Sabtu, 08 Agu 2026 06:31 WIB

Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Akan Bangun Lima Rumah Pompa Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Feb 2025 16:34 WIB
Rumah pompa Gunung Anyar
Rumah pompa Gunung Anyar

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana menambah lima rumah pompa di sejumlah titik rawan banjir dan genangan.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem drainase kota, khususnya dalam menghadapi curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.

Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Windo Gusman Prasetyo, mengungkapkan bahwa lima rumah pompa baru akan dibangun di beberapa lokasi strategis, yaitu Karah (Kecamatan Jambangan), Rungkut Menanggal Harapan (Kecamatan Gunung Anyar), Teluk Betung (Kecamatan Pabean Cantikan), Jalan Bung Tomo, serta Ketintang dan Tenggilis Mejoyo.

“Saat ini masih dalam tahap pengusulan, ada sekitar lima rumah pompa yang direncanakan. Anggarannya masih dalam perhitungan,” ujar Windo, Rabu (5/2/2025).

Menurut Windo, kapasitas rumah pompa akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Setidaknya, setiap rumah pompa yang dibangun akan memiliki kapasitas minimal 3 meter kubik per detik.

Ia mencontohkan, rumah pompa Karah berperan penting dalam mengalirkan air dari kawasan hulu ke Kali Wonokromo melalui afur Wonorejo. Dengan adanya rumah pompa ini, aliran air di wilayah tersebut diharapkan lebih cepat surut saat hujan deras.

Hal serupa juga berlaku di Kecamatan Gunung Anyar, yang berbatasan langsung dengan Kali Perbatasan. Wilayah ini kerap mengalami genangan, terutama di Rungkut Menanggal Harapan dan Rungkut Mapan, ketika debit air di Kali Perbatasan meningkat.

“Kalau tidak ada rumah pompa, air akan sulit keluar, apalagi kalau terjadi rob. Akibatnya, bukan hanya Surabaya yang terdampak, tapi juga wilayah Sidoarjo,” jelas Windo.

Selain itu, rumah pompa di Jalan Teluk Betung dan Teluk Nibung akan membantu mengatasi genangan yang selama ini sulit ditangani akibat keterbatasan akses ke lahan milik PT Pelindo dan PT Pertamina.

“Kami tidak bisa masuk ke area Pelindo, Pertamina, dan Lantamal. Karena itu, solusi terbaiknya adalah membangun rumah pompa di lokasi yang memungkinkan, agar air tidak menggenang terlalu lama,” tambahnya.

Saat ini, Pemkot Surabaya sudah memiliki 76 rumah pompa yang tersebar di berbagai titik kota. Infrastruktur ini menjadi salah satu solusi utama dalam penanggulangan banjir dan genangan.

“Mengingat Surabaya merupakan daerah dataran rendah, keberadaan rumah pompa sangat krusial. Kami terus memetakan wilayah mana yang paling membutuhkan tambahan rumah pompa. Semua lokasi yang diusulkan memiliki urgensi yang sama, tinggal melihat kesiapan perencanaannya,” pungkas Windo.

Baca Juga: Tangani Banjir Surabaya, Pemkot Siapkan 8 Rumah Pompa Baru

Editor : Ading
Berita Terbaru

Uji Mental Peserta, Prelimenary Raka Raki 2026 Digelar di Atrium Gressmall

Kegiatan di ruang publik seperti pusat perbelanjaan ini, menurut Ali Affandi, akan mengasah mental peserta di depan pengunjung mall.

Jatanras Polda Jatim Bekuk Mantan Satpam Pembunuh Nenek di Pasuruan

Polisi akan segera menggelar rekonstruksi lengkap guna melengkapi berkas perkara dan mengungkap tabir kejahatan ini secara utuh.

Dua Legenda Timnas Turun Gunung, Yusuf Ekodono dan Anang Ma'ruf Kawal Pembinaan Pemain Muda di Soekarno Cup 2026

Turnamen kelompok umur edisi ketiga ini bakal mengumpulkan 400 talenta muda dari 16 provinsi se-Indonesia.

Sambut HUT ke-81 RI dan Akreditasi Paripurna, RSD dr. Soebandi Jember Berbagi Santunan ke Warga Sekitar

Langkah ini diharapkan membuat masyarakat ikut merasa memiliki serta mendukung tumbuh kembang rumah sakit rujukan tersebut.

Fakta Baru Pencurian Kursi Besi Pemkot Surabaya, Ternyata Libatkan Perempuan

Saat ini, perempuan tersebut tengah diperiksa intensif untuk mengungkap perannya. Namun, dari pemeriksaan awal, dia berperan sebagai kaki tangan pelaku utama.

Hadirkan Tokoh Lintas Agama, Jember Bersholawat jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pelayanan Publik

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Jember berupaya membumikan salawat sekaligus memperkuat nilai keislaman, kebangsaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.