Rabu, 04 Feb 2026 05:08 WIB

Golkar Surabaya Mulai Bergerak Kampanyekan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 15 Jun 2024 14:22 WIB
Baliho Khofifah-Emil di Surabaya
Baliho Khofifah-Emil di Surabaya

selalu.id - Baliho pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak mulai bermunculan di sejumlah jalan protokol di kota Surabaya.

Baliho dengan pesan melanjutkan kemaslahatan masyarakat Jawa timur tersebut berlogo Partai Golkar Surabaya.

Baca Juga: Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya yang memasang baliho tersebut, pemasangan dilakukan setelah rekomendasi DPP Partai Golkar sudah turun ke pasangan Khofifah-Emil.

"Meski elektabilitas Bu Khofifah sejauh ini sudah cukup tinggi, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Pak Sarmudji memerintahkan kami untuk berkontribusi aktif dalam perjuangan Bu Khofifah Emil dalam memenangkan hati masyarakat Jawa Timur, makanya kami langsung gas pol membuat dan memasang baliho," ujarnya.

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya ini menambahkan, tidak hanya memasang baliho, pihaknya juga sudah mengumpulkan seluruh Ketua Pimpinan Kelurahan dan Pimpinan Kecamatan Partai Golkar se Kota Surabaya untuk segera melakukan kerja-kerja politik ditengah masyarakat agar Surabaya bisa mengulang kemenangan pasangan calon Khofifah-Emil di kota Surabaya sebagaimana Pemilukada tahun 2018 yang lalu.

"Insya Allah dengan kerja keras semua pihak, mudah-mudahan kota Surabaya bisa menjadi kontributor yang mengantarkan kembali anak bangsa yang Bernama Bu Khofifah agar bisa melanjutkan kemaslahatan bagi warga Jawa timur " paparnya.

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Ketika disinggung mengenai wacana koalisi PKB dan PDIP yang akan memasangkan KH Mustamar dengan mantan Walikota Surabaya Tri Rismaharini sebagai penantang Khofifah Emil, Toni mengatakan tidak ada kendala siapapun yang akan menjadi penantang pasangan Khofifah Emil, karena bagi dirinya pemilukada hanyalah perlombaan untuk memenangkan hati masyarakat.

Jadi sambung Toni, pihaknya akan memilih Langkah desain pemenangan politik untuk menyenangkan hati masyarakat saja dengan mensosialisasikan segala kebaikan Khofifah-Emil dari pada menyerang kandidat lain.

"Bu Risma sebagai mantan Walikota Surabaya 2 periode tentu memiliki pemilih tradisional di kota Surabaya, tapi politik itu seni mengolah ketidakmungkinan menjadi mungkin, Insya Allah dengan kerja cerdas semua komponen pendukung Bu Khofifah dan Mas Emil, Insya Allah kitab bisa mengulang kebahagiaan tahun 2018 yang lalu, dengan siapapun Bu Khofifah harus bertanding," tegasnya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Ketika ditanya foto dirinya yang terpampang dengan Khofifah-Emil apakah bentuk keseriusan Toni maju dalam Pemilukada kota Surabaya, Toni mengatakan dirinya hanya melaksanakan kewajiban sebagai kader saja untuk menjalankan rekomendasi Partai Golkar yang sudah diberikan kepada Khofifah-Emil dengan penuh kehormatan.

"Sejauh ini surat tugas DPP Partai Golkar untuk pemilukada Surabaya masih ke Mas Eri Cahyadi, tapi untuk detail perkembangan terbaru pembicaraan tingkat tinggi kami manut apapun yang akan diputuskan oleh Pak Sarmudji dan DPP Partai Golkar, kami ini hanya pelaksana Keputusan partai," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.