Senin, 02 Nov 2026 02:14 WIB

Proyek Infrastruktur JLBB hingga Normalisasi Saluran, Pemkot Surabaya Alokasikan Rp6,03 Triliun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 16 Jan 2025 12:03 WIB
Proyek pembangunan infrastruktur Surabaya
Proyek pembangunan infrastruktur Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menetapkan sejumlah program prioritas pembangunan untuk tahun 2025.

Fokus utama program tersebut di antaranya mencakup pembangunan bidang infrastruktur dan penataan kawasan permukiman.

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, program prioritas ini mengacu pada visi dan misi Kota Surabaya yang tertuang dalam Peraturan Daerah No. 4 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya Tahun 2021-2026.

"Proyek infrastruktur pada tahun 2025 diprioritaskan untuk mendukung Superhub Megapolitan menuju kota dunia," ujar Wali Kota Eri, Kamis (16/1/2025).

Program pembangunan tahun 2025 ini terbagi dalam beberapa skala atau kategori.

Pada skala kota, prioritasnya mencakup proyek Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB), Radial Road, peningkatan Jalan Wiyung, diversi saluran Gunungsari serta normalisasi saluran.

Selain itu, Eri menerangkan bahwa pembangunan rumah pompa untuk penanganan genangan, juga menjadi bagian dari agenda prioritas Pemkot Surabaya tahun 2025.

"Selain pembangunan jalan, Pemkot Surabaya juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur drainase untuk penanganan banjir," ujarnya.

Kemudian di skala lingkungan, program prioritas ini meliputi perbaikan jalan dan saluran perkampungan, serta pavingisasi.

Tak ketinggalan, pengembangan jaringan fiber optik (FO) dan satu data, turut menjadi bagian dari prioritas pembangunan  pada sektor teknologi informasi.

Sementara pada sektor kesehatan, Pemkot Surabaya akan membangun Rumah Sakit Umum (RSU) Surabaya Selatan dengan luas lahan 7.132 meter persegi di Jalan Mastrip Anggrek I, Karangpilang.

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

Rumah sakit ini dirancang memiliki layanan unggulan berupa trauma center. "Kehadiran RSU Surabaya Selatan diharapkan dapat meningkatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat," jelas Wali Kota Eri.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudradjad menuturkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan integrasi antar wilayah.

"Sedangkan pembangunan sistem drainase, bertujuan untuk penanganan banjir dan genangan. Lalu pembangunan infrastruktur teknologi informasi, bertujuan untuk meningkatkan atau mempermudah akses informasi dan komunikasi jaringan global," kata Irvan.

Sementara pembangunan RSU Surabaya Selatan, diharapkan akan mendukung pemerataan pelayanan kesehatan di Kota Pahlawan.

"Kajian sosio-ekonomi menunjukkan bahwa rumah sakit ini sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat," papar Irvan.

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

Lebih rinci, Irvan menjelaskan bahwa pada tahun 2025, pemkot akan fokus penyelesaian JLLB pada segmen Jalan Raya Sememi-Simpang Susun Romokalisari, termasuk akses ke Gelora Bung Tomo (GBT). Sedangkan untuk Jalan Wiyung, akan ditingkatkan dari pertigaan UNESA hingga Puskesmas Lidah Kulon.

Menurut Irvan, pengembangan sirkuit GBT tidak luput menjadi perhatian Pemkot Surabaya dalam program prioritas pembangunan di tahun 2025. Pengembangan ini meliputi menambah lintasan sepanjang kurang lebih 600 meter, pembangunan tribun hingga paddock.

"Di tahun 2025, pemerintah kota juga akan membangun sekolah baru di Medokan Ayu, Waru Gunung, dan Tambak Wedi. Selain itu, ada juga pembangunan Puskesmas baru di Pegirian," ungkap dia.

Irvan menambahkan bahwa Pemkot Surabaya telah mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rp12,3 triliun pada 2025. Dari jumlah tersebut, Rp6,03 triliun atau sekitar 48,85 persen, dialokasikan untuk program prioritas di bidang infrastruktur.

"Pembangunan yang berkelanjutan menjadi prinsip utama kami agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi saat ini dan yang akan datang," tutup Irvan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.