Kamis, 01 Okt 2026 21:54 WIB

Sah jadi Anggota DPRD, Fuad Benardi Tatap PR Jatim Kedepan

Selalu.id - 120 Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2024-2029 resmi dilantik di ruang paripurna DPRD Prov. Jatim, Sabtu (31/8/2024). Pelantikan tersebut juga dihadiri Pj. Gubernur Jatim Adhy Karyono. 

Dari total 120 anggota terpilih DPRD Jatim yang dilantik, terdapat 21 anggota dari fraksi PDI Perjuangan memenuhi kursi dewan diruang rapat paripurna tersebut. Putra Calon Gubernur (Cagub) Tri Rismaharini, Fuad Benardi juga terlihat ditengah-tengah barisan anggota dewan yang dilantik. 

Baca Juga: DPRD Jatim Sahkan Perda Hak Disabilitas, Perkuat Perlindungan dan Kesetaraan Hukum

Fuad memaparkan program dan visi misi nya ketika menjabat sebagai anggota dewan terpilih untuk lima tahun kedepan menyebut, ada berapa program yang sesuai berdasarkan kebutuhan aspirasi masyarakat yang memang masuk dalam ranah Jawa Timur. 

"Itu yang nanti akan kita fasilitasi dan kita perjuangan lebih dulu. Jadi kita sebagai anggota DPR kalau ngomong visi misi berdasarkan kebutuhan dari masyarakat. Intinya itu kita lihat anggarannya terlebih dahulu untuk merealisasikan kebutuhan masyarakat Jawa Timur seperti apa," jelas Fuad saat ditemui selalu.id usai menjalani pelantikan anggota DPRD Jatim, Sabtu (31/8/2024). 

Menyoal anggaran, fuad menegaskan bahwa kebutuhan masyarakat di Jawa Timur ini tidak lepas dari Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) yang nantinya akan diperuntukkan masyarakat Jawa Timur. 

Baca Juga: SPKLU di DPRD Jatim Diresmikan, Ali Kuncoro: Terbuka untuk Masyarakat Umum

"Jadi, mengapa kita harus cek dulu RAPBD nya yang untuk tahun depan akan seperti apa, nanti kita baru tahu untuk program-program kita tersebut. Karena kan kalau ada RAPBD yang tahun depan ini kan kita bisa memasukkannya dalam program-program yang sesuai kebutuhan masyarakat," terang Fuad. 

Sementara, saat disinggung mengenai polemik yang terjadi di Jawa Timur ini, Fuad menambahkan, ia bakal segera menangani hal tersebut. Diantaranya yakni sesuai dengan imbauan dari Risma yang notabenenya merupakan Menteri Sosial dan Fuad pun juga diberi tahu PR untuk membangun Jawa Timur lebih maju lagi. 

"Saat saya menemani Ibu (Risma) di KPU kemarin itu sendiri kan sudah bilang, bahwasanya masyarakat di Jawa Timur ini banyak banget PR-nya mulai dari sektor pendidikan, infrastruktur, kesehatan dan perekonomian," ungkap Fuad menirukan ucapan Risma. 

Baca Juga: Gerindra Soroti Turunnya Anggaran Pertanian, Kehutanan dan Energi di RAPBD Jatim 2027

Sebagai informasi,  sebelum berangkat ke kantor DPRD Provinsi Jawa Timur, Fuad menyempatkan diri menemui Risma guna meminta doa dan restu dari sang ibu, agar perjalanannya selama pelantikan tersebut aman dan lancar. 

Setelahnya Fuad ditemani istri menuju tempat pelantikan, "tentunya ini menjadi amanah yang besar bagi mas Fuad, dan berharap bisa mewujudkan janji-janjinya kepada masyarakat khususnya yang ada di Jawa Timur," ungkap istri Fuad Benardi, Erra Masita Maharani.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Miris, Banyak Toilet Sekolah di Surabaya Rusak hingga Ruang Kelas Tanpa Pintu

Temuan ini sangat miris, karena pembangunan manusia di Kota Surabaya yang ditandai dengan kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Lima Pelaku Ganjal ATM Dibekuk, Beraksi di Banyuwangi hingga Merak

Lima orang tersangka diamankan dalam operasi yang digelar di lima wilayah berbeda.

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri

Dalam momen itu, Presiden Prabowo juga melantik Komjen Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Dedi Prasetyo.

Daftar Lengkap Reshuffle Menteri dan Pejabat yang Dilantik Presiden Prabowo

Langkah perombakan ini tercatat menjadi reshuffle ke-7 di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pemkab Sidoarjo Teguhkan Komitmen dalam Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Kesaktian Pancasila

Momentum 1 Oktober ini kembali mengingatkan pentingnya menjaga ideologi Pancasila sekaligus memperkuat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan.

Digeruduk Gempar Jatim, Citraland Surabaya Bantah Privatisasi Air

Perwakilan manajemen Marketing Officer Citraland, Rina, mengaku tak memiliki kewenangan untuk menjelaskan persentase pengelolaan air di kawasan tersebut.