Minggu, 19 Jul 2026 07:49 WIB

DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 03 Jun 2026 10:00 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni. (Foto: Ade/selalu.id).
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - DPRD Surabaya menyatakan siap memperjuangkan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Disabilitas guna memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Kota Pahlawan.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni menyambut baik aspirasi yang disuarakan Koalisi Disabilitas Surabaya dan membuka peluang pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Disabilitas apabila diusulkan secara resmi.

Baca Juga: Demi Target 250 Emas Porprov Jatim 2027, KONI Kota Surabaya Gelar Tes Narkoba

“Kalau itu didorong menjadi Perda Disabilitas, DPRD tentu akan menyambut dan memperjuangkannya agar Surabaya segera memiliki perda yang mengatur perlindungan penyandang disabilitas,” jelasnya, Rabu (3/6/2026).

Politikus Partai Golkar tersebut mengatakan, kebijakan pemerintah harus memberikan rasa keadilan bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas.

Karena itu, kehadiran Perda Disabilitas dinilai menjadi langkah maju untuk memastikan tidak ada diskriminasi dalam pelayanan maupun akses terhadap fasilitas publik.

“Adil itu bagi seluruh warga. Saya pikir ini langkah maju agar fasilitas milik pemerintah benar-benar bisa diakses semua kalangan,” tegasnya.

Fathoni berharap keberadaan payung hukum tersebut nantinya tidak hanya mendorong perhatian pemerintah kota terhadap kelompok disabilitas, tetapi juga menjadi contoh bagi sektor swasta untuk menerapkan prinsip inklusivitas.

“Paling tidak pemerintah kota harus memberikan keteladanan terlebih dahulu, sehingga nanti swasta juga bisa mengikuti,” katanya.

Baca Juga: Gara-gara ini, Rumah Makan AG Ny Suharti Harus Berurusan dengan Bapenda Surabaya

Sebelumnya, Fathoni juga menyampaikan dukungannya terhadap deklarasi Koalisi Disabilitas Surabaya yang dibentuk untuk memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas secara kolektif.

Ia menilai organisasi tersebut dapat menjadi wadah yang efektif dalam menyuarakan kebutuhan kelompok disabilitas kepada pemerintah dan DPRD.

“Saya pikir bagus untuk memperjuangkan tujuan yang sama, yaitu bagaimana pemerintah memenuhi hak-hak warga disabilitas,” ujarnya.

Fathoni menambahkan, meski Pemerintah Kota Surabaya telah mulai menerapkan sejumlah kebijakan ramah disabilitas, masih diperlukan berbagai pembenahan, terutama pada sektor pelayanan publik.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Tawuran Dua Kelompok Remaja di Surabaya, Amankan 7 Orang dan Sita Sajam

Salah satu yang menjadi perhatian adalah penyediaan fasilitas pendukung bagi penyandang disabilitas di layanan kesehatan.

Ia mencontohkan perlunya penerjemah bahasa isyarat bagi penyandang tuna rungu di rumah sakit milik pemerintah.

“DPRD terus mendorong agar fasilitas pelayanan publik di lingkungan Pemkot Surabaya semakin ramah disabilitas,” tandas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Akibat krisis air bersih ini, warga Dusun Kandangan harus bergantung pada sisa air hujan yang disimpan di kolam penampungan air atau tandon.

Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

"Dari pembayaran bunga itu saja, total yang sudah dibayarkan Rp1,5 juta. Tapi hutang pokok belum lunas,” aku IR kepada awak media.

Foto Syur Tersebar di Grup WA, Ibu Muda di Sidoarjo Cari Keadilan ke Polda Jatim

Kasus ini bermula saat RI sangat membutuhkan biaya pengobatan darurat untuk anak pertamanya yang mengidap penyakit Autoimun dan ASD.

Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Ali menjelaskan seluruh aspirasi yang diterima dari masyarakat nantinya akan diperjuangkan melalui kader-kader Golkar.

Pemkab Sidoarjo Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Siapkan 4 Paket Umrah untuk Warga

Kegiatan yang akan dipusatkan di kawasan Alun-Alun Sidoarjo tersebut menjadi ruang berkumpul bagi para pencinta sepak bola di Kota Delta.

520 Peserta Ikut MTQ Sidoarjo 2026, Ajang Cetak Generasi Qurani Berprestasi

Selain trofi dan uang pembinaan di setiap cabang lomba, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga menyiapkan hadiah paket umrah bagi para juara.