Jumat, 05 Jun 2026 09:56 WIB

RPH Surabaya Siap Sirkulasikan 5 Ton Daging untuk Naturu 2023

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Des 2023 20:30 WIB
Stok daging di RPH
Stok daging di RPH

selalu.id - Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya siap sirkulasikan 5 ton daging sapi untuk stok kebutuhan kuliner khusus masa Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Direktur Perusahaan Daerah (PD) RPH Surabaya Fajar Arifianto mengatakan pihaknya juga memberi diskon selama momen Nataru.

"Di pasar itu RPH memberikan diskon daging all item," kata Fajar, kepada selalu.id, Senin (18/12/2023).

Diskon aneka daging dingin segar seperti slice premium, slice medium dan shortplate yang banyak diminati kawula muda untuk kulineran di akhir tahun.

Ia juga menyebut jumlah bertambah dibandingkan hari biasa yang rata-rata menyiapkan 3 ton. Tak hanya itu, RPH juga menggelar operasi pasar daging di 4 pasar tradisional.

Yaitu Pasar Tambakrejo, Pasar Pucang, Pasar Genteng dan Pasar Soponyono Rungkut mulai 21-30 Desember 2023.

“RPH ingin memastikan masyarakat mendapatkan kemudahan membeli daging sapi berkualitas dengan harga ramah pada libur akhir tahun. RPH mampu menyiapkan 100 Kg daging segar dingin di setiap titik operasi pasar daging," terangnya.

Fajar menjelaskan, operasi pasar tersebut disertai dengan memberikan harga promo dan diskon khusus bagi warga Surabaya yang berbelanja daging segar maupun produk olahan daging.

Fajar kembali menjelaskan, di setiap titik operasi pasar, RPH menyediakan rata-rata 60 Kg daging segar dingin dan produk olahan daging seperti bakso, siomay, tahu bakso dan dimsum dengan harga ramah.

"Selama operasi pasar RPH memberikan promo berupa diskon 10% untuk all item pembelian minimal 1 juta rupiah. Sedangkan untuk pembelian di bawah 1 juta rupiah, RPH memberikan diskon 5% untuk all item selama Operasi Pasar," ujarnya.

Fajar menambahkan, selain turun ke Pasar Tradisional, outlet Rumah Daging RPH Surya di Jalan Pegirian 258 Surabaya juga menyiapkan promo khusus bagi warga Surabaya menyambut natal dan tahun baru.

“Untuk pembelian minimal 150 ribu rupiah pembeli dapat tebus murah berupa daging tetelan dari harga 70 ribu/Kg menjadi 60 ribu/Kg.  Kemudian daging iga brisket dari harga 30 ribu/Kg dijual menjadi 20 ribu/Kg," imbuhnya.

Menurut Fajar Rumah Daging RPH Surya juga menyiapkan tebus murah Buntut biasa dari Rp.86.500,-/Kg menjadi Rp70.000/Kg, Daging Iga biasa dari Rp.82.000/Kg menjadi Rp.75.000/Kg untuk pembelanjaan minimal 250 rupiah.

"RPH Surya berkomitmen menyediakan daging segar dingin berkualitas dan aneka produk olahan daging dengan harga ramah.  Masyarakat sebaiknya membeli daging sapi dari hasil pemotongan RPH Surya yang telah memiliki sertifikat halal dan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) yang terjamin Aman Sehat Utuh dan Halal," pungkasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.