Jumat, 23 Okt 2026 04:47 WIB

DPRD Surabaya Desak Evaluasi Total OPD Buntut Kasus Pungli Rekrutmen Kepegawaian

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 07 Sep 2026 18:22 WIB
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Azhar Kahfi. (Foto: Ade/selalu.id).
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Azhar Kahfi. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Kasus dugaan suap dalam proses rekrutmen tenaga kerja di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memantik reaksi keras dari jajaran legislatif.

Penindakan terhadap oknum yang terlibat dinilai tidak cukup tanpa adanya pembenahan sistem secara menyeluruh.

Baca Juga: Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Azhar Kahfi, menegaskan bahwa kasus ini harus menjadi momentum penting bagi Pemkot Surabaya untuk mengevaluasi total sistem pelayanan publik dan kepegawaian demi menutup celah praktik pungutan liar (pungli).

“Kasus suap tersebut merupakan pelanggaran integritas birokrasi yang harus ditindak tegas,” kata Azhar, Senin (7/8/2026).

Azhar menyatakan dukungannya jika oknum yang terbukti bersalah dijatuhi sanksi berat hingga pemecatan. Namun, ia mengingatkan agar seluruh proses penindakan tetap berjalan sesuai koridor hukum dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Secara khusus, ia menekankan pentingnya penerapan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB) yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

Menurutnya, ada beberapa prinsip utama yang wajib dipegang teguh dalam proses penindakan. Di antaranya asas kepastian hukum melalui prosedur yang jelas dan bukti valid, asas kecermatan dengan mengedepankan pengumpulan fakta serta hak jawab, hingga asas kepentingan umum untuk memulihkan kepercayaan publik.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

“Penindakan harus berdasarkan AAUPB, meliputi asas kepastian hukum, kecermatan, dan kepentingan umum,” jelas Azhar.

Tak berhenti pada sanksi individu, Politisi DPRD Surabaya ini juga mendorong Pemkot untuk menyisir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), terutama unit-unit kerja yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik dan kepegawaian.

Langkah ini dianggap krusial untuk memetakan titik rawan pungli sejak proses awal rekrutmen.

“Pemerintah Kota harus evaluasi menyeluruh OPD, terutama pelayanan publik dan kepegawaian, serta mengambil langkah pencegahan sistemik terhadap pungli rekrutmen,” tegasnya.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Azhar memastikan DPRD Surabaya bakal mengawal ketat proses hukum yang berjalan sekaligus mendorong perbaikan mekanisme rekrutmen di Pemkot Surabaya.

Harapannya, penanganan kasus ini tidak menguap begitu saja setelah sanksi dijatuhkan, melainkan menjadi pijakan untuk memperkuat sistem birokrasi yang bersih.

“Selaku DPRD akan mengawal proses hukum dan mendorong perbaikan sistem rekrutmen agar tidak terjadi hal serupa di kemudian hari,” pungkas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.

Kabar Gembira, Jalan Rusak di Pace-Tanjunganom Nganjuk Segera Diperbaiki

Perbaikan jalan ini tak sekedar untuk akses kendaraan, namun juga mampu melejitkan denyut perekonomian warga di sekitar jalur Pace-Tanjunganom, Nganjuk