Jumat, 06 Nov 2026 19:43 WIB

Ketua DPRD Surabaya Berikan Apresiasi pada Dedikasi Guru Ngaji dan Guru Agama

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 19 Des 2021 11:22 WIB
Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono saat menghardiri acara Grand Final Hari Santri Nasional 2021, di Masjid Assasul A’mal, Kelurahan Medokan Ayu, Rungkut, Minggu (19/12/2021) pagi.
Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono saat menghardiri acara Grand Final Hari Santri Nasional 2021, di Masjid Assasul A’mal, Kelurahan Medokan Ayu, Rungkut, Minggu (19/12/2021) pagi.

Surabaya (selalu.id) - Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para guru pendidikan Alquran dan guru agama Kristen, Katolik, Hindu dan Budha yang telah mengudaksi anak-anak dalam pemahaman agama.

Itu disampaikan ketika memberi sambutan Grand Final Hari Santri Nasional 2021, di Masjid Assasul A’mal, Kelurahan Medokan Ayu, Rungkut, Minggu (19/12/2021) pagi.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Bangun Shortcut Saluran Atasi Genangan di Semolowaru

Lomba itu menampilkan para santri dan santriwati yang menjadi juara lomba, digelar Forum Komunikasi Pendidikan Alquran (FKPQ) Surabaya. Lomba itu digelar untuk memperingati Hari Santri Nasional 2021 sekaligus memperingati Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-74.

"Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas dedikasi dan pengabdian para guru ngaji yang telah mendidik anak-anak untuk membaca Kitab Suci Alquran. Terima kasih pula kepada guru-guru agama lain, dari Kristen, Katolik, Hindu dan Budha yang tengah mengedukasi anak-anak dalam pemahaman keagamaan,” kata Adi Sutarwijono.

Hadir dalam acara itu KH Abdul Hakim dari Kantor Kementerian Agama Surabaya, pengurus DPC FKPQ Surabaya yang diketuai Ustad H. Moch. Alfan Nabhan, Camat Rungkut, Lurah Medokan Ayu, para ustadz dan ustadzah, serta para santri dan santriwati peserta lomba.

Baca Juga: DPRD Surabaya Pertanyakan Ratusan Miliar Anggaran Kecamatan Masuk Pos Pendidikan

"Kita berkomitmen melahirkan generasi-generasi muda yang unggul. Selain menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, juga mempunyai moral dan akhlak yang mulia sesuai tuntunan agama. Di sinilah letak peran penting para guru mengaji dan guru agama," kata Adi.

Politisi dari PDI Perjuangan itu mengatakan, DPRD Kota Surabaya terbuka bagi aspirasi seluruh warga masyarakat, termasuk para guru mengaji dan guru agama.

Baca Juga: Pungli Calon Pegawai Dishub Surabaya, Eri Cahyadi: Ini Mencoreng Nama Surabaya!

"Di Surabaya, kita memberikan perhatian pada para guru mengaji dan guru agama, dengan memberikan insentif Rp 500 ribu per bulan, yang dialokasikan dari APBD Kota Surabaya. Mari kita syukuri itu dengan melipatgandakan dedikasi dan pengabdian dalam mengajar agama pada anak-anak," kata Adi. (SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi. 

Kisah Pilu Warga Madiun Bayar Utang Bank Orang Lain Rp170 Juta, Rumah juga Terancam Dilelang

Langkah berat itu terpaksa ia tempuh semata-mata demi pertahankan rumah tinggalnya di Sukomoro, Nganjuk yang ia beli secara sah sejak 13 tahun lalu.

BPOM Ungkap Pabrik Kosmetik Ilegal di Jatim, Omzetnya Setahun Ugal-ugalan

Dalam ungkap ini, petugas juga menemukan berbagai produk berupa krim, losion, dan toner yang dikemas dalam wadah polos tanpa label maupun izin edar.

Asa Baru Kebangkitan Jaranan Pogogan Nganjuk

Jaranan Pogogan mengisahkan perjalanan prajurit dari Bantarangin, Ponorogo, menuju Kediri untuk melamar Putri Kediri Dewi Songgolangit.

Nasdem Setuju Pemprov Sisihkan Dana 600 Miliar Lewat Skema Dana Ditanggung Bersama

Pengumpulan dana dilakukan bertahap selama 3 tahun anggaran.

DPRD Jatim Desak Evaluasi Sabo Dam dan Percepat Relokasi Warga Rawan Banjir Lahar Semeru

selalu.id — Anggota DPRD Jawa Timur Lailatul Qodriyah meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur mitigasi bencana Gunung Semeru, m