Jumat, 23 Okt 2026 04:51 WIB

Tekan Emisi dan Dukung UMKM, PGN Masifkan Pemanfaatan Gas Bumi di Sidoarjo

Gelaran City Gas Tour 2026 yang berlangsung di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Sidoarjo. (Dok. Humas PGN for selalu.id).
Gelaran City Gas Tour 2026 yang berlangsung di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Sidoarjo. (Dok. Humas PGN for selalu.id).

selalu.id - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus mengakselerasi pemanfaatan energi ramah lingkungan di Jawa Timur.

Langkah ini diwujudkan lewat gelaran City Gas Tour 2026 yang berlangsung meriah di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Sidoarjo, Minggu (6/9/2026).

Baca Juga: Carok di Sidoarjo, Pria Misterius Tewas dan Pedagang Es Degan Terluka

Kegiatan ini digelar untuk memperluas edukasi pemanfaatan gas bumi bagi sektor rumah tangga, usaha kecil (UMKM), komersial, hingga industri.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, Moh. Bahrul Amiq, menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menegaskan, keberadaan energi bersih sangat krusial bagi Sidoarjo yang dihuni sekitar 2 juta hingga 2,3 juta jiwa mobilitas penduduk.

"Sidoarjo dikenal sebagai daerah UMKM yang tumbuh dan berkembang sedemikian rupa. Oleh karenanya, kehadiran energi ramah lingkungan itu menjadi sebuah kebutuhan untuk menunjang pertumbuhan UMKM," ujarnya.

Amiq menambahkan, sektor transportasi menyumbang emisi udara terbesar di Sidoarjo, yakni sekitar 60 persen. Selain itu, masih ada pelaku usaha yang memanfaatkan bahan baku tidak ramah lingkungan, seperti limbah plastik.

Oleh sebab itu, beralih ke gas bumi menjadi solusi konkret untuk menjaga kualitas lingkungan tanpa menghentikan roda ekonomi.

Gelaran City Gas Tour 2026 yang berlangsung di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Sidoarjo. (Dok. Humas PGN for selalu.id).Gelaran City Gas Tour 2026 yang berlangsung di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Sidoarjo. (Dok. Humas PGN for selalu.id).

Baca Juga: 67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

"Kita cintai negeri kita, kita cintai generasi kita dengan berkontribusi untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dengan penyediaan energi gas bumi yang ramah lingkungan," tegasnya.

Sementara itu, Area Head PGN Wilayah Sidoarjo, Heri Frastiono, menyebut Sidoarjo merupakan salah satu daerah penyangga ekonomi utama di Jawa Timur.

Kehadiran gas bumi diproyeksikan mampu menjadi jawaban atas kebutuhan energi yang aman, efisien, dan praktis bagi kawasan industri maupun pemukiman.

Antusiasme masyarakat Sidoarjo terlihat tinggi sepanjang acara. Lebih dari 500 peserta memadati rute Fun Walk yang dirangkai dengan aksi pembersihan sampah.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

"Dalam kegiatan City Gas Tour, kami mengajak masyarakat untuk membersihkan lingkungan, sekaligus menggiatkan pemahaman mengenai energi yang bersih, ramah lingkungan, praktis yaitu gas bumi," ungkap Heri.

Tak hanya itu, PGN turut menggelar demo memasak dengan GasLink, produk berbasis Compressed Natural Gas (CNG) beyond pipeline, sebagai solusi bagi wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa gas.

Sosialisasi terkait keselamatan dan mitigasi kendala penggunaan gas bumi juga disampaikan secara langsung kepada warga.

Ke depan, PGN berkomitmen memperluas sosialisasi secara masif lewat skema door-to-door, media sosial, hingga pendekatan komunitas seperti PKK guna mendukung ketahanan energi berkelanjutan di Sidoarjo.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.