Kamis, 04 Jun 2026 13:35 WIB

Ajak Guru Ikuti Perkembangan Jaman, Institut Teknologi Telkom Surabaya Gelar Pelatihan ChatGPT

Pelatihan ChatGPT guru bersama ITTelkom
Pelatihan ChatGPT guru bersama ITTelkom

selalu.id - Tim dosen dan mahasiswa ITTelkom Surabaya mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMA 5 Taruna Brawijaya Kediri pada Jumat, pekan lalu. Kegiatan pengabdian yang berupa pelatihan ini berjudul 'Mudah Bikin Kuis Dengan ChatGPT pada Gform' dihadiri oleh 50 peserta, yang mayoritas merupakan guru.

Beranggotakan Rahaditya Dimas Prihadianto, S.T., M.T., CSCA, Rizqa Amelia Zunaidi S.T. M.T., dan Oktavia Ayu Permata S.T. M.T. Pengabdian masyarakat ini juga mengikut sertakan 6 mahasiswa yang terdiri dari tiga orang mahassiwa Teknik Industri: Helmi Aditya Reza, Yesika Purba, dan Ika Yulianita.

Serta tiga orang teknolog, yakni Muhammad Anjas, Salman, Raditya Adi yang semuanya turun langsung membantu menjelaskan tahapan demi tahapan dalam membuat kuis menggunakan ChatGPT sesuai arahan pemateri.

"Teknologi saat ini sudah semakin canggih, untuk membuat kuis sangat mudah dengan bantuan ChatGPT melalui Google Form," ungkap Rizqa Aprilia Zunaidi selaku pemateri utama pelatihan saat dikonfirmasi selalu.id, Selasa (5/12/2023).

Dalam sesi penjelasan materi, narasumber tidak hanya menyoroti kelebihan penggunaan ChatGPT, seperti kecepatan dan responsivitasnya tetapi juga mengakui beberapa kelemahan, seperti keterbatasan dalam mencari informasi dan sifat alamiah robot yang kadang kurang kontekstual.

Kendati demikian, kelemahan tersebut mencakup kredibilitas dan keabsahan jawaban, terbatasnya kueri yang dimasukkan, serta sifat umum dari jawaban yang dihasilkan.

"Meskipun ChatGPT sangat membangun namun dalam pelatihan ini kami juga mengingatkan peserta untuk menggunakan teknologi kecerdasan buatan ini secara bijak sesuai dengan kebutuhan, meskipun memberikan manfaat signifikan dalam beberapa konteks," imbuh Rizqa.

Disisi lain, para peserta pelatihan ini terlihat sangatlah antusias mengikuti kegiatan tersebut. Dari hasil tes awal dan tes akhir kegiatan pengabdian, terlihat bahwa peserta sangat menghargai pelatihan terkait pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan ini.

Dengan rata-rata nilai 4.7 dari skala 5, peserta memberikan penilaian tinggi terhadap kepentingan pelatihan ini. Begitu pula dengan kepuasan terhadap pelaksanaan dan materi pelatihan, yang mendapat nilai serupa, 4.7 dari skala 5.

Meski begitu, para guru berharap agar pelatihan semacam ini dapat terus diadakan untuk terus meningkatkan soft skill mereka dalam mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah untuk mendukung pengembangan dan pemanfaatan teknologi di bidang pendidikan.

Kegiatan pengabdian masyarakat sendiri sering kali dilakukan oleh civitas akademika ITTelkom Surabaya secara rutin sebagai bagian mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sementara itu, saat ini ITTelkom Surabaya tengah melakukan restrukturasi menjadi Telkom University.

Hal ini nantinya akan berdampak pada peningkatan akreditasi, fasilitas, kurikulum yang disesuaikan, identitas yang lebih terpadu, serta fasilitas olahraga dan ruang kuliah yang diperluas, mahasiswa akan merasakan manfaat jangka panjang dalam persiapan mereka untuk masa depan yang penuh peluang.

Baca Juga: Lewat Seminar Jurnalistik, Adies Kadir Dorong Mahasiswa jadi Influencer Berintegritas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.