Selasa, 08 Sep 2026 01:30 WIB

Untag Surabaya Relaunching Maskot: Tarian Owl Surabaya Pikat Hati Penonton

  • Penulis : Ading
  • | Senin, 26 Agu 2024 15:13 WIB
Relaunching Maskot Untag Surabaya
Relaunching Maskot Untag Surabaya

selalu.id - Memasuki hari kedua, kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2024 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya berlangsung meriah dan berhasil memikat hati 2.899 mahasiswa baru pada Minggu (25/8) di Lapangan Timur Untag Surabaya.


Mengusung tema ‘Teknologi untuk Budi Pekerti’, hari kedua PKKMB 2024 Untag Surabaya dibuka dengan re-launching maskot Untag Surabaya, ‘Owly’, yang telah lama tidak aktif. Maskot ini berkolaborasi dengan sepuluh anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari untuk memberikan suguhan yang enerjik dan memukau di hadapan seluruh mahasiswa baru.

Baca Juga: Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM


Penampilan UKM Tari Untag Surabaya, yang enerjik dan kreatif, mampu menghadirkan kesan modern yang tetap mengandung unsur tradisional. Pertunjukan ini berhasil menyita perhatian penonton dan membangkitkan semangat untuk melestarikan budaya kesenian tari di tengah kemajuan teknologi modern.


Ketua UKM Tari – Ajeng mengungkapkan bahwa dirinya dan tim memerlukan waktu enam minggu untuk mempersiapkan penampilan, mulai dari pemilihan lagu hingga menggabungkan unsur modern dan tradisional dalam gerakan tari. Semua ini dilakukan demi menyuguhkan penampilan yang akan membekas di hati para mahasiswa baru.

“Respon pertama saat menerima mandat ini, saya sempat panik karena bentrok dengan jadwal lomba UKM kami. Namun, teman-teman sangat antusias untuk ikut meramaikan re-launching maskot Untag Surabaya ini,” ungkap mahasiswa semester tujuh itu.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Soroti Peran Civil Society Lawan Korupsi dan Krisis Demokrasi Indonesia


Ajeng menambahkan bahwa melalui tarian Owly yang enerjik, dirinya dan tim ingin menyampaikan pesan bahwa mahasiswa Untag Surabaya sebagai Patriot Merah Putih harus terus berusaha dan bersemangat dalam menimba ilmu, sehingga dapat memberikan manfaat kepada orang lain sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Untuk mahasiswa baru, ini adalah awal kalian memasuki kehidupan kampus yang baru. Tetaplah semangat hingga akhir, jangan berhenti di tengah jalan untuk terus menimba ilmu,” pesan Ajeng.


Dea Ayu Puspita Sari, salah satu anggota tim UKM Tari, menjelaskan bahwa tantangan dalam penampilan tari Owly adalah menyelaraskan gerakan dalam satu tim sesuai dengan genre yang ada, yakni tarian modern dan tradisional. “Kami berharap tarian yang kami bawakan ini dapat menginspirasi teman-teman mahasiswa baru dan tahun depan bisa menarikan penampilan ini lagi dengan lebih hebat,” harap Dea.

Baca Juga: Penipuan Lewat HP Kini Kian Canggih, Ini Cara Mencegahnya Kata Pakar TI Untag


Bobby, salah satu mahasiswa baru dari Fakultas Psikologi, mengungkapkan kesan pertamanya saat melihat penampilan megah maskot Owly bersama UKM Tari.

“Kesan pertama sangat menarik, apalagi dengan persiapan selama enam minggu yang masih tergolong singkat untuk mempersiapkan penampilan megah seperti itu,” ujarnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Fenomena Gunung di Indonesia Erupsi Bersamaan, Mbah Rono Bilang Begini

Masyarakat, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekat atau beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari pusat kawah.

Daftar 6 Gunung di Indonesia yang Kini Berstatus Siaga

Masyarakat pun diimbau untuk terus memantau arahan resmi dari PVMBG, serta menyiapkan langkah antisipasi terhadap dampak abu vulkanik.

Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

Untuk mengungkap fenomena ini, DPRD Surabaya bakal panggil BBWS dan Perum Jasa Tirta I pekan depan.

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Momen Pemkot Mojokerto Gelar Pelatihan Kuliner Kekinian bagi Warga Binaan

Pelatihan difokuskan pada keterampilan praktis yang adaptif terhadap tren pasar saat ini, seperti pembuatan minuman ala kafe hingga olahan keripik.

DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

DPRD Surabaya mengatakan bahwa penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai tidak cukup tanpa adanya pembenahan sistem secara menyeluruh.