Selasa, 21 Jul 2026 11:03 WIB

Fenomena Bumbung Kosong, Pengamat Sebut Surabaya Darurat Kader Pemimpin

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 28 Agu 2024 18:01 WIB
Surokhim Abdussalam
Surokhim Abdussalam

selalu.id - Pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Surokim Abdusallam menyebut dirinya sangat menyayangkan kegagalan partai politik di Surabaya mengkader tokoh untuk menjadi pimpinan. Hal ini buntut fenomena Bumbung kosong Pilwali Surabaya.

"Partai-partai ini tidak mampu menghasilkan alternatif-alternatif pimpinan yang setara sebanding dengan petahana," kata Surokim, saat dihubungi selalu.id, Rabu (28/8/2024).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Ia membeberkan sejumlah faktor yang memunculkan fenomena bumbung kosong, meski, keputusan MK telah membolehkan mencalonkan paslon dari 20 persen suara parlemen. Namun, partai politik di Surabaya sudah telanjur menentukan dukungannya.

"Itu membuat kenapa kecenderungan banyak muncul Paslon tunggal. Kemudian, munculnya Paslon yang terlalu kuat itu juga memicu yang lain lainnya realistis dan tidak berani untuk melawan," terangnya.

Munculnya kotak kosong ini, kata Surokim, juga menjadi kegagalan dari partai-partai untuk menyediakan stok pemimpin-pemimpin daerah yang berkualitas. Mereka, tidak menyiapkan sejak awal tokoh yang akan melawan petahana.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Sehingga seolah tidak ada Paslon yang sebanding dengan petahana," pungkasnya.

Tak hanya itu, dia menilai calon petahana terlalu kuat dengan tingkat kepuasan masyarakat yang terlalu tinggi, sehingga membuat partai-partai kebingungan mencari tandingan.

"Dan kegagalan partai partai politik untuk mempersiapkan kader-kader sebagai kandidat pemimpin daerah,"terangnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Surokhim menambahkan bahwa jika ada skenario pembuatan bumbung kosong akan sia-sia alias sulit mengalahkan petahana.

"Makanya saya bilang, sudah tidak usah Pemilu lah. Ya sudah langsung dilantik saja itu. Lucu juga ya Surabaya ada kotak kosong. Itu menurut saya ajaib, tapi ini realitas politik," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.