Kamis, 04 Jun 2026 09:43 WIB

Tujuh Remaja Peneror Warga dengan Sajam di Surabaya Berhasil Diringkus

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 14 Des 2023 08:28 WIB
Gerombolan pemuda dengan sajam teror warga Surabaya
Gerombolan pemuda dengan sajam teror warga Surabaya

selalu.id - Polisi berhasil menangkap sejumlah remaja peneror warga dengan berkeliling membawa senjata tajam yang sempat viral di media sosial.

Kapolsek Karangpilang, Kompol A Rizky Fardian mengatakan sebanyak tujuh pemuda yang ditangkap yakni AD (19), MAA (19), MNH (17), RRJ (17), MS (16), DA (17) dan YVG (17).



"Benar (pelakunya) tujuh. Ada yang kami jemput di rumahnya, ada juga yang berada di luar," kata Rizky, Kamis (14/12/2023).

Kompol Rizky menjelaskan tujuh pemuda ini telah diamankan dan terbukti membawa senjata tajam seperti video yang ramai di Instagram. Mereka juga mengayunkan benda itu saat menggelar konvoi.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih



"Barang bukti yang kita amankan dari mereka ada senjata tajam jenis celurit panjang, kaos, jaket, helm dan sepeda motor (yang digunakan konvoi)," ujarnya.

Saat diinterogasi, Ia menyebut puluhan pemuda berkumpul terlebih dahulu di sekitar Kota Baru Driyorejo (KDB), Gresik. Lalu, mereka berkeliling menggunakan sepeda motor untuk mencari musuh.

"Kelompok ini bergerak menuju wilayah selatan dengan rute KBD, Bangkingan, Wiyung, lampu lalu lintas Kedurus, Jalan Mastrip Kedurus, dan sampai di Kebraon," jelasnya.

Kemudian, remaja membawa senjata tajam tersebut mendapatkan informasi ada kelompok lain di Jalan Kebraon. Mereka mencari kebenaran informasi itu hingga masuk ke pemukiman warga.

"Enggak ada lawanya, hanya lewat bawa senjata tajam, kemudian di tengah perjalanan konvoi mendapat informasi ada kelompok (wilayah) selatan yang sedang mereka cari," ucapnya.

Rizky mengungkapkan, para pemuda pembawa senjata tajam tersebut sudah berada di Polsek Karangpilang. Mereka masih dimintai keterangan lebih lanjut terkait peristiwa itu.

"Kami masih melakukan pengembangan siapa saja remaja yang ada di dalam video (viral) tersebut dan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah," pungkasnya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.