Kamis, 04 Jun 2026 14:13 WIB

Wow, Warga Surabaya Dapat Makan Gratis Jika Datang Coblos ke TPS

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 19 Nov 2024 12:41 WIB
Sosialisasi Wani Nyoblos Mangan Wareg
Sosialisasi Wani Nyoblos Mangan Wareg

selalu.id - Masyarakat Surabaya bisa mendapatkan makan gratis di ratusan tenant, setelah menggunakan hak pilih di atau coblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing untuk Pilkada Serentak, pada 27 November 2024 mendatang.

Program tersebut yakni, Wani Nyoblos Nang TPS, Mangan Wareg yang dinisiasi oleh Asosiasi Pengusaha Kafe dan Resto Indonesia (Apkrindo) berkolaborasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu) Kota Surabaya.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak. Acara lauching Wani Nyoblos Nang TPS, Mangan Wareg digelar di Plaza Gedung Internatio, Kota Lama, Surabaya, Senin (18/11/2024) malam.

Ketua Apkrindo Surabaya Ferry Setiawan mengatakan, ada 100.000 ribu makan gratis yang disediakan dalam program ini.

Sebanyak tenant dari 100 brand yang ikut berpartisipasi. Syaratnya, dengan menunjukan KTP dan kelingking bertanda biru (bukti sudah nyoblos) pada hari pelaksanaan Pilkada.

"Ini adalah program kedua kami. Yang pertama saat Pilihan Presiden (Pilpres) 2024 dengan tagline Maknyos MakBleG Mari Nyoblos Mangan Wareg. Kali ini, untuk Pilkada Serentak bertajuk Wani Nyoblos Nang TPS, Mangan Wareg," ujar Ferry usai acara.

Menurut Ferry, program kedua ini lebih banyak diikuti oleh anggota Apkrindo dan diperuntukan untuk seluruh masyarakat Kota Surabaya tanpa batasan usia.

"Program sebelumnya hanya untuk milenial tapi kali ini berbeda. Silahkan yang ber-KTP Surabaya tanpa dibatasi usia, setelah nyoblos langsung datang ke outlet yang berkerjasama dengan di program ini," terangnya.

Lebih lanjut, Ferry menjelaskan bahwa tidak hanya makanan gratis yang disediakan tetapi juga banyak diskon menarik di setiap tenant. Apabila kuota makan gratis yang disedikan sudah habis, masyarakat bisa mendapatkan diskon menarik lainnya.

"Jadi tidak perlu khawatir, semua masyarakat Kota Pahlawan bisa merasakan manfaat dari program ini. Baik itu makan gratis atau diskon yang diberikan," imbuhnya.

Menariknya, tidak ada batasan outlet untuk menukarkan tanda nyoblos dengan makan gratis. Selama persedian masih ada, masyarakat bisa datang ke lebih dari satu outlet yang memiliki tanda khusus mengikuti program ini.

"Tidak ada batasan untuk outletnya. Kalau dalam waktu satu hari bisa semua tenant, silahkan," jelasnya.

Ferry menegaskan, program ini dibuat sebagai bentuk kontribusi Apkrindo untuk mensukseskan Pilkada Serentak 2024.

Harapannya lewat program ini tingkat partisipasi pemilih di Kota Surabaya bisa mencapai 80 persen dan meningkat dari Pilkada sebelumnya.

"Kami menciptakan program ini untuk semakin meningkatkan anime masyarakat datang ke TPS dan menentukan pilihannya. Lima tahun lalu tingkat partisipasi Pilkada hanya 54 persen. Kami berharap sebagai salah satu kota besar di Indonesia angka partisipasi di Kota Surabaya bisa meningkat mencapai 80 persen," ungkapnya.

Tambahnya, 1.000 tenant dari 100 brand yang bergabung dalam program ini berada di dalam dan di luar Mall yang ada di Surabaya.

”Satu brand bisa memiliki 10 sampai 70 tenant. Untuk memudahkan masyarakat tenant yang ikut dalam  program Wani Nyoblos Nang TPS, Mangan Wareg akan memiliki tanda khusus,” pungkasnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.