Selasa, 03 Feb 2026 11:51 WIB

Fenomena Bumbung Kosong, Pengamat Sebut Surabaya Darurat Kader Pemimpin

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 28 Agu 2024 18:01 WIB
Surokhim Abdussalam
Surokhim Abdussalam

selalu.id - Pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdusallam menyebut dirinya sangat menyayangkan kegagalan partai politik di Surabaya mengkader tokoh untuk menjadi pimpinan. Hal ini buntut fenomena Bumbung kosong Pilwali Surabaya.

"Partai-partai ini tidak mampu menghasilkan alternatif-alternatif pimpinan yang setara sebanding dengan petahana," kata Surokim, saat dihubungi selalu.id, Rabu (28/8/2024).

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Ia membeberkan sejumlah faktor yang memunculkan fenomena bumbung kosong, meski, keputusan MK telah membolehkan mencalonkan paslon dari 20 persen suara parlemen. Namun, partai politik di Surabaya sudah telanjur menentukan dukungannya.

"Itu membuat kenapa kecenderungan banyak muncul Paslon tunggal. Kemudian, munculnya Paslon yang terlalu kuat itu juga memicu yang lain lainnya realistis dan tidak berani untuk melawan," terangnya.

Munculnya kotak kosong ini, kata Surokim, juga menjadi kegagalan dari partai-partai untuk menyediakan stok pemimpin-pemimpin daerah yang berkualitas. Mereka, tidak menyiapkan sejak awal tokoh yang akan melawan petahana.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Sehingga seolah tidak ada Paslon yang sebanding dengan petahana," pungkasnya.

Tak hanya itu, dia menilai calon petahana terlalu kuat dengan tingkat kepuasan masyarakat yang terlalu tinggi, sehingga membuat partai-partai kebingungan mencari tandingan.

"Dan kegagalan partai partai politik untuk mempersiapkan kader-kader sebagai kandidat pemimpin daerah,"terangnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Surokhim menambahkan bahwa jika ada skenario pembuatan bumbung kosong akan sia-sia alias sulit mengalahkan petahana.

"Makanya saya bilang, sudah tidak usah Pemilu lah. Ya sudah langsung dilantik saja itu. Lucu juga ya Surabaya ada kotak kosong. Itu menurut saya ajaib, tapi ini realitas politik," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.