Rabu, 22 Jul 2026 23:01 WIB

Yenny Wahid Dukung Visi-Misi Ganjar-Mahfud Satu Desa Satu Puskesmas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Des 2023 17:49 WIB
Yenny Wahid
Yenny Wahid

selalu.id - Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud Yenny Wahid sangat mendukung Program Pasangan Calon (Paslon) Pilihan Presiden (Pilpres) nomor urut tiga terkait pembangunan puskesmas secara menyeluruh di setiap desa yang ada di Indonesia.

"Saya dukung Ganjar Mahfud janji mereka bangun satu puskesmas satu desa," kata Yenny, sambutannya di pengajian Akbar di Surabaya, Rabu (21/22/2023) malam.

Baca Juga: Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur 

Yenny pun bercerita bagaimana pengalaman Abdurahman Wahid alias Gusdur mantan Presiden keempat pernah mengalami masa kecilnya kehilangan seorang Ayah karena kecelakaan dan tidak adanya fasilitas puskesmas yang memadai.

"Dulu bapak saya, Gusdur umur 12 tahun sudah jadi anak yatim. Bapak Gusdur yakni pak Wahid pernah pergi ke Jawa Barat dan mengalami kecelakaan mobil. Gusdur yang duduk di depan dan Pak Wahid di belakang terluka parah. Tapi daerah disitu terpencil tidak ada fasilitas kesehatan yang memadai," kata Putri Kedua Gusdur tersebut.

Baca Juga: FJN Desak Prabowo Tetapkan Tiga Tokoh NU Jadi Pahlawan Nasional

Yenny mengisahkan bahwa Gus Dur dan ayahnya, Pak Wahid harus menunggu ambulans lama sekali. Dan Pak Wahid meninggal dipangkuan Gusdur. Oleh karenanya, aktivis perempuan NU itu sangat mendukung visi-misi Ganjar-Mahfud membangun puskesmas di setiap desa untuk merata kesejahteraan masyarakat.

"Kesejahteraan merata itu hanya tercapai kalau pemimpin mengerti penderitaan masyarakat. Ganjar-Mahfud anak e wong biasa, mengerti kalau sekolah susah bisa jadi sarjana," terangnya.

Baca Juga: Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya Ajak Warga Pilih Pemimpin Visioner

Sehingga, Ia menegaskan sangat penting memilih pemimpin yang rekam jejaknya jelas, menjunjung demokrasi, dan memerangi korupsi. Karena itu, dia memilih untuk mendukung Ganjar-Mahfud yang kerjanya cepat dan tidak pernah hanya janji.

"Indonesia negara kaya, uangnya banyak tapi banyak rakyat seng melarat, banyak yang masih punya utang. Karena masio negaranya kaya, tapi uangnya dikorupsi kita ingin pemimpin kedepan mau bekerja untuk kepentingan masyarakat, mau mengagakan hukum dan memerangi korupsi," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.