Jumat, 23 Okt 2026 16:26 WIB

Begini Langkah Wali Kota Eri Atasi Ancaman Kebakaran Pada Musim Kemarau di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 20 Agu 2023 10:46 WIB
Pelatihan menangani kebakaran
Pelatihan menangani kebakaran

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebutkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi kebakaran pada musim kemarau, salah satunya melalui sosialisasi dan praktik langsung di perkampungan-perkampungan.

Eri mengatakan sosialiasi itu telah dilakukan
melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya dengan melibatkan Kader Madagaskar (Masyarakat dan Keluarga Siaga Kebakaran).

Baca Juga: Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

Menurutnya, bencana kebakaran adalah peristiwa yang lazim terjadi di perkotaan, terlebih pada saat musim kemarau. Maka dari itu, pemkot memiliki tim khusus untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana tersebut.

"Kita sudah mengantisipasi itu (kebakaran) dengan menyiapkan tim pemadam kebakaran yang punya waktu 7 menit maksimal, harus sudah sampai di lokasi," kata Eri, Minggu (20/8/2023).

Ia pun menghimbau kepada warga untuk berhati-hati, ketika membuang sesuatu yang dapat menyebabkan kebakaran di tempat sampah atau lingkungan sekitar rumahnya.

"Satu, kalau membuang puntung rokok itu harus yang hati-hati, kedua lebih hati-hati dalam menggunakan gas LPG dan lainnya. Jangan sampai itu menimbulkan kebakaran, karena kebakaran tak bisa dihindarkan kalau warganya teledor," imbaunya.

Baca Juga: Parah! Gerobak Sampah Dicuri di Surabaya, Pelaku Terekam CCTV

Untuk membantu percepatan pemadaman di lokasi yang dekat dengan pemukiman warga, ia menyebutkan, beberapa Balai RW sudah dilengkapi dengan Alat Pemadam Kebakaran Ringan (APAR).

APAR tersebut, kata dia, disediakan untuk penanganan pertama ketika terjadi kebakaran, sembari menunggu petugas DPKP datang ke lokasi kejadian.

"Kita juga siapkan. Apar-apar masing masing balai RW. Setiap balai RW ada 7 apar. Kita nanti cek lagi berapa balai RW yang terpenuhi 7 atau belum. Karena memang percepatan sambil menunggu mobil PMK datang itu RW nya langsung bisa menggunakan Apar,"jelasnya.

Baca Juga: Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Lebih lanjut Eri juga menerangkan, jajaran pemkot melalui DPKP Kota Surabaya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya telah memberikan pengetahuan, serta praktik langsung kepada warga akan pentingnya tanggap bencana kebakaran. Pengetahuan dan praktik tanggap bencana kebakaran dilakukan di setiap RW dengan melibatkan Kader Madagaskar.

"Kader Madagaskar itu ada di sana (setiap RW), dari dulu sudah masif. Kalau ada kebakaran itu bergerak. Kenapa di Surabaya lebih cepat memadamkan apinya, yaitu karena ada Keder Madagaskar ini," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.

Gandeng PMI dan Unair, Yayasan Amway Peduli Edukasi Pentingnya Gut Health

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.

Ngaku Imam Mahdi, Pria di Bangkalan Tipu Korban Miliaran Modus Jual Tiket Surga dan Top Up Umur

Hingga saat ini sudah ada empat orang korban yang melapor ke polisi.

Pemkab Mojokerto Gelontorkan Rp812 Juta Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu dan Berprestasi

Penyerahan beasiswa secara simbolis dilakukan Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.