Kamis, 04 Jun 2026 11:58 WIB

Perketat Personel di Masjid Besar, Satpol PP Surabaya Buru Pengemis Musiman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 02 Mar 2025 11:02 WIB

Selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya melalui Satpol PP Surabaya semakin masif melakukan penertiban Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPPKS) di Kota Pahlawan selama Bulan Ramadan 2025, hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

PPPKS yang ditertibkan itu adalah pengemis atau pengamen musiman. Mereka biasanya berkedok sebagai peminta sumbangan. Satpol PP Surabaya telah memetakan para personel di sejumlah lokasi, di mana pengemis kerap kali mendatangi makam dan masjid besar, baik sebelum atau selama puasa.

Baca Juga: DKS Resmi Laporkan Pemkot atas Dugaan Pencurian Aset Budaya ke Polrestabes Surabaya

“Mereka kebanyakan dari luar Surabaya, kami berkoordinasi dengan Liponsos Kota Surabaya yang akan diteruskan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur  untuk dikembalikan ke daerah asalnya,” terang dia.

Satpol PP Kota Surabaya juga melakukan patroli di masjid untuk mengantisipasi maraknya pengemis musiman. Seperti di Masjid Al-Akbar, Masjid Agung Sunan Ampel, hingga Masjid Rahmat Kembang Kuning Surabaya.

“Saat tarawih, pengamanan di masjid-masjid juga diperketat mengantisipasi adanya pengemis maupun pengamen,” ujarnya. Satpol PP Kota Surabaya telah memetakan titik atau lokasi rawan gangguan ketentraman dan ketertiban umum (trantibum), khususnya selama Bulan Ramadan 2025.

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Tak Ada Lagi Stigma Jukir Liar: No Intimidasi, No Sara!

Satpol PP Surabaya juga menggencarkan Patroli sebagai upaya menekan gangguan trantibum selama Ramadan. Patroli akan dilakukan secara rutin menyasar semua wilayah, di saat buka puasa dan salat maghrib.

Kepala Satpol PP Surabaya, M. Fikser mengatakan, para personelnya telah memetakan sejumlah lokasi yang kerap terjadi gangguan trantibum. Seperti, perang sarung, tawuran, hingga balap liar maupun balap sepeda angin.

“Lokasinya biasanya di bawah Jembatan Suramadu, Jalan Kenjeran, di dekat TPU Rangkah, Jalan Kapas Madya, Jalan Ir. Soekarno, dan Jalan Ngaglik. Aktivitas negatif itu, menjadi atensi kami dalam menjaga kondusifitas selama Ramadan,” kata Fikser, Minggu (2//2/2025).

Baca Juga: Kenakalan Remaja di Surabaya Tahun Ini Disebut Turun, Apa Iya?

Dalam pelaksanaanya, Satpol PP Surabaya juga berkolaborasi dengan TNI/Polri. Karena itu, ia mengimbau kepada para orang tua untuk memperhatikan dan mengawasi aktivitas anak-anaknya selama Bulan Ramadan.

“Jika ditemukan adanya tawuran, perang sarung, hingga kedapatan membawa senjata tajam, maka kami serahkan kepada kepolisian. Sehingga orang tua harus mengawasi aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hari setelah pukul 21.00 WIB,” pungkasnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.