Sabtu, 07 Nov 2026 04:43 WIB

KTT Forum Air Sedunia di Bali, Pemprov Jatim Komitmen Kelola Air Bersih

Foto: Pemprov Jatim dalam KTT Air Sedunia
Foto: Pemprov Jatim dalam KTT Air Sedunia

selalu.id - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono siap mendukung komitmen Presiden RI Joko Widodo dalam mengelola air bersih yang bermanfaat untuk masyarakat. Hal itu disampaikan Pj Gubernur Adhy usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) atau Forum Air Sedunia Ke-10 yang diadakan di Bali Internasional Convention Center (BICC).

Acara yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo ini diikuti oleh 35.000 delegasi dari 193 negara dengan mengambil tema "Air Bagi Kemakmuran Bersama". Acara dimulai dengan penyampaian pidato dari pebisnis asal Amerika Serikat Elon Musk dilanjutkan dengan penyampaian pidato dari President World Water Council, Loic Fauchon.

Terdapat pula penayangan Video of King Hasan II Great World Water Prize serta pemberian penghargaan oleh President World Water Council kepada para pihak atas kontribusinya dalam penanggulangan masalah air.

"Kami sangat mendukung penuh amanat Presiden Jokowi terkait kolaborasi dalam pengelolaan air bersih. Dan itu yang selama ini kami lakukan di Jawa Timur," kata Adhy kepada selalu.id, Selasa (21/5/2024).

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Aplikasi Majadigi Benar-benar Bermanfaat, Bisa Contoh Sapawarga dan JAKI


Di Jatim sendiri, lanjut kata Adhy, kolaborasi dalam pengelolaan air bersih telah dilakukan sejak lama. Hal ini terbukti dengan Jatim menjadi provinsi dengan produksi air bersih paling tinggi di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), volume produksi perusahaan air bersih di Jatim mencapai 810,82 juta meter kubik selama 2022. Produksi air bersih Jatim itu menduduki peringkat pertama se-Indonesia diikuti DKI Jakarta 635,092 juta meter kubik, Jawa Tengah 627,619 juta meter kubik, dan Jawa Barat 513,24 juta meter kubik.

"Air bersih di Jatim tertinggi di Indonesia. Ini karena kolaborasi bersama antara pemerintah, masyarakat dan swasta. Karena meningkatnya kebutuhan air bersih juga beriringan dengan meningkatnya literasi kesehatan pada kehidupan masyarakat," ucapnya.

"Dan akhirnya baik perusahaan air minum (PAM), perusahaan daerah air minum (PDAM), badan pengelola air minum (BPAM) maupun perusahaan swasta lain melakuan inovasi sehingga meningkatkan produksi air bersih," tambahnya.

Sebelumnya, Adhy juga menghadiri Gala Dinner KTT WWF yang digelar di taman budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) pada Minggu (19/05) malam. Hadir sejumlah delegasi pada gala dinner tersebut diantaranya adalah Wakil Perdana Menteri (PM) Papua Nugini John Rosso, Utusan Khusus Belanda Meike van Ginneken, Presiden Majelis Umum PBB Dennis Francis, Utusan Khusus Prancis Barbara Pompili, dan Utusan Khusus Persatuan Emirat Arab Suhail Mohamed Al Mazroui.

Selain itu juga hadir Wakil PM Malaysia Dato Sri Haji Fadillah Bin Haji Yusof, Utusan Khusus yang juga Presiden Hungaria 2012-2022 János Áder, PM Tajikistan Qohir Rasulzoda, Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe, Presiden Fiji Ratu Wiliame Maivalili Katonivere, dan Ketua DPR RI Puan Maharani yang juga Perwakilan Presiden International Parliamentary Union (IPU).

Sementara itu, Presiden Jokowi menyampaikan terimakasih karena telah memilih Indonesia menjadi tuan rumah forum air sedunia yang ke-10. Sebagai negara dengan luas perairan yang mencapai 65 persen, Indonesia kata Jokowi, kaya akan kearifan lokal dalam pengelolaan air. Mulai dari sepanjang garis pantai, pinggiran aliran sungai hingga tepian danau.

"Masyarakat kami memiliki nilai budaya terhadap air, salah satunya adalah sistem pengairan subak di Bali. Yang dipraktikkan sejak abad ke-11 yang lalu dan diakui sebagai warisan budaya dunia," kata Jokowi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, tema WWF kali ini dapat dimaknai menjadi 3 prinsip dasar yaitu menghindari persaingan, mengedepankan pemerataan dan kerja sama inklusif serta menyokong perdamaian dan kemakmuran bersama. "Ketiga prinsip ini hanya bisa terwujud dengan sebuah kata kunci yaitu kolaborasi," katanya.

Baca Juga: Kabar Gembira Warga Probolinggo, Gubernur Jatim Khofifah Gelontorkan Bantuan Rp19,6 M

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gudang Penyimpanan Kabel-Genset di Mastrip Surabaya Terbakar

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi.