Rabu, 22 Jul 2026 16:40 WIB

Kisah Kartika, Anak Penjual Bubur yang Berhasil Masuk Kedokteran UNAIR Gratis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 18 Agu 2023 09:44 WIB
Kartika Devina Putri 
Kartika Devina Putri 

selalu.id - Seorang anak penjual bubur kacang ijo asal Palembang berhasil lolos masuk Fakultas Kedokteran Universitas Airlanggan (FK UNAIR) secara gratis melalui seleksi jalur rapor atau prestasi.

Anak penjual bubur kacang ijo itu bernama Kartika Devina Putri dengan segala kerja kerasnya berhasil mendapat beasiswa dari Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

Kartika bercerita meski keluarganya keterbatasan finansial, tak menghalanginya untuk bercita-cita sebagai dokter, walau tahu betapa mahalnya kuliah kedokteran. Maka, dirinya pun tak menyangka berhasil selangkah lebih mantap menggapai cita-citanya tersebut dengan kuliah gratis di Universitas Negeri ternama di Indonesia.

“Dokter itu cita-cita aku sejak kecil, tapi aku sadar dengan finansial keluarga rasanya tidak mungkib. Makanya aku belajar lebih keras sampai mendarah daging setiap hari," ungkap Kartika, melalui rilisnya kepada selalu.id, Jumat (18/8/2023).

Pekerjaan ayahnya yang harus berangkat pagi pulang petang untuk berjualan kacang ijo menjadi pemicu semangatnya untuk merubah nasib keluarga.

"Banyak yang bilang kalau meskipun dengan beasiswa tidak akan mungkin bisa. Tapi aku tidak akan menyerah, kalau perlu aku kuliah sambil usaha sampai pendidikanku selesai," ujarnya.

Mahasiswi baru itu pun juga bercerita perjuangannya lolos kedokteran UNAIR dengan KIP Kuliah, Kartika mengungkapkan bahwa meskipun dengan keterbatasan ekonomi, pendidikan selalu ditanamkan untuk menjadi investasi terpenting dalam keluarga Kartika.

Hal itu yang membuatnya menjadi siswa berprestasi dan tidak pernah membayar biaya sekolah sejak SD sampai kuliah. Kartika juga selalu mendapat juara satu paralel di sekolah.

"Meskipun ayah saya hanya lulusan STM, tapi beliau selalu menekankan bahwa pendidikan adalah investasi yang panjang," terangnya.

Tak hanya menjadi siswa berprestasi, Kartika juga aktif dalam mengikuti kegiatan organisasi. Pihaknya menjadi ketua MPK provinsi, Green Generation, Gen Smart Indonesia dan beberapa organisasi lain.

“Alhamdulillah Kartika juga ikut beberapa lomba dan salah satunya mendapat best team speaker harvest education by Asia Education dari Melbourne University," ucapnya.

Lebih lanjut Kartika juga menyusun strategi dan mengelola peluang saat pendaftaran SNBP. Pihaknya selalu mengikuti sharing session, dan mencari tahu seluk beluk penilaian seleksi UNAIR. Hal itu mengantarnya meraih mimpinya.

"Kedepan mimpi saya menjadi mahasiswa berprestasi, saya akan memanfaatkan setiap kesempatan pun pertukaran pelajar ke luar negeri untuk mengimplementasikan ilmu yang saya dapat di UNAIR," pungkasnya.

Baca Juga: Disertasi Doktor Unair Ungkap Disharmonisasi Pengaturan Hak Atas Tanah Pasca UU Cipta Kerja

Editor : Ading
Berita Terbaru

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.