Jumat, 05 Jun 2026 07:39 WIB

Sah jadi Anggota DPRD, Fuad Benardi Tatap PR Jatim Kedepan

Selalu.id - 120 Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2024-2029 resmi dilantik di ruang paripurna DPRD Prov. Jatim, Sabtu (31/8/2024). Pelantikan tersebut juga dihadiri Pj. Gubernur Jatim Adhy Karyono. 

Dari total 120 anggota terpilih DPRD Jatim yang dilantik, terdapat 21 anggota dari fraksi PDI Perjuangan memenuhi kursi dewan diruang rapat paripurna tersebut. Putra Calon Gubernur (Cagub) Tri Rismaharini, Fuad Benardi juga terlihat ditengah-tengah barisan anggota dewan yang dilantik. 

Baca Juga: Dorong Penguatan Mutu Pendidikan, DPRD Jatim Minta Pergub PSM Segera Disahkan

Fuad memaparkan program dan visi misi nya ketika menjabat sebagai anggota dewan terpilih untuk lima tahun kedepan menyebut, ada berapa program yang sesuai berdasarkan kebutuhan aspirasi masyarakat yang memang masuk dalam ranah Jawa Timur. 

"Itu yang nanti akan kita fasilitasi dan kita perjuangan lebih dulu. Jadi kita sebagai anggota DPR kalau ngomong visi misi berdasarkan kebutuhan dari masyarakat. Intinya itu kita lihat anggarannya terlebih dahulu untuk merealisasikan kebutuhan masyarakat Jawa Timur seperti apa," jelas Fuad saat ditemui selalu.id usai menjalani pelantikan anggota DPRD Jatim, Sabtu (31/8/2024). 

Menyoal anggaran, fuad menegaskan bahwa kebutuhan masyarakat di Jawa Timur ini tidak lepas dari Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) yang nantinya akan diperuntukkan masyarakat Jawa Timur. 

Baca Juga: DPRD Jatim Sebut UMKM Waktunya Naik Kelas di Tengah Rupiah Melemah

"Jadi, mengapa kita harus cek dulu RAPBD nya yang untuk tahun depan akan seperti apa, nanti kita baru tahu untuk program-program kita tersebut. Karena kan kalau ada RAPBD yang tahun depan ini kan kita bisa memasukkannya dalam program-program yang sesuai kebutuhan masyarakat," terang Fuad. 

Sementara, saat disinggung mengenai polemik yang terjadi di Jawa Timur ini, Fuad menambahkan, ia bakal segera menangani hal tersebut. Diantaranya yakni sesuai dengan imbauan dari Risma yang notabenenya merupakan Menteri Sosial dan Fuad pun juga diberi tahu PR untuk membangun Jawa Timur lebih maju lagi. 

"Saat saya menemani Ibu (Risma) di KPU kemarin itu sendiri kan sudah bilang, bahwasanya masyarakat di Jawa Timur ini banyak banget PR-nya mulai dari sektor pendidikan, infrastruktur, kesehatan dan perekonomian," ungkap Fuad menirukan ucapan Risma. 

Baca Juga: Driver Online Malang Dukung Regulasi RUU dalam Demo di DPRD Jatim Besok

Sebagai informasi,  sebelum berangkat ke kantor DPRD Provinsi Jawa Timur, Fuad menyempatkan diri menemui Risma guna meminta doa dan restu dari sang ibu, agar perjalanannya selama pelantikan tersebut aman dan lancar. 

Setelahnya Fuad ditemani istri menuju tempat pelantikan, "tentunya ini menjadi amanah yang besar bagi mas Fuad, dan berharap bisa mewujudkan janji-janjinya kepada masyarakat khususnya yang ada di Jawa Timur," ungkap istri Fuad Benardi, Erra Masita Maharani.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.