Minggu, 06 Sep 2026 06:51 WIB

Mantan Pelatih Timnas Indonesia U-16 Puji dan Apresiasi Garuda Muda U-17

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 14 Nov 2023 19:25 WIB
Mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini
Mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini

selalu.id - Timnas Indonesia U-17 berhasil mengemas dua angka dalam dua pertandingan Piala Dunia U-17 2023. Mereka bermain imbang 1-1 saat melawan Panama maupun Ekuador dalam laga Grup A.

Hasil imbang itu masih sempat menuai kritik dari publik. Namun, hal yang berbeda diutarakan oleh mantan pelatih Timnas Indonesia U-16 Fakhri Husaini. Dia mengapresiasi tim asuhan Bima Sakti itu yang mampu tampil cukup apik di Piala Dunia U-17 2023.

“Ini penampilan yang patut kita apresiasi ketika banyak kritik. Coach Bima sudah memberikan yang terbaik sampai sejauh ini. Penampilan timnas terutama pertahanan, sampai sejauh ini cukup baik,” ucap Fakhri Husaini dalam konferensi pers di Pusat Informasi Piala Dunia U-17 Surabaya di Grand Swiss Belhotel Darmo, Surabaya, Selasa (14/11/2023).

“Kemasukan dua gol saja. Pertama lawan tim sekelas Ekuador kemudian menahan Panama tentu perjaungan pemain-pemain masa depan kita perlu diberi apresiasi. Perlu kita berikan semangat agar mereka bisa tumbuh berkembang. Apabila waktunya tiba, mereka akan memberi kontribusi positif untuk sepak bola Indonesia,” imbuhnya.

Fakhri menilai Timnas Indonesia U-17 perkembangannya siginfikan dalam dua pertandingan itu. Saat melawan Ekuador, Iqbal Gwijangge dkk sempat kewalahan menghadapi serangan lawan yang tampil agresif. Namun, situasinya berbeda saat melawan Panama. Tim Garuda Muda mampu memberi tekanan kepada lawan.

“Penampilan lawan Panama itu jauh lebih impresif dibanding laga pertama lawan Ekuador. Saat melawan Ekuador, kita kalah jauh. Tapi, saat melawan Panama, saya melihat Bima memberi arahan agar keluar menyerang,” kata Fakhri.

“Ketika tertinggal, satu-satunya cara untuk keluar adalah menyerang. Sampai akhirnya lahir gol sundulan dari Arkhan Kaka. Tentu, Coach Bima dan tim pelatih akan melakukan evaluasi,” ujar pria yang kini menjabat sebagai Direktur Akademi Deltras FC itu.

Fakhri Husaini sendiri tercatat pernah membawa prestasi gemilang bersama Timnas Indonesia U-16. Dia mempersembahkan trofi juara Piala AFF U-16 2018 yang digelar di Sidoarjo.

Dengan pengalamannya itu, Fakhri cukup memahami seluk beluk timnas di kelompok usia. Dia optimistis Timnas Indonesia U-17 kali ini masih berpeluang untuk lolos ke babak 16 besar.

“Saya tidak ingin terlalu dalam membahas taktik. Tapi, yang jelas, kalau hanya bertahan, kita akan sulit menang. Hanya dengan menyerang kita akan mencetak gol. Yang paling realistis, kalau mau lolos harus menang di pertadingan melawan Maroko,” ungkapnya.

Timnas Indonesia U-17 masih akan melakoni laga terakhir Grup A  menghadapi Maroko, Kamis (16/11/2023). Ini jadi penentuan terakhir kedua tim untuk menembus fase gugur.

Maroko sendiri hanya akan mendapat poin maksimal sebesar enam angka, itu pun kalau mampu mengalahkan Timnas Indonesia U-17 di laga terakhir. Sedangkan Timnas Indonesia U-17 hanya punya kans lima poin maksimal.

Berikut Klasemen Sementara Grup A

1. Ekuador    2 1 1 0   3-1   4
2. Maroko     2 1 0  1  2-2   3
3. Indonesia 2 0 2 0   2-2   2
4. Panama    2 0 1 1   1-3   1

Baca Juga: Nonton Timnas, Eri Cahyadi Terlihat Mesra Bareng Ketua Golkar dan Gerindra Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.