Kamis, 04 Jun 2026 13:10 WIB

Begini Kata KPU Soal Video Dugaan Kecurangan Pemilu di Sampang Madura

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 14 Feb 2024 14:34 WIB
Screenshoot video yang beredar
Screenshoot video yang beredar

selalu.id - Ketua KPU Sampang, Madura, Addy Imansyah mengklarifikasi bahwa video warga yang beredar mengamuk ke petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) karena surat suara sudah tercoblos.

Addy menegaskan, video surat suara sudah tercoblos sebelum pelaksanaan pungut pitung yang terekam di video tersebut terjadi di wilayah Desa Gunung Kesan, Kecamatan Karangpenang, Kabupaten Sampang, dipastikan hoaks.

Baca Juga: KPU Surabaya Kaji Dapil Baru, Persaingan Kursi DPRD Berpotensi Berubah

"Setelah ditelusuri dan didalami, kami jelaskan bahwa itu narasi hoaks dan hanya kesalahpahaman semata," kata Addy, Rabu (14/2/21024).

Kebenaran kejadian itu, Addy menjelakan video itu terekam pada selasa (13/2/2024) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu ada beberapa orang mendatangi KPPS yang saat itu sedang mendirikan TPS. Mereka menduga surat suara sudah dicoblos.

"Sekalipun KPPS sudah menjelaskan aktivitasnya mendirikan TPS, bukan coblos surat suara. Akan tetapi penjelasan itu dihiraukan," ucapnya.

Baca Juga: Tampang Gondrong Lora Bangkalan Tersangka Kekerasan Seksual yang Kini Kasusnya Sudah P21

Ia menjelaskan sejumlah orang itu membawa perlengkapan pemungutan suara berupa bilik suara sebanyak empat buah. Selain itu, mereka juga membawa tiga orang KPPS.

"Adapun kotak suara, dengan alasan keamanan, memang setelah diterima oleh KPPS dari PPS pada Selasa (13/2) lalu dititipkan di gudang penyimpanan PPS. Dan baru digeser ke TPS pagi hari Rabu (14/2) sebelum jam pelaksanaan rapat pemungutan suara dimulai," ujar dia.

Setelah dimediasi, lanjutnya, akhirnya PPS l melanjutkan pendirian TPS yang tertunda, memastikan keamanan dan keutuhan kotak suara serta bersiap melaksanakan pemungutan suara sesuai jadwal

Baca Juga: Sambil Ingatkan Ancaman Provokasi, Eri–Armuji Pamer Kekompakan

"KPU Sampang mengecam tindakan kekerasan verbal tersebut. Tindakannya tidak hanya menghambat tahapan Pemilu. Tapi juga menyisakan trauma psikis bagi korban," jelasnya.

Dalam video yang beredar tersebut tampak terlihat seorang pria membentak-membentak petugas PPS yang diketahui Desa Gunung Kesan, Karangpenang, Sampang.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.