Selasa, 21 Jul 2026 20:22 WIB

Guru Agama di Surabaya Tewas Terlindas Mobil, Diduga Korban Tabrak Lari

Tabrak Lari
Tabrak Lari

selalu.id - Avianti Fitria Rini (49), guru agama di SDN Perak Utara 1 Surabaya, meninggal dunia setelah terlindas mobil di Jalan Kedung Cowek, Senin (7/4/2025) siang. Kecelakaan tragis ini terjadi saat korban mengendarai sepeda motor bernomor polisi L 4146 BW menuju arah Jembatan Suramadu.

Menurut keterangan saksi dan polisi, sepeda motor korban sempat bersenggolan dengan sebuah mobil yang identitasnya belum diketahui. Akibat senggolan tersebut, korban terjatuh dan langsung terlindas oleh mobil lain yang melintas di belakangnya. Ia mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal di lokasi kejadian.

Rekan-rekan guru dan keluarga korban yang datang ke tempat kejadian tampak histeris dan berduka. Salah satu rekan korban, Eni, mengatakan bahwa Avianti saat itu hendak menghadiri acara halal bihalal di kawasan Kenjeran.

“Ibu Avianti orangnya baik, ramah, dan selalu ceria,” ujar Eni.

Kasubnit Laka Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Aiptu Suwanto, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebutkan bahwa polisi tengah menyelidiki dugaan kasus tabrak lari dan masih mencari pengemudi mobil yang menyebabkan kecelakaan.

“Kami sedang memeriksa sejumlah saksi dan mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian,” jelasnya.

Jenazah korban telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo Surabaya oleh petugas BPBD Kota Surabaya. Polisi mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait insiden ini untuk segera melapor ke pihak berwajib.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga: Sengaja Lintasi Rel, Pria Misterius Tewas Tertabrak Kereta di Krian

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban.