Minggu, 06 Sep 2026 06:52 WIB

Yenny Wahid Dukung Visi-Misi Ganjar-Mahfud Satu Desa Satu Puskesmas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Des 2023 17:49 WIB
Yenny Wahid
Yenny Wahid

selalu.id - Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud Yenny Wahid sangat mendukung Program Pasangan Calon (Paslon) Pilihan Presiden (Pilpres) nomor urut tiga terkait pembangunan puskesmas secara menyeluruh di setiap desa yang ada di Indonesia.

"Saya dukung Ganjar Mahfud janji mereka bangun satu puskesmas satu desa," kata Yenny, sambutannya di pengajian Akbar di Surabaya, Rabu (21/22/2023) malam.

Baca Juga: Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur 

Yenny pun bercerita bagaimana pengalaman Abdurahman Wahid alias Gusdur mantan Presiden keempat pernah mengalami masa kecilnya kehilangan seorang Ayah karena kecelakaan dan tidak adanya fasilitas puskesmas yang memadai.

"Dulu bapak saya, Gusdur umur 12 tahun sudah jadi anak yatim. Bapak Gusdur yakni pak Wahid pernah pergi ke Jawa Barat dan mengalami kecelakaan mobil. Gusdur yang duduk di depan dan Pak Wahid di belakang terluka parah. Tapi daerah disitu terpencil tidak ada fasilitas kesehatan yang memadai," kata Putri Kedua Gusdur tersebut.

Baca Juga: FJN Desak Prabowo Tetapkan Tiga Tokoh NU Jadi Pahlawan Nasional

Yenny mengisahkan bahwa Gus Dur dan ayahnya, Pak Wahid harus menunggu ambulans lama sekali. Dan Pak Wahid meninggal dipangkuan Gusdur. Oleh karenanya, aktivis perempuan NU itu sangat mendukung visi-misi Ganjar-Mahfud membangun puskesmas di setiap desa untuk merata kesejahteraan masyarakat.

"Kesejahteraan merata itu hanya tercapai kalau pemimpin mengerti penderitaan masyarakat. Ganjar-Mahfud anak e wong biasa, mengerti kalau sekolah susah bisa jadi sarjana," terangnya.

Baca Juga: Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya Ajak Warga Pilih Pemimpin Visioner

Sehingga, Ia menegaskan sangat penting memilih pemimpin yang rekam jejaknya jelas, menjunjung demokrasi, dan memerangi korupsi. Karena itu, dia memilih untuk mendukung Ganjar-Mahfud yang kerjanya cepat dan tidak pernah hanya janji.

"Indonesia negara kaya, uangnya banyak tapi banyak rakyat seng melarat, banyak yang masih punya utang. Karena masio negaranya kaya, tapi uangnya dikorupsi kita ingin pemimpin kedepan mau bekerja untuk kepentingan masyarakat, mau mengagakan hukum dan memerangi korupsi," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.