Selasa, 21 Jul 2026 19:59 WIB

Kotak Kosong di Pilkada 2024, Jokowi: Itu Proses Demokrasi!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 06 Sep 2024 12:53 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi

selalu.id - Presiden Jokowi menyebut banyaknya sejumlah daerah yang hanya memiliki pasangan calon tunggal kepala daerah di Pilkada 2024 dan menyebabkan terjadinya melawan kotak kosong adalah kenyataan di lapangan.

Menurutnya, banyaknya terjadi kotak kosong ini juga karena proses demokrasi.

“Ya memang kenyataan di lapangan seperti itu. Itu kotak kosong pun juga ada proses demokrasinya,” kata Jokowi, di Surabaya, Jumat (6/9/2024).

Jokowi menyebut dari sekisar 500 seluruh daerah dalam pelaksanaa Pilkada serentak 2024. Sebanyak sekisar 40an yang terjadi kotak kosong baik di Kabupaten, Kota, dan Provinsi.

“Yang kotak kosong 40an saya kira ya itu kenyataan demokrasi di bawah seperti itu. Baik di Kabupaten, di Kota maupun di Provinsi,” tegasnya.

Sisi lain, diketahui KPU RI menyebut  pendaftaran pencalonan Pilkada di 43 wilayah sempat diperpanjang dari jadwal awal yang seharusnya, 29 Agustus 2024 menjadi tanggal 2-4 September 2024.

Sebab,  43 wilayah tersebut hanya memiliki satu bakal pasangan calon (paslon) yang mendaftar dan sebagian partai politik juga belum mengusung calonnya.

Kemudian, setelah masa perpanjangan pendaftaran, hanya dua daerah yang terdapat penambahan calon, yaitu Kabupaten Puhowatu, Gorontalo dan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara.

Artinya, total daerah yang akan melawan kotak kosong di Pilkada 2024 adalah 41 daerah yang terdiri dari satu provinsi, 35 Kabupaten, dan lima kota.

Baca Juga: Dorong Peningkatan Kualitas Demokrasi, PDIP Tegaskan Pedoman Nasionalisme Hadapi Geopolitik Global

Editor : Ading
Berita Terbaru

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.