Jumat, 05 Jun 2026 05:26 WIB

Museum Surabaya Dibuka Akhir Juli 2024, Begini Penampakannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 26 Jul 2024 10:22 WIB
Museum Surabaya
Museum Surabaya

selalu.id - Pemkot Surabaya segera membuka kembali Museum Surabaya yang berada di dalam Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola lantai 1.

Kini Museum Surabaya hadir dengan wajah baru, dengan mengisahkan perjalanan Kota Surabaya melalui gambar-gambar visual yang menarik.



Nantinya, pelancong bisa mengenal awal mula Surabaya sejak zaman kerajaan. Selanjutnya, para wisatawan akan diajak mengenal sistem pemerintah Kota Surabaya di era Hindia Belanda, serta saat dibawah kepemimpinan militer Jepang.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?


Ada pula penjelasan mengenai bentuk dan tata Kota Surabaya, transformasi Surabaya menjadi kota pelabuhan, sistem komunikasi hingga pemerintahan di Surabaya, lini masa moda transportasi, ekonomi dan mata uang, hingga sosio dan kultur budaya di Surabaya. 



Sebelum dibuka pada akhir Juli 2024, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun telah berkeliling Museum Surabaya. Ia ingin memastikan seluruh sudut dan koleksi Museum Surabaya sebelum dibuka untuk umum. Wali Kota Eri juga memberikan sedikit catatan penambahan koleksi, maupun perbaikan tata letak koleksi museum.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas



“Saya ingin anak-anak Surabaya ketika masuk museum ini mereka tahu masa kerajaan seperti apa, masa Belanda seperti apa, Jepang seperti apa. Ada cerita tentang terjadinya Surabaya karena ada kerajaan Demak sampai Hujung Galuh, lalu bercerita kapan terbentuknya Surabaya,” kata Wali Kota Eri, Jumat (26/7/2024).



Setelah itu, lanjut Wali Kota Eri Museum Surabaya mengisahkan Surabaya saat berada di masa pra kolonial Hindia Belanda, lalu masuk pada kisah kolonial Hindia Belanda, beranjak ke era pendudukan Jepang, tentara sekutu hingga perobekan bendera di Hotel Majapahit.

“Lalu setelah Indonesia lepas dari sekutu seperti apa? Di situ alat transportasinya tempo dulu seperti apa?” imbuhnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Pameran Cross Musea Pertiwi 2026, Hadirkan Pengalaman Berbasis AI



Ketika sudah melewati kisah panjang Kota Pahlawan, wisatawan akan dikenalkan pada setiap masa kepemimpinan setiap Wali Kota Surabaya, dan kebijakan maupun pembangunan yang dibuat oleh setiap Walikota di Kota Pahlawan.

“Kebanggaan kita adalah ketika Ir. Soekarno lahir di Kota Surabaya. Maka saya ingin patung Ir. Soekarno lebih besar, patung beliau ketika berdiri. Kisah tentang kelahiran, bersekolah, indekos di rumah HOS Tjokroaminoto, hasil perjuangan beliau munculah perubahan-perubahan hingga munculah Walikota terbaru,” terangnya.

Dengan demikian, para pelancong yang berkunjung di Museum Surabaya dapat mengetahui bentuk dan tata kelola Kota Pahlawan. Sebab, menurutnya, kebijakan dan pembangunan yang dibuat oleh setiap Walikota haruslah berkelanjutan.

“Jadi tahu setiap era kepemimpinan Walikota ini membangun ini, lalu Walikota ini membangun ini. Karena karakter setiap Walikota berbeda-beda,” ujarnya.

Selain itu, ada pula kisah tentang musisi-musisi yang membesarkan nama Kota Surabaya, yakni Gombloh hingga musisi yang terkenal di era saat ini. Lalu pada bagian sosio dan budaya, memperkenalkan seniman kesenian Ludruk yakni Kartolo. 

“Jadi ketika anak-anak Surabaya masuk ke museum ini mereka punya semangat untuk membawa nama Surabaya ke tingkat nasional dan dunia. Sehingga nama-nama yang bisa menembus dunia akan terpatri di sini. Sehingga ketika ada nama baru akan terus bertambah,” jelanya.

Wali Kota Eri mengaku bahwa Museum Surabaya masih terdapat sedikit perbaikan dan penambahan. Ia pun meminta jajaran Pemkot Surabaya untuk melakukan rapat koordinasi mengenai hasil masukan dan evaluasi setelah mengelilingi Museum Surabaya. 

“Karena ada masukan untuk menambahkan speaker tapi kalau berbenturan dengan ruang sebelah bagaimana? Ini akan kita atur, kita rapatkan lagi perbaikan, semoga akhir Juli bisa beroperasi. Museum ini akan buka dari pagi sampai malam,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.