Rabu, 21 Okt 2026 07:58 WIB

Ganjar Pranowo Dinilai Pantas Lanjutkan Tugas Presiden Jokowi Setelah Sukses di Jawa Tengah

anggota Komisi B DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Agatha Retnosari
anggota Komisi B DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Agatha Retnosari

selalu.id - Ditunjuknya Ganjar sebagai calon presiden (capres) 2024 oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri adalah amanah partai untuk melanjutkan estafet kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hari ini pun, Ganjar Pranowo resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Tengah, Selasa (5/9/2023). Kader senior PDI Perjuangan itu telah sukses menjabat gubernur selama dua periode dengan setumpuk prestasi.

Baca Juga: Ketua DPRD Jatim: Pembangunan Harus Merata, Berkelanjutan, dan Diawasi Ketat

"Saya sesama kader PDI Perjuangan sangat yakin dan bahkan haqqul yakin, Pak Ganjar Pranowo bisa mengemban tugas yang lebih berat, setelah sukses menjadi gubernur Jawa Tengah," ujar anggota Komisi B DPRD Jatim dari Fraksi PDI Perjuangan, Agatha Retnosari, saat dikonfirmasi, Selasa (5/9/2023).

Dipilihnya Ganjar sebagai capres, kata Agatha, pasti sudah melalui proses panjang dan matang yang dilakukan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan. Apalagi DPP PDI Perjuangan selama ini telah memantau semua rekam jejak kader Banteng tanpa terkecuali, termasuk Ganjar Pranowo.

Agatha mengakui, selama dua periode Ganjar memimpin Jawa Tengah, telah banyak prestasi yang torehkannya. Bahkan Ganjar termasuk gubernur yang pertama kali memanfaatkan media sosialnya, untuk menyelesaikan masalah di masyarakat dengan baik, cepat dan tepat.

"Pada awal jadi gubernur, Pak Ganjar telah memanfaatkan media sosialnya dengan baik, Lewat medsos itu, Pak Ganjar bisa berkomunikasi langsung dengan rakyatnya. Di medsos juga rakyat bisa menyampaikan permasalahannya. Makanya Pak Ganjar meminta OPD untuk terus memantau medsosnya. Jika ada masalah, langsung bisa diselesaikan dengan cepat," ungkapnya.

Baca Juga: Top 5 Berita: KDKMP hingga Target PDI Perjuangan

Dengan medsos ini, lanjut Agatha, semua permasalahan rakyat Jawa Tengah bisa terpantau dan terselesaikan dengan baik. "Waktu itu belum banyak kepala daerah yang berani memanfaatkan medsos untuk membantu tugasnya. Baru sekarang banyak diikuti kepala daerah lainnya," tuturnya.

Program-program Ganjar juga dinilai sangat membantu masyarakat. Agatha mencontohkan program "Tuku Lemah Oleh Omah". Program ini belum ada di provinsi lain.

"Program ini sangat briliant dan tak terpikirkan gubernur lain. Seperti kita ketahui, beli rumah sekarang sangat mahal. Pak Ganjar bisa memberikan solusi. Bagi warga yang memiliki tanah, bisa dibangunkan rumah oleh Pemprov Jawa Tengah," ungkapnya.

Baca Juga: Merawat Bumi, Menyejahterakan Warga: Wajah Baru Pantai Teluk Asmara Malang!

Dengan banyaknya prestasi ini, Agatha menilai, Ganjar sangat pantas untuk melanjutkan tugasnya ke Jakarta dengan menjadi presiden Indonesia yang kedelapan.

Apalagi, kata perempuan asli Surabaya ini, selama menjadi anggota DPR RI hingga gubernur dua periode, Ganjar bersih tidak pernah terlibat korupsi.

"Satu lagi nilai plus Pak Ganjar. Wajah beliau teduh, banyak senyum dan dekat dengn rakyat. Saat rakyat mau mengadu dan mengeluh, separoh permasalahannya sudah selesai dengan melihat Pak Ganjar. Dan ini tidak dimiliki capres lainnya. Semoga Pak Ganjar sukses mengemban tugas barunya di Jakarta pada 2024 nanti sebagai presiden penerus Pak Jokowi," pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.