Kamis, 04 Jun 2026 13:09 WIB

Kotak Kosong di Pilkada 2024, Jokowi: Itu Proses Demokrasi!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 06 Sep 2024 12:53 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi

selalu.id - Presiden Jokowi menyebut banyaknya sejumlah daerah yang hanya memiliki pasangan calon tunggal kepala daerah di Pilkada 2024 dan menyebabkan terjadinya melawan kotak kosong adalah kenyataan di lapangan.

Menurutnya, banyaknya terjadi kotak kosong ini juga karena proses demokrasi.

“Ya memang kenyataan di lapangan seperti itu. Itu kotak kosong pun juga ada proses demokrasinya,” kata Jokowi, di Surabaya, Jumat (6/9/2024).

Jokowi menyebut dari sekisar 500 seluruh daerah dalam pelaksanaa Pilkada serentak 2024. Sebanyak sekisar 40an yang terjadi kotak kosong baik di Kabupaten, Kota, dan Provinsi.

“Yang kotak kosong 40an saya kira ya itu kenyataan demokrasi di bawah seperti itu. Baik di Kabupaten, di Kota maupun di Provinsi,” tegasnya.

Sisi lain, diketahui KPU RI menyebut  pendaftaran pencalonan Pilkada di 43 wilayah sempat diperpanjang dari jadwal awal yang seharusnya, 29 Agustus 2024 menjadi tanggal 2-4 September 2024.

Sebab,  43 wilayah tersebut hanya memiliki satu bakal pasangan calon (paslon) yang mendaftar dan sebagian partai politik juga belum mengusung calonnya.

Kemudian, setelah masa perpanjangan pendaftaran, hanya dua daerah yang terdapat penambahan calon, yaitu Kabupaten Puhowatu, Gorontalo dan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara.

Artinya, total daerah yang akan melawan kotak kosong di Pilkada 2024 adalah 41 daerah yang terdiri dari satu provinsi, 35 Kabupaten, dan lima kota.

Baca Juga: Dorong Peningkatan Kualitas Demokrasi, PDIP Tegaskan Pedoman Nasionalisme Hadapi Geopolitik Global

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.