Kamis, 22 Okt 2026 12:23 WIB

Yenny Wahid Dukung Visi-Misi Ganjar-Mahfud Satu Desa Satu Puskesmas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Des 2023 17:49 WIB
Yenny Wahid
Yenny Wahid

selalu.id - Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud Yenny Wahid sangat mendukung Program Pasangan Calon (Paslon) Pilihan Presiden (Pilpres) nomor urut tiga terkait pembangunan puskesmas secara menyeluruh di setiap desa yang ada di Indonesia.

"Saya dukung Ganjar Mahfud janji mereka bangun satu puskesmas satu desa," kata Yenny, sambutannya di pengajian Akbar di Surabaya, Rabu (21/22/2023) malam.

Baca Juga: Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur 

Yenny pun bercerita bagaimana pengalaman Abdurahman Wahid alias Gusdur mantan Presiden keempat pernah mengalami masa kecilnya kehilangan seorang Ayah karena kecelakaan dan tidak adanya fasilitas puskesmas yang memadai.

"Dulu bapak saya, Gusdur umur 12 tahun sudah jadi anak yatim. Bapak Gusdur yakni pak Wahid pernah pergi ke Jawa Barat dan mengalami kecelakaan mobil. Gusdur yang duduk di depan dan Pak Wahid di belakang terluka parah. Tapi daerah disitu terpencil tidak ada fasilitas kesehatan yang memadai," kata Putri Kedua Gusdur tersebut.

Baca Juga: FJN Desak Prabowo Tetapkan Tiga Tokoh NU Jadi Pahlawan Nasional

Yenny mengisahkan bahwa Gus Dur dan ayahnya, Pak Wahid harus menunggu ambulans lama sekali. Dan Pak Wahid meninggal dipangkuan Gusdur. Oleh karenanya, aktivis perempuan NU itu sangat mendukung visi-misi Ganjar-Mahfud membangun puskesmas di setiap desa untuk merata kesejahteraan masyarakat.

"Kesejahteraan merata itu hanya tercapai kalau pemimpin mengerti penderitaan masyarakat. Ganjar-Mahfud anak e wong biasa, mengerti kalau sekolah susah bisa jadi sarjana," terangnya.

Baca Juga: Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya Ajak Warga Pilih Pemimpin Visioner

Sehingga, Ia menegaskan sangat penting memilih pemimpin yang rekam jejaknya jelas, menjunjung demokrasi, dan memerangi korupsi. Karena itu, dia memilih untuk mendukung Ganjar-Mahfud yang kerjanya cepat dan tidak pernah hanya janji.

"Indonesia negara kaya, uangnya banyak tapi banyak rakyat seng melarat, banyak yang masih punya utang. Karena masio negaranya kaya, tapi uangnya dikorupsi kita ingin pemimpin kedepan mau bekerja untuk kepentingan masyarakat, mau mengagakan hukum dan memerangi korupsi," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Carok di Sidoarjo, Pria Misterius Tewas dan Pedagang Es Degan Terluka

Polisi masih mendalami aksi pertengkaran berdarah yang mengakibatkan korban jiwa ini.

Perampokan Toko Emas di Jember, Pelaku Bawa Tas Isi Mata Uang Asing dan Valas Raib

Pelaku juga membacok pemilik toko emas murni Aliong dan ibunya.

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,

Top 5 Berita: Klaim Utang Mendiang Suami hingga Hasil Liga Champions

Pembaca tertarik berita utang piutang hingga ekonomi.

Hasil Liga Champions: Como Bantai Manchester United 4-1, Setan Merah Tak Berkutik

Nico Paz jadi bintang lapangan. Gelandang muda Argentina itu mencetak 2 gol dan 1 assist.

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.