Jumat, 05 Jun 2026 02:02 WIB

Segera Dibangun Akhir Oktober, Segini Harga Tiket Masuk Taman Remaja Surabaya

  • Penulis : selalu.id
  • | Selasa, 24 Okt 2023 18:50 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Rencana pembangunan kembali kompleks eks Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS) sudah dalam tahap penyempurnaan kontrak antara Pemkot Surabaya bersama pihak investor. Rencananya, kontrak pembangunan kembali destinasi wisata di Jalan Kusuma Bangsa itu segera ditandatangani pada akhir Oktober 2023.

"Jadi kemarin masih ada perbaikan-perbaikan, terkait dengan jumlah luasan dan ini insyaAllah tetap tidak bergerak (berubah) dari Oktober 2023. Semoga di akhir Oktober ini sudah bisa tanda tangan (kontrak)," kata Wali Kota Eri Cahyadi, Selasa (24/10/2023).

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Eri berharap, pembangunan kompleks eks THR-TRS bisa dimulai pada akhir Oktober 2023. Dengan begitu, ia juga berharap, destinasi wisata baru di Surabaya ini bisa launching pada tahun 2024.

"Pembangunan mulai Oktober (2023) sampai dengan tahun depan (2024) sudah bisa diresmikan," ujarnya.

Kata dia, nantinya Surabaya bisa memiliki destinasi wisata keluarga dengan Harga Tiket Masuk (HTM) murah antara Rp25-30 ribu. Konsep wisata murah tersebut rencananya akan diimplementasikan ke wajah baru THR-TRS.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

"Karena saya bermimpi betul di Surabaya ini ada tempat wisata yang harganya (HTM) antara Rp25-30 ribu paling maksimal. Tapi ada tempat plaza terbukanya, sehingga kita akan mengenang kembali waktu kecil dulu kalau waktunya menari pentas itu di Taman Remaja Surabaya," bebernya.

Maka dari itu, Eri mengungkap bahwa wajah baru kompleks eks THR-TRS nanti akan dibuat dengan suasana terbuka. Menurut dia, fungsi THR dan TRS nanti hampir sama sebelumnya, namun dengan suasana yang dikemas berbeda.

"Jadi kita buat taman remaja sekarang dengan suasana yang berbeda tapi fungsinya adalah sama. Bagaimana banyak ruang terbuka, anak-anak bisa menampilkan seni di sana dan juga ada tempat seperti museum terkait dengan tempatnya Srimulat dan macam-macam," tuturnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Pameran Cross Musea Pertiwi 2026, Hadirkan Pengalaman Berbasis AI

Lebih lanjut kembali menyatakan bahwa HTM wisata baru THR-TRS nanti tidak lebih dari Rp30 ribu. Nah, apabila di dalam kompleks wisata itu wisatawan ingin bermain dengan wahana, maka bisa membayar lagi.

"Nanti masuk ke dalam kalau ada permainan lainnya bisa bayar lagi, tapi jangan dibebankan di depan jadi orang ada pilihan. Misal orang tidak punya uang ingin menikmati suasana, ya sudah (bayar HTM). Tapi kalau dia ingin bermain, silahkan tapi bayar lagi," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.