Kamis, 03 Sep 2026 15:01 WIB

Kegiatan Hari Pertama Bakti BUMN Batch IV: Membangun Sinergi Menghidupkan Budaya

Program Relawan Bakti BUMN Batch VI Pasuruan
Program Relawan Bakti BUMN Batch VI Pasuruan

selalu.id - Program Relawan Bakti BUMN Batch VI Pasuruan resmi memulai langkah pengabdian pertamanya untuk masyarakat Desa Tosari, Pasuruan, dengan semangat yang penuh dedikasi dan komitmen untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat setempat.

Kegiatan hari pertama ini diawali dengan penyambutan yang hangat oleh Camat Tosari, Kepala Desa Tosari, serta tokoh masyarakat setempat, yang menandai awal dari rangkaian kegiatan bermakna di desa yang berada di ketinggian kurang lebih 1.800 meter di atas permukaan laut ini.

Baca Juga: Kejurnas Sprint Rally 2026 Hadir di Pasuruan, Sirkuit Astrojoyo Tawarkan Lintasan Menantang

Sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan terhadap para relawan, mereka secara simbolis disematkan Kain Kaweng dan Udeng, pakaian khas suku Tengger yang melambangkan keterikatan dan penghormatan terhadap tradisi lokal. Penyematan ini menjadi simbol awal dari kolaborasi yang harmonis antara relawan dan masyarakat Desa Tosari, yang memiliki kekayaan budaya dan sejarah yang luar biasa.

Dalam sambutannya, Kepa Desa Tosari Rudi Hartono mengucapkan rasa Terima kasih sudah memilih Desa Tosari sebagai lokasi program Relawan Bakti BUMN Batch VI Pasuruan.

"Terima kasih sudah memilih desa tosari sebagai lokasi Relawan Bakti BUMN Batch VI.
Semoga dengan hadirnya relawan, bisa membangkitkan semangat warga untuk mengembangkan potensi yang ada di desanya, sekaligus saling bertukar ilmu dan pengetahuan antara relawan dengan masyarakat Suku Tengger di sini."katanya.

Baca Juga: Gotong Royong Holding Kawasan Industri, SIER Himpun dan Salurkan Bantuan Rp423 Juta untuk Korban Gempa NTT

Agenda hari pertama dilanjutkan dengan kunjungan ke SDN Tosari 1. Di sini, para relawan langsung terlibat dalam kegiatan pengajaran di kelas, berbagi ilmu dan pengetahuan kepada para siswa dengan penuh semangat. Kehadiran mereka memberikan angin segar bagi proses belajar-mengajar di sekolah ini, dengan harapan dapat meningkatkan motivasi dan antusiasme belajar para siswa. Selain mengajar, para relawan juga berkontribusi dalam merenovasi fasilitas pendidikan, memastikan anak-anak di Desa Tosari memiliki lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Tidak berhenti di situ, para relawan melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi UMKM Batik khas Tengger. Dalam kunjungan ini, mereka belajar langsung mengenai proses pembuatan batik, mulai dari tahap desain hingga pewarnaan. Lebih dari itu, para relawan juga meresapi nilai-nilai tradisional yang terkandung dalam setiap motif batik Tengger, yang mencerminkan kearifan lokal dan identitas suku Tengger yang kaya akan warisan budaya.

Sebagai bentuk apresiasi lebih lanjut terhadap budaya lokal, para relawan turut belajar dan mendalami seni Tari Wahyuning Langit . Kedua tarian ini mencerminkan keindahan dan kedalaman spiritualitas masyarakat Tengger, menjadi bukti betapa kayanya warisan budaya yang dimiliki oleh suku ini. Dengan mempelajari tarian ini, para relawan tidak hanya menghargai seni dan budaya lokal, tetapi juga turut berperan dalam pelestarian tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Baca Juga: Gegara Sampah, Tempat Usaha Servis Elektronik dan Laundry di Pandaan Ludes Terbakar

Kegiatan hari pertama ini tidak hanya menekankan pentingnya pendidikan dan pelestarian budaya, tetapi juga menunjukkan betapa besar komitmen BUMN dalam berkontribusi bagi masyarakat dan melestarikan nilai-nilai lokal.

Para Relawan Bakti BUMN Batch VI Pasuruan telah membuktikan bahwa sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat bisa menghasilkan dampak positif yang nyata.
Dengan semangat yang terus menyala, para relawan siap melanjutkan rangkaian kegiatan mereka di hari-hari berikutnya.

Mari kita ikuti terus perjalanan mereka dan saksikan bagaimana kontribusi mereka dapat membawa perubahan positif bagi masa depan Desa Tosari dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.