Selasa, 20 Okt 2026 07:36 WIB

Dua Satpol PP Surabaya Dikeroyok, Begini Kronologinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 03 Sep 2024 19:24 WIB

Selalu.id - Dua insiden kekerasan menimpa anggota Satpol PP Kota Surabaya dalam dua malam. Insiden tersebut melibatkan pengeroyokan dan pemukulan terhadap anggota yang sedang menjalankan tugas menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M Fikser mengatakan bahwa insiden pertama terjadi di Kecamatan Dukuh Pakis, tepatnya di Jalan KH Abdul Wahab Siamin depan Golden City (Goci) Mall pada Jumat (30/8/2024) malam.

Baca Juga: Top 5 Berita: Alumni Cak dan Ning hingga Satpol PP Surabaya

"Pada malam itu, anggota Satpol PP Dukuh Pakis melakukan patroli setelah menerima laporan dari warga terkait seringnya lokasi tersebut dijadikan arena balap liar sepeda angin dan terindikasi ada taruhan," kata Fikser, Selasa (3/9/2024).

Setelah membubarkan kegiatan balap liar, para pelaku justru kembali dan menyerang anggota Satpol PP. Akibatnya, dua anggota Satpol PP menjadi korban pengeroyokan, sementara mobil patroli mereka juga dilempari batu.

Fikser menegaskan bahwa kasus pengeroyokan tersebut, sudah dilaporkan ke Polsek Dukuh Pakis, Polrestabes Surabaya untuk ditindaklanjuti.

"Kami sudah lapor dan semua proses sudah dibawa ke Polsek Dukuh Pakis. Semoga yang melakukan pengeroyokan terhadap anggota kami bisa diproses," ujarnya.

Baca Juga: Satpol PP Ancam Razia Warung Remang Bandel di Surabaya, RT-RW Wajib Catat

Sedangkan insiden kedua terjadi di wilayah Pasar Keputran Surabaya pada Sabtu (31/8/2024) malam. Saat melakukan giat rutin penertiban, anggota Satpol PP Surabaya menjadi korban pemukulan. "Kejadian di Pasar Keputran juga sudah kami laporkan ke Polsek Tegalsari. Itu korbannya satu anggota Satpol PP," ungkap Fikser.

Meski pelaku pemukulan di Pasar Keputran sudah diamankan dan mengajukan permohonan maaf, Fikser menegaskan bahwa proses hukum akan tetap dilakukan jika insiden serupa terulang di kemudian hari.

"Sudah ada penyesalan dan permohonan maaf dari pelaku, kemudian ini kita selesaikan bersama. Tetapi bila ini kejadian lagi, pasti proses hukum," tegasnya.

Baca Juga: Satpol PP Surabaya Razia Warkop dan Toko Miras, BB Disembunyikan di Tempat Sampah

Mantan Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya itu menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian untuk mendukung giat Satpol PP pada malam hari. Hal ini diharapkan agar insiden serupa tidak kembali terjadi.

"Secara keseluruhan kami sudah koordinasi dengan Polrestabes Surabaya terkait kegiatan-kegiatan yang dilakukan Satpol PP terkait ketertiban umum," tutupnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).