Rabu, 04 Feb 2026 05:22 WIB

Hari Pertama 2022 PDIP Surabaya Geber Kerja Kerakyatan, Tiga Hal Jadi Perhatian

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 02 Jan 2022 09:54 WIB
Ketua PDIP Surabaya saat mengunjungi kampung nelayan di Surabaya
Ketua PDIP Surabaya saat mengunjungi kampung nelayan di Surabaya

selalu.id - Hari pertama 2022 ini dijadikan momentum oleh DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya untuk memperkuat kerja-kerja kerakyatan demi membantu warga pulih dari dampak pandemi Covid-19.

"Selamat Tahun Baru 2022. Semoga masyarakat dan seluruh elemen di Surabaya selalu diberkahi kesehatan dan kelancaran dalam segala aktivitas," ujar Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono, Minggu (2/1/2022).

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

Adi mengatakan, tahun 2022 akan terus dioptimalkan oleh setiap komponen partai untuk memperkuat kerja kerakyatan. Hal itu sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang terus mengingatkan para kader agar terus membantu dan hadir di tengah masyarakat dalam suka dan duka.

"Menangis dan tertawa bersama rakyat adalah instruksi yang selalu diulang-ulang oleh Ibu Megawati," ujar Adi.

Adi menyebut tiga sektor yang akan terus digarap dengan kerja-kerja serius oleh seluruh kader partai berlambang banteng moncong putih tersebut di Surabaya. Pertama, pemulihan ekonomi. Kerja untuk pemulihan ekonomi dimaksudkan agar lapangan kerja kembali terbuka dan taraf kesejahteraan rakyat kembali terkerek.

"Seluruh kader PDI Perjuangan, baik di eksekutif, legislatif, maupun struktur partai akan bergerak bersama memulihkan ekonomi. Contoh sederhana dalam setiap aktivitas partai adalah pelibatan UMKM di kampung-kampung. PDI Perjuangan juga aktif mendampingi dan memberdayakan UMKM bilamana mereka menghadapi kesulitan. Kami pun sering mengadvokasi, termasuk melalui DPRD," jelas Adi.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

Sektor yang kedua adalah perlindungan sosial terutama terkait masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Di Surabaya telah ada berbagai mekanisme intervensi untuk MBR, mulai dari permakanan, pendidikan, kesehatan, dan sebagainya. Hal itu pun tak terlepas dari kepemimpinan PDIP di Surabaya sejak era Wali Kota Bambang DH, Tri Rismaharini, Whisnu Sakti Buana, dan kini Eri Cahyadi, yang semuanya memberi perhatian kepada MBR.

"Kami akan terus mengawal. MBR mendapat hak pelayanan yang baik dari pemerintah. Kader-kader juga membantu bilamana MBR membutuhkan langkah-langkah pendampingan untuk mendapatkan haknya," ujarnya.

Terkait perlindungan sosial, kader PDIP Surabaya juga aktif membantu warga kurang mampu. Termasuk yang terbaru adalah menyalurkan bantuan beras dari Ketua DPR RI Puan Maharani melalui para anggota DPR untuk masyarakat Surabaya.

Adi menambahkan, sektor ketiga adalah pemulihan kesehatan, terutama dalam mengantisipasi agar kasus Covid-19 tidak kembali melonnjak dan terjadi gelombang ketiga. Sehingga kader-kader PDIP tetap aktif mengampanyekan protokol kesehatan.

Baca Juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Para kader PDIP, lanjut Adi, kini juga aktif mengedukasi dan mengajak para orang tua agar mengizinkan anaknya untuk divaksin. Sebelumnya, para kader PDIP getol menyukseskan vaksinasi sehingga capaian vaksinasi di Surabaya termasuk yang tertinggi di Indonesia.

"Kami di seluruh tingkatan juga siap menyukseskan bilamana vaksin booster ketiga telah diinstruksikan oleh pemerintah. Semuanya demi menekan risiko penularan. Jika penularan rendah, ekonomi akan bergerak, lapangan kerja pun terbuka," pungkas Adi. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.