Senin, 07 Sep 2026 15:58 WIB

Ratusan PPK Dilantik Untuk Pilkada 2024, Begini Pesan Eri Cahyadi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 16 Mei 2024 18:15 WIB
Foto: Pelantikan PPK
Foto: Pelantikan PPK

selalu.id - Sebanyak 155 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan penyampaian sumpah janji untuk melaksanakan  Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya tahun 2024 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya, Kamis (16/5/2024).

Wali Kota Surabata Eri Cahyadi berharap dengan dilantiknya PPK Pilkada Serentak tahun 2024 ini bisa berjalan dengan aman, nyaman, dan bisa berjalan sebagai saudara yang tidak mudah terpecah belah.

“Pilkada ini hanya kepentingan duniawi dan hanya sesaat. Jadi, jangan sampai Pilkada ini bisa merusak tali silaturahmi yang sudah sejak dulu kita jalan di Kota Surabaya. Apalagi, Surabaya ini dibangun dengan rasa kekeluargaan, Surabaya ini dibangun dengan rasa keguyuban dan kerukunan, jadi jabatan dan kekuasaan itu hanya bersifat sementara di Kota Surabaya,” tegas Wali Kota Eri seusai pelantikan PPK.

Selain itu, calon petahanan yang bakal mencalonkan diri kembali maju Pilwali Surabaya, meminta secara khusus kepada para PPK itu untuk terus melakukan sosialisasi apabila nantinya sudah mulai bergerak di tengah-tengah masyarakat.

Sosialisasi itu tentu untuk memberikan pengetahuan agar masyarakat bisa memilih pemimpinnya di Pilkada tahun 2024 ini.

“Semakin banyak yang dating, berarti itu keberhasilan kita semuanya untuk menjadikan kota ini menjadi kota yang baldatun toyyibatun warobbun ghafur,” ujarnya.

Ia juga berharap para PPK yang baru saja dilantik itu untuk selalu menjaga netralitasnya selama bertugas menjadi panitia pemilu, sehingga kepercayaan masyarakat kepada KPU semakin tinggi. Alhasil, nantinya dapat memunculkan pemimpin-pemimpin yang baik, pemimpin-pemimpin yang memiliki akidah agama yang kuat. 

“Saya titip Kota Surabaya kepada jenengan (Anda) semuanya. Sekali lagi tolong jaga netralitas selama bertugas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Surabaya Nur Syamsi menjelaskan bahwa PPK yang dilantik hari ini sebanyak 155 orang. Setiap kecamatan ada 5 PPK dan di Surabaya ini ada sebanyak 31 kecamatan, sehingga totalnya ada 155 orang.

Menurutnya, setelah PPK ini dilantik, maka agenda selanjutnya yang harus diikuti oleh PPK itu adalah Bimtek. Dalam Bimtek tersebut, nantinya PPK itu akan diberikan pemahaman soal tugas, kewajiban dan wewenang PPK dalam Pilkada 2024.

“Apalagi dalam Pilkada 2024 ini kan kebetulan Surabaya juga bersamaan dengan pelaksanaan Pilgub ya secara serentak. Jadi, memang tugasnya agak berbeda, ada tambahan lah dibanding dengan tugas PPK Pilkada sebelumnya,” kata Nur Syamsi.

Setelah Bimtek, agenda yang terdekat adalah rekrutmen Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang mana penetapannya harus dilakukan pada tanggal 26. Selanjutnya, PPK dan PPS akan berkoordinasi untuk melakukan pemutaakhiran data pemilih. “Semoga semuanya berjalan lancar,” pungkasnya.

Baca Juga: Rp1 Triliun Disiapkan untuk Penanganan Genangan Surabaya, Sasar 200 Titik Lokasi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik Tapi Masih Lumayan, Ini Rinciannya 

Sebagai informasi, harga buyback ini merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual kembali emasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.