi S 7707 UA yang dikemudikan Suwarno (46) dari arah berlawanan.

 

Seluruh penumpang Panther yang berasal dari Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, meninggal dunia di lokasi. Mereka adalah pengemudi Akhmad Basuki (49), Besar (66), Muhammad Al Fatih (3), Hafiz Gandawiharja (17), Muhammad Aqib (26), Wiwik Sunarti (43), dan Lislikah (53).

 

Baca Juga: Kapolda Jatim Ingatkan Warga Tak Viralkan Konten Provokatif: Jangan Membikin Situasi Tidak Kondusif!

Sementara itu, pengemudi bus Suwarno dan seorang penumpangnya, Khoirul Anam (22), mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik.

 

Menurut saksi mata, Ida Rahmawati Kholiyatun K. (24), mobil Panther melaju dengan kecepatan sedang dari arah barat menuju timur sebelum kecelakaan terjadi. Keterangan serupa juga disampaikan dua saksi lain, Eko Prakoso (32) dan Sutrisno (50), kepada petugas di lokasi.

 

Ironisnya, dari tujuh orang dalam mobil Panther, hanya pengemudi yang menggunakan sabuk pengaman. “Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan,” tegas Kombes Komarudin.

 

Ia juga menekankan bahwa penggunaan sabuk pengaman adalah kewajiban bagi semua penumpang, bukan hanya pengemudi.

Baca Juga: Ngaku Wartawan, Empat Curanmor Bersenjata Dibekuk di Gresik, Dua Ditembak Saat Melawan

 

Polres Gresik bersama Polda Jatim telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi, mengurus visum jenazah dan korban luka di RSUD Ibnu Sina Gresik, serta melanjutkan penyelidikan.

 

“Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp40 juta,” kata Kombes Komarudin.

 

Pihak kepolisian juga mengingatkan agar pengemudi tidak memaksakan manuver mendahului jika kondisi jalan tidak memungkinkan. “Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan sebelum melakukan perjalanan jauh,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.