Di Pelatihan E-Commerce, Bupati Rusdi Sutejo Ajak UMKM Pasuruan Cuan dari Platform Digital
- Penulis : Ariyanto
- | Minggu, 10 Mei 2026 22:28 WIB
selalu.id - Peluang menghasilkan cuan melalui live streaming dan media sosial mulai dilirik pelaku UMKM di Kabupaten Pasuruan. Perubahan pola perdagangan digital yang berkembang pesat membuat pelaku usaha dituntut lebih adaptif dalam memanfaatkan platform online sebagai sarana pemasaran produk.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menilai perkembangan dunia digital telah mengubah pola usaha masyarakat secara cepat sehingga pelaku IKM dan UMKM harus mampu mengikuti perubahan tersebut agar tidak tertinggal dalam persaingan pasar.
Baca Juga: Perkuat Budaya K3, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Ngobras
“Ini tantangan bagi pemerintah untuk terus mengakomodir dan memberikan upgrade ilmu kepada para pelaku usaha kita. Karena dunia sekarang berubah sangat cepat,” katanya.
Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Pelatihan E-Commerce bertajuk Upgrade Skill Live TikTok & Shopee: Cuan dari Digital Platform yang digelar Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan di Hall Fina Golf Prigen, Minggu (10/5/2026).
Ratusan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, pelaku IKM, UMKM hingga kreator konten tampak memadati lokasi kegiatan sejak pagi. Mereka mengikuti pembekalan strategi pemasaran digital mulai teknik live streaming, pengembangan konten hingga optimalisasi penjualan melalui marketplace dan media sosial.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan menghadirkan praktisi digital seperti pasangan kreator Cimbrut dan Mamnunn serta Vitta Devita. Para narasumber membagikan pengalaman membangun audiens saat siaran langsung, teknik komunikasi penjualan hingga strategi meningkatkan trafik toko digital.
Menurut Rusdi, perkembangan platform digital membuka peluang usaha yang jauh lebih luas dibanding sebelumnya. Bahkan seseorang kini dapat memperoleh penghasilan tanpa harus memiliki produk sendiri.
Baca Juga: Kabupaten Pasuruan jadi Nominator Lomba Wana Lestari Nasional 2026
“Sekarang tidak harus punya produk sendiri untuk bisa berjualan. Ada affiliate dan berbagai platform digital lain yang bisa dimanfaatkan. Bahkan live sekarang juga sudah bisa dibantu AI, ini luar biasa,” ujarnya.
Program pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Pasuruan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sektor UMKM melalui dukungan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Rusdi turut mengingatkan peserta agar tidak takut mencoba memulai usaha meski dunia bisnis selalu memiliki risiko.
Baca Juga: Kontainer Tabrak Lima Motor di Pasuruan, 3 Orang Tewas
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Taufikhul Ghoni, menyebut kemampuan menjual produk melalui live streaming kini menjadi kebutuhan penting di tengah ketatnya persaingan pasar digital.
“Melalui kegiatan dan seminar ini, peserta bisa meningkatkan ilmu digital yang sangat penting serta mengetahui strategi marketing untuk meningkatkan hasil penjualan produk,” ungkapnya.
Selain mendapatkan materi pelatihan, peserta juga memperoleh sertifikat digital dan e-materi eksklusif sebagai bekal pengembangan usaha setelah kegiatan selesai. Pemkab Pasuruan berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan lebih banyak pelaku usaha muda yang kreatif, mandiri, dan mampu bersaing di era ekonomi digital.
Editor : Redaksi