Minggu, 20 Sep 2026 07:14 WIB

Apresiasi Gudang Biomassa PT Ajinomoto, Pemprov Jatim Dorong Percepatan Transisi Energi Wujudkan Green Industri

Gubernur Khofifah
Gubernur Khofifah

selalu.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mengapresiasi PT Ajinomoto yang telah menginisiasi transisi energi dengan pengambangan biomassa.

Gubernur Khofifah bersama jajaran Pemprov Jatim yang berkesempatan langsung meninjau beroperasinya mesin-mesin Biomassa yang mewujudkan implementasi green industri yang dijalankan oleh PT Ajinomoto beberapa hari yang lalu.

Baca Juga: RAPBD Jatim 2027 Defisit Rp1,02 Triliun, DPRD Ingatkan Pemprov Tak Bebani Masyarakat Lewat Pajak

Dikatakannya, perusahaan yang bergerak dalam memproduksi aneka bumbu penyedap masakan ini memang tengah gencar merealisasikan transisi energi menuju industri hijau melalui berbagai strategi. Salah satunya dengan mengkonversi penggunaan bahan bakar batu bara menjadi biomassa pada steam boiler pabrik.

"Apa yang dilakukan Ajinomoto dengan memulai transisi energi biomassa sangat perlu diapresiasi. Karena langkah ini akan sangat berpengaruh pada lingkungan, terutama dalam mengurangi emisi karbon. Penggunaan biomasa di pabrik ini bahkan menurunkan emisi karbon sampai 36 persen,"  kata Khofifah kepada selalu.id, Sabtu (13/1/2024).

Ajinomoto, lanjut Khofifah menjelaskan, mengubah steam boiler pada pabrik Mojokerto yang selama ini menggunakan batu bara menjadi biomassa seperti pelet kayu, sawdust (serbuk kayu) maupun cangkang sawit (palm kernel shells). Kapasitas biomassa yang dibutuhkan untuk steam boiler ini sekitar 130 - 150 ton/hari.

Nantinya boiler dengan bahan bakar biomassa ini akan menghasilkan sekitar 30 ton/jam steam atau uap. Transisi energi yang dilakukan Ajinomoto dilakukan karena kekhawatiran akan keamanan energi, perubahan iklim dan kebutuhan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Baca Juga: Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

"Green industri, green ekonomi, green financial juga green infrastructure menjadi kebutuhan yang harus dibangun bersama. Dan Jatim memang sedang bergerak mengarah ke sana. Pemprov Jatim mendorong agar industri-industri yang ada di Jatim terus melakukan transisi energi menjadi yang lebih ramah lingkungan dan mengurangi emisi yang dibuang ke lingkungan," tegasnya.

Memang, untuk melakukan transisi ini membutuhkan effort yang lebih besar. Namun ia meyakinkan bahwa upaya tersebut tidak akan sia-sia. Terlebih untuk alam dan bumi yang menjadi tempat tinggal bersama. Bahwa kesehatan bumi harus dijaga bersama.

"Kita ingin memberikan kehidupan yang lebih baik atau Better Life. Jadi tahapan untuk menuju Green Ekonomi terus dilakukan antara lain melalui Biomasa ini. Saya berharap Dunia Usaha dan Dunia Industri dan dunia  Kerja (Dudika) bisa mereplikasi konversi energi  dari Fosil ke Non Fosil karena Renewable Energi adalah keniscayaan dunia," tegasnya.

Baca Juga: Derita Korban Kejahatan Jalanan: Tak Tercover BPJS, Orang Tua Kelimpungan

Khofifah meyakini dengan terus didorongnya konversi dari Fosil ke Non Fosil akan menghasilkan banyak energi baru terbarukan. Tahun 2024 ini, Pemprov Jatim akan mengoptimalkan pembangunan Solar Cell di banyak titik di Jawa Timur.

"Energi Fosil semakin hari semakin habis, maka kita harus bergerak kepada energi non fosil, bergerak pada Renewable Energi  sampai pada Green Economy dan akan melompat kepada Blue Economy. Kesemuanya itu harus dibangun bersama sama pada semua level dan semua pihak," tandasnya. 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melacak pelaku serta keberadaan motor korban.

HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Peran pendonor sangat vital dalam menjamin ketersediaan darah untuk layanan kesehatan warga.

Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo menyebut usia daerah yang sudah melewati satu milenium adalah tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilanjutkan.

Arus Peti Kemas Tumbuh 10,65 Persen, TPK Merauke Perkuat Sinergi Stakeholder Pelabuhan

TPK Merauke terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan di lingkungan Pelabuhan Merauke.