Selasa, 21 Jul 2026 19:07 WIB

Tujuh Remaja Peneror Warga dengan Sajam di Surabaya Berhasil Diringkus

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 14 Des 2023 08:28 WIB
Gerombolan pemuda dengan sajam teror warga Surabaya
Gerombolan pemuda dengan sajam teror warga Surabaya

selalu.id - Polisi berhasil menangkap sejumlah remaja peneror warga dengan berkeliling membawa senjata tajam yang sempat viral di media sosial.

Kapolsek Karangpilang, Kompol A Rizky Fardian mengatakan sebanyak tujuh pemuda yang ditangkap yakni AD (19), MAA (19), MNH (17), RRJ (17), MS (16), DA (17) dan YVG (17).



"Benar (pelakunya) tujuh. Ada yang kami jemput di rumahnya, ada juga yang berada di luar," kata Rizky, Kamis (14/12/2023).

Kompol Rizky menjelaskan tujuh pemuda ini telah diamankan dan terbukti membawa senjata tajam seperti video yang ramai di Instagram. Mereka juga mengayunkan benda itu saat menggelar konvoi.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus



"Barang bukti yang kita amankan dari mereka ada senjata tajam jenis celurit panjang, kaos, jaket, helm dan sepeda motor (yang digunakan konvoi)," ujarnya.

Saat diinterogasi, Ia menyebut puluhan pemuda berkumpul terlebih dahulu di sekitar Kota Baru Driyorejo (KDB), Gresik. Lalu, mereka berkeliling menggunakan sepeda motor untuk mencari musuh.

"Kelompok ini bergerak menuju wilayah selatan dengan rute KBD, Bangkingan, Wiyung, lampu lalu lintas Kedurus, Jalan Mastrip Kedurus, dan sampai di Kebraon," jelasnya.

Kemudian, remaja membawa senjata tajam tersebut mendapatkan informasi ada kelompok lain di Jalan Kebraon. Mereka mencari kebenaran informasi itu hingga masuk ke pemukiman warga.

"Enggak ada lawanya, hanya lewat bawa senjata tajam, kemudian di tengah perjalanan konvoi mendapat informasi ada kelompok (wilayah) selatan yang sedang mereka cari," ucapnya.

Rizky mengungkapkan, para pemuda pembawa senjata tajam tersebut sudah berada di Polsek Karangpilang. Mereka masih dimintai keterangan lebih lanjut terkait peristiwa itu.

"Kami masih melakukan pengembangan siapa saja remaja yang ada di dalam video (viral) tersebut dan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah," pungkasnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.