Senin, 02 Feb 2026 03:46 WIB

Mensos Risma Tinjau Langsung Korban Rudapaksa Ayah Tiri di Makassar

  • Penulis : Redaksi
  • | Selasa, 02 Apr 2024 18:18 WIB
Foto: Keluarga korban
Foto: Keluarga korban

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini meninjau secara langsung kondisi anak korban rudapaksa ayah tirinya yang terjadi di Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah. Mensos Risma menemui korban beserta ibu dan adik-adiknya di Sentra Wirajaya Makassar pada Senin (1/4).

Indo, ibu para korban mengaku sangat terharu Mensos dan jajarannya turun tangan membantu mereka untuk pulih dari musibah yang melanda mereka.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

"Saya sangat terharu Bu Menteri sampai membantu dan menemui kami, sama sekali tidak menyangka," ungkap Indo penuh haru.

Saat mengetahui kasus rudapaksa yang terjadi di Morowali melalui media, Mensos Risma segera mengerahkan jajarannya untuk membantu pemulihan korban dan membantu keluarga mereka untuk menata hidupnya kembali.

Tak hanya korban, ibu korban pun terpukul karena kejadian tersebut. Selain melakukan tindakan asusila kepada para korban, pelaku juga sering melakukan tindakan kekerasan kepada ibu korban yang berstatus sebagai istrinya. Pelaku juga sering menekan korban dan meminta uang darinya. Hal ini membuat korban terpaksa berhutang pada supplier ayam dan membuat usaha ayam potongnya terhambat.

Baca Juga: Kunjungi Sekolah Rakyat di Mojokerto, Mensos Gus Ipul Tegur Pendamping

Untuk membantu korban dan keluarganya, Kementerian Sosial memberikan beberapa bantuan seperti pelunasan hutang ibu Indo kepada supplier ayam sebesar Rp 9.225.000. Diberikan juga bantuan kewirausahaan warung sembako dan ayam potong, sembako, nutrisi dan perlengkapan sekolah serta bantuan ATENSI. Total keseluruhan bantuan enilai Rp 25.025.000. Selain itu, Kementerian Sosial juga membawa korban dan ibunya untuk menjalani pemeriksaan psikologi di RSUD Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara.

Menanggapi maraknya kasus rudapaksa yang dilakukan oleh orang terdekat misalnya yang terjadi di Morowali ini, Mensos Risma menghimbau para orang tua agar tetap memperhatikan bukan hanya anak-anak mereka tetapi juga kondisi lingkungan sekitarnya.

"Saat kita memiliki anak, kita harus keep in touch. Kita harus jaga terus, kita harus perhatikan kondisi lingkungan, kondisi sekitarnya," tutur Mensos Risma.

Baca Juga: Tak Tertib Adminduk, Pemkot Surabaya Sebut Seribu Data Kematian Belum Dilaporkan

Mensos juga menekankan pentingnya memberikan pemahaman akan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan kepada anak-anak. Kondisi fisik anak-anak saat ini yang cepat dewasa, belum tentu diimbangi dengan kesiapan dan kematangan mental serta kematangan pemikiran mereka. Oleh karena itu, peran orang tua sangatlah penting untuk memberikan batasan mana yang boleh dilakukan ataupun tidak.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.