Kamis, 03 Sep 2026 13:40 WIB

Di Pelatihan E-Commerce, Bupati Rusdi Sutejo Ajak UMKM Pasuruan Cuan dari Platform Digital

  • Penulis : Ariyanto
  • | Minggu, 10 Mei 2026 22:28 WIB
Bupati Pasuruan Rusdi menghadiri Pelatihan E-Commerce bertajuk Upgrade Skill Live TikTok & Shopee (dok. Pemkab Pasuruan) 
Bupati Pasuruan Rusdi menghadiri Pelatihan E-Commerce bertajuk Upgrade Skill Live TikTok & Shopee (dok. Pemkab Pasuruan) 

selalu.id - Peluang menghasilkan cuan melalui live streaming dan media sosial mulai dilirik pelaku UMKM di Kabupaten Pasuruan. Perubahan pola perdagangan digital yang berkembang pesat membuat pelaku usaha dituntut lebih adaptif dalam memanfaatkan platform online sebagai sarana pemasaran produk.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menilai perkembangan dunia digital telah mengubah pola usaha masyarakat secara cepat sehingga pelaku IKM dan UMKM harus mampu mengikuti perubahan tersebut agar tidak tertinggal dalam persaingan pasar.

Baca Juga: Kejurnas Sprint Rally 2026 Hadir di Pasuruan, Sirkuit Astrojoyo Tawarkan Lintasan Menantang

“Ini tantangan bagi pemerintah untuk terus mengakomodir dan memberikan upgrade ilmu kepada para pelaku usaha kita. Karena dunia sekarang berubah sangat cepat,” katanya. 

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Pelatihan E-Commerce bertajuk Upgrade Skill Live TikTok & Shopee: Cuan dari Digital Platform yang digelar Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan di Hall Fina Golf Prigen, Minggu (10/5/2026).

Ratusan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, pelaku IKM, UMKM hingga kreator konten tampak memadati lokasi kegiatan sejak pagi. Mereka mengikuti pembekalan strategi pemasaran digital mulai teknik live streaming, pengembangan konten hingga optimalisasi penjualan melalui marketplace dan media sosial.

Pelatihan berlangsung interaktif dengan menghadirkan praktisi digital seperti pasangan kreator Cimbrut dan Mamnunn serta Vitta Devita. Para narasumber membagikan pengalaman membangun audiens saat siaran langsung, teknik komunikasi penjualan hingga strategi meningkatkan trafik toko digital.

Menurut Rusdi, perkembangan platform digital membuka peluang usaha yang jauh lebih luas dibanding sebelumnya. Bahkan seseorang kini dapat memperoleh penghasilan tanpa harus memiliki produk sendiri.

Baca Juga: Gegara Sampah, Tempat Usaha Servis Elektronik dan Laundry di Pandaan Ludes Terbakar

“Sekarang tidak harus punya produk sendiri untuk bisa berjualan. Ada affiliate dan berbagai platform digital lain yang bisa dimanfaatkan. Bahkan live sekarang juga sudah bisa dibantu AI, ini luar biasa,” ujarnya.

Program pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Pasuruan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sektor UMKM melalui dukungan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Rusdi turut mengingatkan peserta agar tidak takut mencoba memulai usaha meski dunia bisnis selalu memiliki risiko.

Baca Juga: Pembakar-Perusak Mobil Polisi saat Bentrok di Pasuruan Diamankan, Hukuman Berat Menanti

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Taufikhul Ghoni, menyebut kemampuan menjual produk melalui live streaming kini menjadi kebutuhan penting di tengah ketatnya persaingan pasar digital.

“Melalui kegiatan dan seminar ini, peserta bisa meningkatkan ilmu digital yang sangat penting serta mengetahui strategi marketing untuk meningkatkan hasil penjualan produk,” ungkapnya.

Selain mendapatkan materi pelatihan, peserta juga memperoleh sertifikat digital dan e-materi eksklusif sebagai bekal pengembangan usaha setelah kegiatan selesai. Pemkab Pasuruan berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan lebih banyak pelaku usaha muda yang kreatif, mandiri, dan mampu bersaing di era ekonomi digital.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.