Kamis, 23 Jul 2026 02:44 WIB

Dilapori Pj Kepala Daerah Diancam Dukung Paslon Pilpres, Ganjar: Jangan Takut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 21 Jan 2024 19:31 WIB
Capres Ganjar Pranowo saat di Surabaya
Capres Ganjar Pranowo saat di Surabaya

selalu.id - Capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo mengaku dirinya mendapat laporan sejumlah Pj Kepala Daerah terkait adanya intimidasi oleh aparat agar mendukung Paslon Pilpres tertentu.

"Kami sudah mendapatkan informasi, semua mulai ditelfoni, Kami juga sudah mendapatkan laporan para kepala daerah kita juga sudah ditelfoni, bahasanya (kampanye) ojok kencang-kencang, katanya begitu. Kita tidak takut, maka kita masih waras untuk menjaga demokrasi berjalan dengan baik," kata Ganjar Pranowo, saat orasi di acara Kampanye Akbar atau hajatan rakyat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (21/1/2024).

Baca Juga: Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Ganjar meminta pj kepala daerah yang mendapat ancaman tersebut untuk tidak takut dan bila perlu melaporkan ke dirinya.

"Semua yang terancam kita minta untuk lapor kepada kita dan kita akan klarifikasi semuanya," katanya.

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini juga meminta tindak lanjut laporan ancaman itu harus jujur, adil dan terbuka dalam menjaga demokrasi di Pemilu 2024 ini.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

"Kami sudah mendapatkan laporan itu. Kita harus bikin harus sejurdil dan seluber mungkin. Maka kita ingatkan," tegasnya.

Ia yakin aparat hukum di Indonesia tidak memihak siapapun atau netral pada Pemilu 2024 ini.

"Saya betul yakin Polri, Kejaksaan, Pemda, kepala daerah bisa netral," ungkapnya.

Baca Juga: MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Ganjar mengimbau kepada pendukungnya untuk tidak takut dan melawan jika terjadi ancaman, hal ini untuk menegakkan demokrasi.

"Biarkan demokrasi makin tumbuh dan makin baik. Tugas kita menjaga itu," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.