Jumat, 05 Jun 2026 00:18 WIB

Ketuk Rumah Warga, PDIP Surabaya Kenalkan Ganjar Pranowo yang Mengayomi Wong Cilik

Kader-kader PDI Perjuangan di Kota Surabaya mengintensifkan gerakan door to door
Kader-kader PDI Perjuangan di Kota Surabaya mengintensifkan gerakan door to door

selalu.id - Para kader banteng di Kota Pahlawan blusukan dari kampung ke kampung. Mengetuk pintu-pintu rumah warga, menemui masyarakat. Mengenalkan pada warga masyarakat tentang Calon Presiden RI 2024, Ganjar Pranowo, yang didukung partai berlambang banteng moncong putih itu.

“Kader-kader PDI Perjuangan di Kota Surabaya mengintensifkan gerakan door to door, mengunjungi warga dari rumah ke rumah, blusukan keluar masuk kampung, untuk mengenalkan Calon Presiden Mas Ganjar Pranowo, yang diusung PDI Perjuangan dan mampu bekerja cepat, merakyat dan mengayomi rakyat kecil atau wong cilik,” kata Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.



Pada Sabtu dan Minggu, 9-10 September 2023, kader-kader banteng Kota Surabaya turun sacara massif ke masyarakat. Adi Sutarwijono, yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya, turun di perkampungan Kali Rungkut, Kec. Rungkut.

Adi ditemani Ketua PAC PDIP Rungkut Andhy Puryanto dan Ketua Ranting PDIP Kelurahan Kali Rungkut, Basuki. Serta kalangan kader banteng di kawasan Rungkut.

Baca Juga: PDIP Surabaya Soroti Menurunnya Pemahaman Pancasila di Kalangan Gen Z



Selain struktur PDIP, pergerakan door to door juga melibatkan bakal calon legislatif DPRD Kota Surabaya dari kader banteng. Juga kalangan kader perempuan, kaum milenial dan gen Z, ikut membagi-bagikan stiker dan kaos, bendera PDI Perjuangan dan bahan-bahan sosialisasi lainnya.

“Kita punya kesempatan yang baik untuk lebih mengenal, bertatap muka, barjabat tangan dan akrab dengan warga masyarakat. Pak Ganjar memang josss. Sosok pemimpin yang merakyat, semakin dikenal masyarakat, semakin dicintai masyarakat,” ujar Basuki, Ketua Ranting PDIP Kelurahan Kali Rungkut.

Di suatu rumah, Adi Sutarwijono bertemu dengan seorang ibu. Ia memberikan stiker dan bertanya, apakah mengenal sosok Ganjar Pranowo.

“Saya tahu Pak Ganjar, tetapi tidak pernah ketemu. Saya tahunya dari Tik-Tok… hahahaha,” ujar ibu itu tertawa lepas.

Di sela-sela blusukan, Adi dicurhati tentang perbaikan balai pertemuan yang sudah rusak, dan tidak layak. Tetapi belum bisa diperbaiki.

Baca Juga: PDIP Surabaya Salurkan Hewan Kurban ke Wonocolo hingga Lakarsantri, Fokus Warga dan Santri

“Saya minta tolong, diperjuangkan perbaikan balai ini. Karena untuk pelayanan warga dan kegiatan PAUD,” kata Asroni, Ketua RW.

Baca Juga: KPU Surabaya Mulai Verifikasi Surat PAW Almarhum Adi Sutarwijono


Adi berjanji akan menindaklanjuti dan mencarikan solusi perbaikan balai pertemuan yang multifungsi itu. Adi juga menerima curhat warga tentang aspirasi pembangunan jalan dan saluran.

“Saya minta segera dicarikan solusi pembangunan jalan dan saluran,” kata Akhwan, warga masyarakat. Adi menyanggupi akan menindaklanjuti.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.