Sabtu, 06 Jun 2026 12:57 WIB

Jokowi Resmikan RS Vertikal Kemenkes di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 06 Sep 2024 09:09 WIB
Jokowi resmikan RS Vertikal di Surabaya
Jokowi resmikan RS Vertikal di Surabaya

selalu.id- Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan Rumah Sakit Vertikal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang berada di Jalan Indrapura, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (6/9/2024) pagi.

Dalam sambutan, Presiden Jokowi menyebut Jawa Timur menempati urutan ketiga penyebab kematian tertinggi karena penyakit stroke, serangan jantung dan kanker. Sehingga, dengan adanya rumah sakit tipe A ini diharapkan bisa menekan angka kasus-kasus penyakit tersebut.

“Jawa Timur menempeti urutan ke tiga setelah Jogja dan Jateng. Hati-hati mengenai ini sehingga pembangunan rumah sakit kemenkes di Surabaya dalam rangka itu,” kata Jokowi.

Orang nomor satu di Indonesia itu berharap rumah sakit ini menjadi jujukan masyarakat Indonesia Timur agar tidak perlu berobat ke luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura sehingga mencegah kehilangan devisa negara Rp180 triliun setiap tahun.

Menurutnya, rumah sakit yang dibangun sejak tahun 2022 ini layaknya hotel bintang lima.

“Tadi saya masuk seprti hitel bintang lima. Kalau rumah sakit seperti ini pelayanan baik dan yang sakit cepat sembuh,” katanya.

Lebih lanjut Jokowi menjelaskan rumah sakit ini dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit, yakni mencapai Rp1,6 triliun untuk bangunannya saja, Rp376 miliar untuk peralatan. Pemerinta juga menyiapkan anggara Rp50 miliar untuk Sumber Daya Manusia (SDM).

“Menelan biaya tidak kecil. Pemerintah tidak masalah mengeluarkan anggaran asal pelayanan terhadap masyarakat semakin baik,” jelasnya.

Jokowi menilai rumah sakit juga harus memiliki penarangan yang baik. Sebab, dalam kunjungan ke beberapa daerah kondisi rumah sakit gelap.

“Beberapa rumah sakit daerah gelap, tetapi enggak seperti yang saya lihat barusan (RS Vertikal), terang terang benerang,” terangnya.

Sementara Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi menambahkan bahwa pihaknya sudah membangun sudah sebanyak 10 rumah sakit vertikl kemenkes, di sejumlah wilayah di Indonesia. Salah satunya di Surabaya yang ke-6 dibangun.

“Rs ke 6, rencananya hari ini ada 8 ada di makasar. Masa akhir jabatan ada 10, di IKN sama Solo. Dalam waktu 2 tahun bangun 10 dalam size seperti ini,” ujarnya.

Budi menyampaikan pihaknya akan menaruh dokter terbaik Kemenkes khusus masyarakat Indonesia Timur khusus di Surabaya dan Makasar.

“Dokter terbaik kemenkes kita suruh praktik di sini dalam waktu tertentu untuk meningkatkan kualitas RS di Surabaya dan Makasar,” terangnya.

“Ini bisa melayani masyarakat, khususnya surabaya timur. Ga perlu ke Singapura atau Jakarta , cukup di sini,” tambahnya.

Diketahui, Rumah sakit ini memiliki luas bangunan 163.380 m2 dengan kapasitas 772 tempat tidur ruang inap, 59 tempat tidur HCU Intermediate Care, 95 tempat tidur ICU/PICU/ICVCU/PACU, 16 ruang operasi, dan 20 unit kemoterapi.

Baca Juga: Kaesang Bakal Bertemu dengan Eri Cahyadi Besok Sore

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.