Sabtu, 06 Jun 2026 01:36 WIB

Berbagi di Bulan Ramadan, PDIP Jatim Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim di Surabaya

Bamusi DPD PDI Perjuangan, memimpin kegiatan santunan yatim piatu dan kaum dhuafa di Surabaya
Bamusi DPD PDI Perjuangan, memimpin kegiatan santunan yatim piatu dan kaum dhuafa di Surabaya

selalu.id  –  Bupati Nganjuk, Marhen Jumadi, yang juga Ketua Bamusi DPD PDI Perjuangan, memimpin kegiatan santunan yatim piatu dan kaum dhuafa di Surabaya dalam rangka memperingati Nuzulul Quran dan bulan Ramadan yang digelar di kantor DPD PDI Perjuangan di Jalan Kendangsari, Surabaya pada Jumat (21/3/2025). 

Lebih dari 250 anak yatim piatu menerima santunan dalam acara tersebut.  Marhen Jumadi menekankan pentingnya berbagi di bulan Ramadan, mengingat peristiwa penting turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW. Ia juga menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Bamusi dalam menjalankan nilai-nilai keagamaan. 

"Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap tahunnya. Kami berharap dapat terus berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Merhen Jumadi kepada awak media, Jumat (21/3/2025).

Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur sekaligus Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno,  mengungkapkan kegiatan serupa yang dilakukan oleh partainya.  PDIP Jawa Timur telah mendistribusikan 56.000 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di berbagai wilayah Jawa Timur.  Paket sembako tersebut berisi beras 6 kg, minyak goreng 1 liter, dan gula 1 kg. 

"Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan ini dengan membantu meringankan beban masyarakat. Ini merupakan wujud nyata kepedulian kami terhadap rakyat," jelas Sri Untari

Sri Untari menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk implementasi nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dalam berpolitik.  "Sebagai partai politik, kami merasa penting untuk selalu dekat dengan rakyat dan memperhatikan kebutuhan mereka. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mempererat tali silaturahmi dan membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat," tambahnya.

Selain pembagian sembako, PDIP Jawa Timur juga menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan lainnya, seperti buka bersama, salat tarawih berjamaah, dan takjil bersama.  Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan mempererat tali persaudaraan antar sesama.

Baik Marhen maupun PDIP Jawa Timur menekankan pentingnya kepedulian terhadap anak yatim piatu, janda, dan kaum dhuafa, khususnya di bulan Ramadan. Keduanya berharap agar kegiatan berbagi ini dapat menginspirasi pihak lain untuk turut serta membantu masyarakat yang membutuhkan. Mereka juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa berbuat baik dan berbagi kepada sesama, terutama kepada mereka yang kurang beruntung.

"Semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat," pungkas Sri Untari.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.