Jumat, 24 Jul 2026 01:52 WIB

Momen Lebaran, Pengamat Sarankan Surabaya Promosikan Urban Tourism

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 30 Mar 2025 17:30 WIB

Selalu.id - Momen Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah tahun 2025, Kota Surabaya didorong untuk memanfaatkan momen tersebut dengan memperkenalkan dan mempromosikan pariwisatanya sebagai destinasi urban tourism.

Pengamat Kebijakan Publik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Andri Ariyanto mengatakan bahwa tradisi mudik lebaran yang selalu dinantikan masyarakat Indonesia merupakan momen yang tepat untuk meningkatkan perekonomian lokal dan mengembangkan pariwisata.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Pemkot Segera Isi Direksi Definitif di Perumda dan PD

"Pasca pandemi, peningkatan pergerakan masyarakat untuk mudik dan berwisata di momen lebaran terus meningkat. Ditambah dengan libur cuti bersama yang panjang, ini merupakan potensi besar untuk perputaran ekonomi lokal melalui kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif," ujar Andri Ariyanto, Minggu (30/3/2025).

Andri menambahkan, Kota Surabaya dalam beberapa tahun terakhir telah membangun pusat-pusat pariwisata baru, baik yang artifisial, sumber daya alam, maupun heritage, sehingga memiliki peluang besar untuk memperkenalkan diri sebagai destinasi urban tourism.

"Urban tourism sendiri merujuk pada jenis pariwisata yang fokus pada kunjungan ke kota-kota besar dan pusat-pusat urban, dengan berbagai aktivitas yang berhubungan dengan kebudayaan, sejarah, hiburan, belanja, dan kuliner kota,” kata dia.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Andri mencontohkan beberapa lokasi di Surabaya yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi urban tourism, antara lain Landmark dan tempat bersejarah seperti monumen, museum, dan bangunan bersejarah.

Berikutnya, galeri seni, gedung teater, tempat konser, pusat perbelanjaan modern, pasar tradisional, dan butik lokal. Ada pula, kuliner khas Surabaya, kafe dan hiburan malam, pemandangan malam kota, serta wisata Bahari di pelabuhan bersejarah dan Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran.

“Dengan aktivitas berbagai pengalaman yang berhubungan dengan kebudayaan kota, kesejarahan kota, hiburan kota, serta belanja dan kuliner kota, bertujuan mengeksplorasi aspek-aspek kehidupan kota, dari arsitektur hingga interaksi sosial di tempat-tempat umum perkotaan,” imbuhnya.

Baca Juga: Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Oleh sebab itu, ia berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan seluruh masyarakat dapat menyambut wisatawan yang datang dengan baik dan ramah, serta mempromosikan Surabaya sebagai kota global dunia.

“Dengan mengembangkan urban tourism, Surabaya dapat semakin mewujudkan diri sebagai kota global dunia, seperti kota-kota besar lainnya yang telah terkenal,” pungkasnya

Editor : Yasin
Berita Terbaru

FKPPH Jatim Tebar Semangat Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Tanam Mangrove

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Anniversary FKPPH Ke-39 yang mengusung tema "39 Tahun Mengabdi, Berkarya Sepenuh Hati".

Atasi Kendala Transportasi Warga Miskin, Pemkab Jember Luncurkan Layanan Kesehatan Home Care

Selain pelayanan medis, Pemkab Jember juga akan memberikan bantuan sembako secara berkala kepada keluarga kurang mampu sebagai bentuk dukungan.

Kejari Jember Tetapkan Tiga Tersangka dalam Dugaan Korupsi Bank Jatim Rp2,9 Miliar

Penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik mengumpulkan alat bukti yang cukup melalui serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan.

Tas Kresek Berisi Rp200 Juta dan Nama "Pak Wali" dalam Sidang Korupsi Proyek di Madiun

Saat ini, majelis hakim masih mendalami keterkaitan isi percakapan itu dengan dugaan aliran dana yang menjadi pokok perkara.

Miris, Ayah di Surabaya Pilih Berjudi untuk Beli Susu Anak

Kasus ini menggambarkan persoalan ekonomi yang dihadapi terdakwa. Namun, alasan tersebut tidak menghapus fakta bahwa perbuatannya tetap melanggar hukum.

Momen Haru Warga Mojokerto Sambut Bantuan Air Bersih dari Pemerintah

Kalaksa BPBD Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan dropping air bersih untuk desa terdampak kekeringan diperkirakan berlangsung hingga 5 September 2026.