Senin, 19 Okt 2026 15:41 WIB

DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 03 Jun 2026 10:00 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni. (Foto: Ade/selalu.id).
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - DPRD Surabaya menyatakan siap memperjuangkan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Disabilitas guna memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Kota Pahlawan.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni menyambut baik aspirasi yang disuarakan Koalisi Disabilitas Surabaya dan membuka peluang pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Disabilitas apabila diusulkan secara resmi.

Baca Juga: Kapolda Jatim Atur Lalu Lintas di Surabaya

“Kalau itu didorong menjadi Perda Disabilitas, DPRD tentu akan menyambut dan memperjuangkannya agar Surabaya segera memiliki perda yang mengatur perlindungan penyandang disabilitas,” jelasnya, Rabu (3/6/2026).

Politikus Partai Golkar tersebut mengatakan, kebijakan pemerintah harus memberikan rasa keadilan bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas.

Karena itu, kehadiran Perda Disabilitas dinilai menjadi langkah maju untuk memastikan tidak ada diskriminasi dalam pelayanan maupun akses terhadap fasilitas publik.

“Adil itu bagi seluruh warga. Saya pikir ini langkah maju agar fasilitas milik pemerintah benar-benar bisa diakses semua kalangan,” tegasnya.

Fathoni berharap keberadaan payung hukum tersebut nantinya tidak hanya mendorong perhatian pemerintah kota terhadap kelompok disabilitas, tetapi juga menjadi contoh bagi sektor swasta untuk menerapkan prinsip inklusivitas.

“Paling tidak pemerintah kota harus memberikan keteladanan terlebih dahulu, sehingga nanti swasta juga bisa mengikuti,” katanya.

Baca Juga: Kuota Haji Jatim Tetap, Kemenhaj: Jemaah Harus Sehat untuk Dapat Surat Istithaah

Sebelumnya, Fathoni juga menyampaikan dukungannya terhadap deklarasi Koalisi Disabilitas Surabaya yang dibentuk untuk memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas secara kolektif.

Ia menilai organisasi tersebut dapat menjadi wadah yang efektif dalam menyuarakan kebutuhan kelompok disabilitas kepada pemerintah dan DPRD.

“Saya pikir bagus untuk memperjuangkan tujuan yang sama, yaitu bagaimana pemerintah memenuhi hak-hak warga disabilitas,” ujarnya.

Fathoni menambahkan, meski Pemerintah Kota Surabaya telah mulai menerapkan sejumlah kebijakan ramah disabilitas, masih diperlukan berbagai pembenahan, terutama pada sektor pelayanan publik.

Baca Juga: Hari jadi Humas Polri ke-75, Polda Jatim Jalin Sinergi Komunitas Ojol Jaga Kamtibmas

Salah satu yang menjadi perhatian adalah penyediaan fasilitas pendukung bagi penyandang disabilitas di layanan kesehatan.

Ia mencontohkan perlunya penerjemah bahasa isyarat bagi penyandang tuna rungu di rumah sakit milik pemerintah.

“DPRD terus mendorong agar fasilitas pelayanan publik di lingkungan Pemkot Surabaya semakin ramah disabilitas,” tandas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sekolah di Surabaya Diminta Outing Kelas di Ruang Publik Tanpa ke Luar Kota

Surabaya memiliki banyak ruang publik dan destinasi edukasi yang bisa dimanfaatkan sekolah.

Ketua DPRD Jatim: Pembangunan Harus Merata, Berkelanjutan, dan Diawasi Ketat

Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

Masyarakat dari kabupaten lain di Jawa Timur yang membutuhkan penanganan medis juga dipersilakan ikut.

5 Tahun Beroperasi, Pabrik Kosmetik Ilegal Rp 16 Miliar di Mojokerto Dibongkar BPOM

Dalam penggerebekan pada 8 Oktober 2026, BPOM menyita barang bukti senilai Rp 16 miliar.

Tinjau Pustu Klatakan, Gus Fawait Targetkan Puskesmas Jember Berstandar ISO 2000

Agenda tersebut juga dirangkai dengan persiapan peluncuran program Home Care di Desa Darungan.

Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Berita yang banyak dicari sangat bervariatif.