Kamis, 04 Jun 2026 15:33 WIB

Mensos Risma Tinjau Langsung Korban Rudapaksa Ayah Tiri di Makassar

  • Penulis : Redaksi
  • | Selasa, 02 Apr 2024 18:18 WIB
Foto: Keluarga korban
Foto: Keluarga korban

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau secara langsung kondisi anak korban rudapaksa ayah tirinya yang terjadi di Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah. Mensos Risma menemui korban beserta ibu dan adik-adiknya di Sentra Wirajaya Makassar pada Senin (1/4).

Indo, ibu para korban mengaku sangat terharu Mensos dan jajarannya turun tangan membantu mereka untuk pulih dari musibah yang melanda mereka.

Baca Juga: Orang Mati Masih Terdaftar PBI JKN: Potret Rapuhnya Validasi Data Kemensos dan Dukcapil

"Saya sangat terharu Bu Menteri sampai membantu dan menemui kami, sama sekali tidak menyangka," ungkap Indo penuh haru.

Saat mengetahui kasus rudapaksa yang terjadi di Morowali melalui media, Mensos Risma segera mengerahkan jajarannya untuk membantu pemulihan korban dan membantu keluarga mereka untuk menata hidupnya kembali.

Tak hanya korban, ibu korban pun terpukul karena kejadian tersebut. Selain melakukan tindakan asusila kepada para korban, pelaku juga sering melakukan tindakan kekerasan kepada ibu korban yang berstatus sebagai istrinya. Pelaku juga sering menekan korban dan meminta uang darinya. Hal ini membuat korban terpaksa berhutang pada supplier ayam dan membuat usaha ayam potongnya terhambat.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Untuk membantu korban dan keluarganya, Kementerian Sosial memberikan beberapa bantuan seperti pelunasan hutang ibu Indo kepada supplier ayam sebesar Rp 9.225.000. Diberikan juga bantuan kewirausahaan warung sembako dan ayam potong, sembako, nutrisi dan perlengkapan sekolah serta bantuan ATENSI. Total keseluruhan bantuan enilai Rp 25.025.000. Selain itu, Kementerian Sosial juga membawa korban dan ibunya untuk menjalani pemeriksaan psikologi di RSUD Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara.

Menanggapi maraknya kasus rudapaksa yang dilakukan oleh orang terdekat misalnya yang terjadi di Morowali ini, Mensos Risma menghimbau para orang tua agar tetap memperhatikan bukan hanya anak-anak mereka tetapi juga kondisi lingkungan sekitarnya.

"Saat kita memiliki anak, kita harus keep in touch. Kita harus jaga terus, kita harus perhatikan kondisi lingkungan, kondisi sekitarnya," tutur Mensos Risma.

Baca Juga: Kunjungi Sekolah Rakyat di Mojokerto, Mensos Gus Ipul Tegur Pendamping

Mensos juga menekankan pentingnya memberikan pemahaman akan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan kepada anak-anak. Kondisi fisik anak-anak saat ini yang cepat dewasa, belum tentu diimbangi dengan kesiapan dan kematangan mental serta kematangan pemikiran mereka. Oleh karena itu, peran orang tua sangatlah penting untuk memberikan batasan mana yang boleh dilakukan ataupun tidak.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.