Minggu, 06 Sep 2026 02:04 WIB

Ganjar Pranowo Dinilai Pantas Lanjutkan Tugas Presiden Jokowi Setelah Sukses di Jawa Tengah

anggota Komisi B DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Agatha Retnosari
anggota Komisi B DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Agatha Retnosari

selalu.id - Ditunjuknya Ganjar sebagai calon presiden (capres) 2024 oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri adalah amanah partai untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hari ini pun, Ganjar Pranowo resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Tengah, Selasa (5/9/2023). Kader senior PDI Perjuangan itu telah sukses menjabat gubernur selama dua periode dengan setumpuk prestasi.

Baca Juga: Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

"Saya sesama kader PDI Perjuangan sangat yakin dan bahkan haqqul yakin, Pak Ganjar Pranowo bisa mengemban tugas yang lebih berat, setelah sukses menjadi gubernur Jawa Tengah," ujar anggota Komisi B DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Agatha Retnosari, saat dikonfirmasi, Selasa (5/9/2023).

Dipilihnya Ganjar sebagai capres, kata Agatha, pasti sudah melalui proses panjang dan matang yang dilakukan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan. Apalagi DPP PDI Perjuangan selama ini telah memantau semua rekam jejak kader Banteng tanpa terkecuali, termasuk Ganjar Pranowo.

Agatha mengakui, selama dua periode Ganjar memimpin Jawa Tengah, telah banyak prestasi yang torehkannya. Bahkan Ganjar termasuk gubernur yang pertama kali memanfaatkan media sosialnya, untuk menyelesaikan masalah di masyarakat dengan baik, cepat dan tepat.

"Pada awal jadi gubernur, Pak Ganjar telah memanfaatkan media sosialnya dengan baik, Lewat medsos itu, Pak Ganjar bisa berkomunikasi langsung dengan rakyatnya. Di medsos juga rakyat bisa menyampaikan permasalahannya. Makanya Pak Ganjar meminta OPD untuk terus memantau medsosnya. Jika ada masalah, langsung bisa diselesaikan dengan cepat," ungkapnya.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Dengan medsos ini, lanjut Agatha, semua permasalahan rakyat Jawa Tengah bisa terpantau dan terselesaikan dengan baik. "Waktu itu belum banyak kepala daerah yang berani memanfaatkan medsos untuk membantu tugasnya. Baru sekarang banyak diikuti kepala daerah lainnya," tuturnya.

Program-program Ganjar juga dinilai sangat membantu masyarakat. Agatha mencontohkan program "Tuku Lemah Oleh Omah". Program ini belum ada di provinsi lain.

"Program ini sangat briliant dan tak terpikirkan gubernur lain. Seperti kita ketahui, beli rumah sekarang sangat mahal. Pak Ganjar bisa memberikan solusi. Bagi warga yang memiliki tanah, bisa dibangunkan rumah oleh Pemprov Jawa Tengah," ungkapnya.

Baca Juga: Peringati HUT ke-81 RI, Partai Demokrat Gresik Gelar Aksi Bersih-bersih Makam Pahlawan

Dengan banyaknya prestasi ini, Agatha menilai, Ganjar sangat pantas untuk melanjutkan tugasnya ke Jakarta dengan menjadi presiden Indonesia yang kedelapan.

Apalagi, kata perempuan asli Surabaya ini, selama menjadi anggota DPR RI hingga gubernur dua periode, Ganjar bersih tidak pernah terlibat korupsi.

"Satu lagi nilai plus Pak Ganjar. Wajah beliau teduh, banyak senyum dan dekat dengn rakyat. Saat rakyat mau mengadu dan mengeluh, separoh permasalahannya sudah selesai dengan melihat Pak Ganjar. Dan ini tidak dimiliki capres lainnya. Semoga Pak Ganjar sukses mengemban tugas barunya di Jakarta pada 2024 nanti sebagai presiden penerus Pak Jokowi," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.