Kamis, 04 Jun 2026 18:55 WIB

Dilapori Pj Kepala Daerah Diancam Dukung Paslon Pilpres, Ganjar: Jangan Takut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 21 Jan 2024 19:31 WIB
Capres Ganjar Pranowo saat di Surabaya
Capres Ganjar Pranowo saat di Surabaya

selalu.id - Capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo mengaku dirinya mendapat laporan sejumlah Pj Kepala Daerah terkait adanya intimidasi oleh aparat agar mendukung Paslon Pilpres tertentu.

"Kami sudah mendapatkan informasi, semua mulai ditelfoni, Kami juga sudah mendapatkan laporan para kepala daerah kita juga sudah ditelfoni, bahasanya (kampanye) ojok kencang-kencang, katanya begitu. Kita tidak takut, maka kita masih waras untuk menjaga demokrasi berjalan dengan baik," kata Ganjar Pranowo, saat orasi di acara Kampanye Akbar atau hajatan rakyat di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (21/1/2024).

Baca Juga: Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Ganjar meminta pj kepala daerah yang mendapat ancaman tersebut untuk tidak takut dan bila perlu melaporkan ke dirinya.

"Semua yang terancam kita minta untuk lapor kepada kita dan kita akan klarifikasi semuanya," katanya.

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini juga meminta tindak lanjut laporan ancaman itu harus jujur, adil dan terbuka dalam menjaga demokrasi di Pemilu 2024 ini.

Baca Juga: Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

"Kami sudah mendapatkan laporan itu. Kita harus bikin harus sejurdil dan seluber mungkin. Maka kita ingatkan," tegasnya.

Ia yakin aparat hukum di Indonesia tidak memihak siapapun atau netral pada Pemilu 2024 ini.

"Saya betul yakin Polri, Kejaksaan, Pemda, kepala daerah bisa netral," ungkapnya.

Baca Juga: DPRD Sidoarjo Ingatkan Pansel Delta Tirta Jaga Netralitas dan Transparansi Seleksi Direksi

Ganjar mengimbau kepada pendukungnya untuk tidak takut dan melawan jika terjadi ancaman, hal ini untuk menegakkan demokrasi.

"Biarkan demokrasi makin tumbuh dan makin baik. Tugas kita menjaga itu," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.