Kamis, 23 Jul 2026 23:30 WIB

Pamit Istri Mancing di Kali Lamong, Pemuda Surabaya Hilang Tenggelam

Petugas BPBD saat melakukan pencarian korban yang tenggelam. (Dok. BPBD Gresik).
Petugas BPBD saat melakukan pencarian korban yang tenggelam. (Dok. BPBD Gresik).

selalu.id - Seorang pemuda dilaporkan hilang tenggelam di aliran Sungai Kali Lamong, kawasan Dukuh Kali Tangi, Kelurahan Romokalisari, Senin (8/6/2026).

Lokasi tepatnya terletak di garis perbatasan antara Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik.

Baca Juga: Polres Gresik Ungkap Tersangka Penipuan PPPK, Modus Janjikan Lolos ASN

Informasi yang dihimpun, pemuda yang dilaporkan tenggelam itu bernama Lukman Hakim (23), warga Kelurahan Romokalisari, Surabaya.

Awalnya, korban berpamitan kepada istrinya untuk pergi memancing sekitar pukul 07.30 WIB. Saat melintasi jembatan di lokasi tersebut, Lukman diduga terpeleset dan jatuh langsung ke dalam sungai.

Riski, teman korban yang mengetahui itu langsung melakukan pertolongan dengan cara mencoba menarik tubuh korban ke tepian. Namun, arus air yang deras dan kuat membuat pegangan terlepas, hingga korban hanyut dan menghilang ke dalam permukaan air.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Sukardi, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut.

Setelah menerima laporan, tim gabungan dari BPBD Gresik bergerak menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Petugas melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang permukaan sungai sekitar lokasi kejadian, serta menurunkan tim penyelam guna menelusuri bagian dasar sungai demi menemukan keberadaan korban.

"Dapat laporan itu tim langsung melakukan pencarian," katanya.

Sukardi menambahkan, kondisi cuaca di lokasi saat proses pencarian berlangsung terpantau cerah, sehingga dinilai cukup mendukung kelancaran operasi yang dilakukan petugas.

Baca Juga: 12 Orang Diamankan dalam Pengungkapan Narkoba 3,37 Ton di Gresik, Ini Profesinya

Namun hingga kini, upaya pencarian terhadap korban masih belum membuahkan hasil. Pencarian terus dilakukan di sekitar titik jatuh dan aliran sungai ke arah hilir.

"Upaya pencarian masih terus dilakukan. Mudah-mudahan korban segera ditemukan. Nanti updatenya kami sampaikan lagi," jelasnya.

Berikut ciri-ciri korban:

Berambut pendek

Berkulit sawo matang

Baca Juga: BNN Sebut Narkoba 3,37 Ton di Gresik Diduga untuk Bahan Vape

Bertubuh kurus

Mengenakan jaket warna krem

Celana panjang warna hitam

Memakai sandal warna hitam.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

FKPPH Jatim Tebar Semangat Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Tanam Mangrove

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Anniversary FKPPH Ke-39 yang mengusung tema "39 Tahun Mengabdi, Berkarya Sepenuh Hati".

Atasi Kendala Transportasi Warga Miskin, Pemkab Jember Luncurkan Layanan Kesehatan Home Care

Selain pelayanan medis, Pemkab Jember juga akan memberikan bantuan sembako secara berkala kepada keluarga kurang mampu sebagai bentuk dukungan.

Kejari Jember Tetapkan Tiga Tersangka dalam Dugaan Korupsi Bank Jatim Rp2,9 Miliar

Penetapan tersangka dilakukan setelah tim penyidik mengumpulkan alat bukti yang cukup melalui serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan.

Tas Kresek Berisi Rp200 Juta dan Nama "Pak Wali" dalam Sidang Korupsi Proyek di Madiun

Saat ini, majelis hakim masih mendalami keterkaitan isi percakapan itu dengan dugaan aliran dana yang menjadi pokok perkara.

Miris, Ayah di Surabaya Pilih Berjudi untuk Beli Susu Anak

Kasus ini menggambarkan persoalan ekonomi yang dihadapi terdakwa. Namun, alasan tersebut tidak menghapus fakta bahwa perbuatannya tetap melanggar hukum.

Momen Haru Warga Mojokerto Sambut Bantuan Air Bersih dari Pemerintah

Kalaksa BPBD Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan dropping air bersih untuk desa terdampak kekeringan diperkirakan berlangsung hingga 5 September 2026.