Selasa, 21 Jul 2026 19:21 WIB

Golkar Surabaya Mulai Bergerak Kampanyekan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 15 Jun 2024 14:22 WIB
Baliho Khofifah-Emil di Surabaya
Baliho Khofifah-Emil di Surabaya

selalu.id - Baliho pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak mulai bermunculan di sejumlah jalan protokol di kota Surabaya.

Baliho dengan pesan melanjutkan kemaslahatan masyarakat Jawa timur tersebut berlogo Partai Golkar Surabaya.

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya yang memasang baliho tersebut, pemasangan dilakukan setelah rekomendasi DPP Partai Golkar sudah turun ke pasangan Khofifah-Emil.

"Meski elektabilitas Bu Khofifah sejauh ini sudah cukup tinggi, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Pak Sarmudji memerintahkan kami untuk berkontribusi aktif dalam perjuangan Bu Khofifah Emil dalam memenangkan hati masyarakat Jawa Timur, makanya kami langsung gas pol membuat dan memasang baliho," ujarnya.

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya ini menambahkan, tidak hanya memasang baliho, pihaknya juga sudah mengumpulkan seluruh Ketua Pimpinan Kelurahan dan Pimpinan Kecamatan Partai Golkar se Kota Surabaya untuk segera melakukan kerja-kerja politik ditengah masyarakat agar Surabaya bisa mengulang kemenangan pasangan calon Khofifah-Emil di kota Surabaya sebagaimana Pemilukada tahun 2018 yang lalu.

"Insya Allah dengan kerja keras semua pihak, mudah-mudahan kota Surabaya bisa menjadi kontributor yang mengantarkan kembali anak bangsa yang Bernama Bu Khofifah agar bisa melanjutkan kemaslahatan bagi warga Jawa timur " paparnya.

Baca Juga: Sambangi Bawean, Golkar Jatim Serap dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pulau

Ketika disinggung mengenai wacana koalisi PKB dan PDIP yang akan memasangkan KH Mustamar dengan mantan Walikota Surabaya Tri Rismaharini sebagai penantang Khofifah Emil, Toni mengatakan tidak ada kendala siapapun yang akan menjadi penantang pasangan Khofifah Emil, karena bagi dirinya pemilukada hanyalah perlombaan untuk memenangkan hati masyarakat.

Jadi sambung Toni, pihaknya akan memilih Langkah desain pemenangan politik untuk menyenangkan hati masyarakat saja dengan mensosialisasikan segala kebaikan Khofifah-Emil dari pada menyerang kandidat lain.

"Bu Risma sebagai mantan Walikota Surabaya 2 periode tentu memiliki pemilih tradisional di kota Surabaya, tapi politik itu seni mengolah ketidakmungkinan menjadi mungkin, Insya Allah dengan kerja cerdas semua komponen pendukung Bu Khofifah dan Mas Emil, Insya Allah kitab bisa mengulang kebahagiaan tahun 2018 yang lalu, dengan siapapun Bu Khofifah harus bertanding," tegasnya.

Baca Juga: Wapres Gibran Puji Perekonomian Jatim

Ketika ditanya foto dirinya yang terpampang dengan Khofifah-Emil apakah bentuk keseriusan Toni maju dalam Pemilukada kota Surabaya, Toni mengatakan dirinya hanya melaksanakan kewajiban sebagai kader saja untuk menjalankan rekomendasi Partai Golkar yang sudah diberikan kepada Khofifah-Emil dengan penuh kehormatan.

"Sejauh ini surat tugas DPP Partai Golkar untuk pemilukada Surabaya masih ke Mas Eri Cahyadi, tapi untuk detail perkembangan terbaru pembicaraan tingkat tinggi kami manut apapun yang akan diputuskan oleh Pak Sarmudji dan DPP Partai Golkar, kami ini hanya pelaksana Keputusan partai," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.