Jumat, 23 Okt 2026 08:56 WIB

Air Keruh Berbau Kimia Teror Warga Surabaya, Ini Dugaan Penyebabnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 07 Sep 2026 19:15 WIB
Penampakan air keruh dan berbusa berbau kimia yang terlihat di sungai Surabaya. (Dok. Selalu.id).
Penampakan air keruh dan berbusa berbau kimia yang terlihat di sungai Surabaya. (Dok. Selalu.id).

selalu.id - Fenomena air PDAM keruh, berbusa, hingga berbau kimia yang dikeluhkan warga di sejumlah kawasan Kota Surabaya akhirnya mulai menemui titik terang.

Dugaan kuat mengarah pada residu bahan kimia dari pemadaman kebakaran lokasi usaha dekat Kali Surabaya.

Baca Juga: Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan menyampaikan, indikasi awal tersebut diperoleh dari koordinasi bersama Pemkot Surabaya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Perum Jasa Tirta I.

"Indikasinya adalah ada penggunaan bahan kimia tertentu dari salah satu perusahaan untuk proses pemadaman kebakaran, yang kemudian masuk ke air dan sampai mengalir ke Kali Surabaya," kata Eri, Senin (7/9/2026).

Eri menjelaskan, lantaran pengelolaan aliran sungai merupakan kewenangan Perum Jasa Tirta I, BUMN penyedia air baku PDAM yang berpusat di Malang, pihaknya berencana memanggil instansi terkait guna mengusut tuntas temuan ini.

Baca Juga: Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya

Komisi C DPRD Surabaya bakal melayangkan pemanggilan resmi kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Perum Jasa Tirta I usai perampungan pembahasan APBD pekan depan.

"Kita akan memanggil BBWS dan Perum Jasa Tirta terkait hasil-hasilnya dan upaya mitigasi ke depan agar ini tidak berulang," ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Mengenai keluhan layanan maupun potensi kerugian warga, Eri menegaskan persoalan tata kelola PDAM beserta mekanisme tuntutan ganti rugi ada di bawah kewenangan Komisi B DPRD Surabaya.

"Apakah itu nanti PDAM meminta ganti rugi ke Jasa Tirta atau meminta ganti rugi seperti apa, itu mekanismenya di teman-teman Komisi B," jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.