Minggu, 06 Sep 2026 00:12 WIB

Mahasiswa UK Petra Juarai Lomba Video Pendek Tingkat Asean

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 12 Jan 2022 18:59 WIB
Salah satu scene video pendek karya mahasiswa Petra
Salah satu scene video pendek karya mahasiswa Petra

selalu.id - Delapan Mahasiswa Universitas Kristen (UK) Petra berhasil meraih kejuaraan peringkat pertama bertaraf internasional dalam lomba video pendek tentang mengekspos budaya toleransi di Surabaya.

Delapan mahasiswa UK Petra itu, yakni Damario Amory, Adrian Putra, Laurensius Nicholas, Matthew Sugihono, Devon Irawan, Devina Gunawan, Stephanus Ryandito dan Felicia Regina pada kemenangan.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Lomba video yang mengangkat tema 'Living Together: Majority-Minority Relationships', yang diadakan oleh ASEAN University Network, Human Rights Education (2021 short VDOs Competition) pada Desember 2021 lalu.

"Lomba tersebut mengasah kreativitas mahasiswa dengan memperhatikan keberagaman yang dimiliki suatu bangsa," kata salah satu mahasiswa lomba tersebut, Damario, Rabu (12/1/2022).

Damario menerangkan, dirinya bersama kawan-kawan mencoba mengangkat mengenai enam rumah ibadah yang berdiri berjejeran dalam suatu perumahan di Surabaya.

"Enam rumah ibadah mewakili enam agama yang diakui di Indonesia. Sebagai bukti nyata toleransi yang apik di negara tercinta,"kata dia.

Sementara itu, Dosen mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan, Linda Bustan, menyampaikan bahwa ia memantapkan keputusan kelompok mahasiswanya membahas kisah tersebut.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

"Indonesia itu termasuk negara yang toleransinya sangat kuat dibanding negara lain, namun toleransi itu belum semuanya terekspos ke luar. Sehingga materi ini bisa menjadi bahan kuat dan sesuai dengan tema yang diminta," jelas Linda.

Meskipun motivasi awal yang mendasari pembuatan video berdurasi 2 menit 56 detik ini adalah untuk memenuhi tugas kuliah, ia menyampaikan, tak menjadi alasan bagi mereka untuk mengerjakannya dengan setengah-setengah.

Kelompok ini, kata dia, mendapatkan kesempatan penawaran untuk mengikuti kompetisi tingkat internasional dari sang dosen.

Adanya niat dan tekad untuk memberi yang terbaik membuat kelompok ini pantas menerima kemenangan juara 1 dan meraih hadiah $1000 atau setara 14 juta.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Awalnya kami memilih untuk pengerjaan tugas video seperti biasa dikarenakan deadline lomba yang sangat dekat setelah kami melaksanakan UTS, sekitar seminggu," ujar Adrian, salah satu mahasiswa kelompok lomba video tersebut.

Adrian menambahkan, kerjasama antar anggota kelompok memungkinkan setiap proses mulai dari proses perizinan, wawancara, pengambilan video hingga editing.

"Terselesaikan hanya dalam kurun waktu seminggu," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.