Selasa, 21 Jul 2026 19:19 WIB

Ganjar Pranowo Dinilai Pantas Lanjutkan Tugas Presiden Jokowi Setelah Sukses di Jawa Tengah

anggota Komisi B DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Agatha Retnosari
anggota Komisi B DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Agatha Retnosari

selalu.id - Ditunjuknya Ganjar sebagai calon presiden (capres) 2024 oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri adalah amanah partai untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hari ini pun, Ganjar Pranowo resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Tengah, Selasa (5/9/2023). Kader senior PDI Perjuangan itu telah sukses menjabat gubernur selama dua periode dengan setumpuk prestasi.

Baca Juga: Jatim Masih jadi Target Jaringan Internasional, DPRD Soroti Lemahnya Pencegahan Narkoba

"Saya sesama kader PDI Perjuangan sangat yakin dan bahkan haqqul yakin, Pak Ganjar Pranowo bisa mengemban tugas yang lebih berat, setelah sukses menjadi gubernur Jawa Tengah," ujar anggota Komisi B DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Agatha Retnosari, saat dikonfirmasi, Selasa (5/9/2023).

Dipilihnya Ganjar sebagai capres, kata Agatha, pasti sudah melalui proses panjang dan matang yang dilakukan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan. Apalagi DPP PDI Perjuangan selama ini telah memantau semua rekam jejak kader Banteng tanpa terkecuali, termasuk Ganjar Pranowo.

Agatha mengakui, selama dua periode Ganjar memimpin Jawa Tengah, telah banyak prestasi yang torehkannya. Bahkan Ganjar termasuk gubernur yang pertama kali memanfaatkan media sosialnya, untuk menyelesaikan masalah di masyarakat dengan baik, cepat dan tepat.

"Pada awal jadi gubernur, Pak Ganjar telah memanfaatkan media sosialnya dengan baik, Lewat medsos itu, Pak Ganjar bisa berkomunikasi langsung dengan rakyatnya. Di medsos juga rakyat bisa menyampaikan permasalahannya. Makanya Pak Ganjar meminta OPD untuk terus memantau medsosnya. Jika ada masalah, langsung bisa diselesaikan dengan cepat," ungkapnya.

Baca Juga: Penebangan Hutan Ilegal Picu Risiko Karhutla, Anggota DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

Dengan medsos ini, lanjut Agatha, semua permasalahan rakyat Jawa Tengah bisa terpantau dan terselesaikan dengan baik. "Waktu itu belum banyak kepala daerah yang berani memanfaatkan medsos untuk membantu tugasnya. Baru sekarang banyak diikuti kepala daerah lainnya," tuturnya.

Program-program Ganjar juga dinilai sangat membantu masyarakat. Agatha mencontohkan program "Tuku Lemah Oleh Omah". Program ini belum ada di provinsi lain.

"Program ini sangat briliant dan tak terpikirkan gubernur lain. Seperti kita ketahui, beli rumah sekarang sangat mahal. Pak Ganjar bisa memberikan solusi. Bagi warga yang memiliki tanah, bisa dibangunkan rumah oleh Pemprov Jawa Tengah," ungkapnya.

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Susun Kajian Ilmiah Peta Potensi Pendapatan Daerah

Dengan banyaknya prestasi ini, Agatha menilai, Ganjar sangat pantas untuk melanjutkan tugasnya ke Jakarta dengan menjadi presiden Indonesia yang kedelapan.

Apalagi, kata perempuan asli Surabaya ini, selama menjadi anggota DPR RI hingga gubernur dua periode, Ganjar bersih tidak pernah terlibat korupsi.

"Satu lagi nilai plus Pak Ganjar. Wajah beliau teduh, banyak senyum dan dekat dengn rakyat. Saat rakyat mau mengadu dan mengeluh, separoh permasalahannya sudah selesai dengan melihat Pak Ganjar. Dan ini tidak dimiliki capres lainnya. Semoga Pak Ganjar sukses mengemban tugas barunya di Jakarta pada 2024 nanti sebagai presiden penerus Pak Jokowi," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.