Kamis, 04 Jun 2026 08:33 WIB

Hadiri Konsolidasi Akbar, Mensos Risma Puji Program Sosial Kartar Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 10 Sep 2023 15:24 WIB
Mensos Risma saat menjadi keynote speaker di Konsolidasi Akbar Karang Taruna Surabaya
Mensos Risma saat menjadi keynote speaker di Konsolidasi Akbar Karang Taruna Surabaya

selalu.id - Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Tri Rismaharini menghadiri acara konsolidasi Akbar Karang Taruna (Kartar) Surabaya di Balai Pemuda, Minggu (10/9/2023).

Dalam Konsolidasi akbar ini, Risma ingin mendorong para pengurus karang taruna di Surabaya senantiasa terlibat dalam upaya pembangunan kesejahteraan sosial di lingkungannya masing-masing.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Jadi tadi ada yang melakukan terkait bidang sosial dan macam-macam, itu sangat bagus karena dia peduli pada lingkungannya," kata Risma, usai konsolidasi.

Risma merasa optimistis keberadaan karang taruna akan berdampak pada kemajuan perkembangan kondisi sosial, sebab mereka secara langsung, rutin bersinggungan dengan masyarakat.

Menurutnya faktor tersebut membuat para pengurus karang taruna bisa mengetahui persoalan di setiap wilayah tempat tinggal, sehingga mampu memunculkan solusi yang nantinya disampaikan kepada pemerintah.

"Pertama karang taruna ini juga termasuk agent of change dan kedua mereka adalah calon pemimpin-pemimpin Indonesia," ujarnya

Selain itu, Risma mengaku saat mengikuti konsolidasi akbar hari ini, dirinya mendapatkan beberapa cerita soal program-program yang sudah digagas oleh masing-masing karang taruna di Kota Surabaya.

"Jadi tadi dia ada melakukan terkait aspek sosial dan macam-macam juga. Itu sangat bagus, karena dia menunjukkan kepeduliannya kepada lingkungannya," katanya.

Mensos berharap kinerja karang taruna di Kota Surabaya bisa terus ditingkatkan untuk mencegah munculnya kenakalan remaja.

"Kegiatan mereka bisa jadi positif karena terhindar dari kenakalan remaja dan yang lain," katanya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Di tempat yang sama, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan pemerintah kota setempat siap memfasilitasi wadah berkumpul bagi para karang taruna.

"Karena itu saya bilang aset-aset bisa kami manfaatkan, sehingga nanti karang taruna juga menjadi bagian dari pengembangan kegiatan mereka," ujarnya.

Tak hanya itu, untuk memperingati momentum puncak 'Hari Karang Taruna' pada 26 September 2023 mendatang. Pemkot Surabaya bersama karang taruna tingkat kota setempat sedang mempersiapkan konsep perayaannya.

"Menyambut Hari Karang Taruna kami akan mengumpulkan semua agen perubahan dari semua karang taruna yang insya Allah berjumlah lebih dari 27 ribu. Kami lagi koordinasi dimana tempatnya penyelenggaraannya," ujarnya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Sementara, Ketua Karang Taruna Kota Surabaya Fuad Benardi menambahkan 27 ribu agen perubahan itu merupakan perwakilan masing-masing karang taruna yang sudah mendaftar sebagai peserta duta karang taruna.

Para pendaftar kemudian menjalani tahapan seleksi hingga nantinya terpilih 31 duta karang taruna yang terbagi dari 31 Kecamatan.

"Mereka adu wawasan sekaligus pelatihan pengembangan diri yang mana nanti terpilih 31 pasang perwakilan masing-masing kecamatan," ucapnya.

Fuad menyebut salah satu materi pengembangan yang diberikan kepada para duta karang taruna, yakni kewirausahaan.

"Agar teman-teman punya kegiatan yang mana akhirnya bisa lepas dari pengangguran dan menciptakan potensi ekonomi," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.