Kamis, 04 Jun 2026 05:52 WIB

Donor Darah di Surabaya Dapat Hadiah Paket Sembako, Catat Tanggalnya!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 28 Des 2021 10:26 WIB
Salah satu pendonor darah di PMI Surabaya
Salah satu pendonor darah di PMI Surabaya

selalu.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Surabaya menyebut stok darah mulai menipis jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru 2020. Disebutkan stok darah hanya tersisa 272 kantong sedangkan trambosit tersisa 150 kantong.

"Disini ini juga semakin kritis bahwa golongan darah B dan O, itu sangat sedikit. Tinggal 3 kantong. Plasma konvalesn InsyaAllah masih aman, masih ada 1300 kantong," kata Kabag pelayanan dan humas Unit Donor Darah (UDD ) PMI Kota Surabaya, Wandai Rasotedja, Selasa, (28/12/2021).

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Wandai menjelaskan, penyebab stok darah menipis, dikarenakan libur panjang Natal dan Tahu Baru yang membuat perkantoran dan instansi libur dan menyebabkan kegiatan donor darah terhambat.

"Untuk hari ini saja kegiatan mobil unit donor hanya satu instansi. Jadi kegiatan kita yang rutin ada di taman bungkul dengan bus unit,"ujarnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Wandai menyebut, rata-rata perhari rumah sakit di Surabaya membutuhkan sekitar 250 kantong darah, sedangkan stok PMI perhari hanya mencapai 200 kantong saja.

"Kritis ini kebetulan golongan darah O dan B . Itu yg paling sedikit,"ucapnya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Wandai berharap para pendonor rutin yang sudah waktunya, dipersilahkan untuk menyumbangkan darahnya di tempat-tempat yang telah ditentukan, PMI membuka layanan donor darah di berbagai UGD rumah sakit dan Taman Bungkul.

"Kami menyediakan bingkisan kepada pendonor pada tanggal 26-31 Desember. Untuk di taman bungkul jam 9.00 WIB hingga 20.00 WIB,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.