Kamis, 17 Sep 2026 18:54 WIB

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Terancam Batal, Ini Penjelasan Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 28 Jul 2023 17:14 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Digadang-gadang akan berlanjut hingga ke Surabaya, Kereta Cepat dikabarkan telah dibatalkan dan dihapus dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Diketahui pula beberapa faktor yang menyebabkan dihapusnya Kereta Cepat ke Surabaya itu, salah satunya belum ada anggaran untuk proyek tersebut. Terlebih lagi, masa kepimpinan Presiden Jokowi akan habis, 2024 mendatang.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan penundaan proyek tersebut lantaran pemerintah pusat masih menghitung terkait biaya yang harus disiapkan.

“Jadi, kalau yang diinfokan kemarin kereta cepat Jakarta-Bandung yang rencananya diteruskan ke Surabaya itu tidak dibatalkan, tetapi dalam perhitungan biaya,” kata Eri saat selalu.id, ditemui, Jumat (28/7/2023).

Selain alasan biaya, Eri mengatakan, penundaan proyek itu lantaran masa kepemimpinan Menhub yang hanya tinggal satu tahun lagi. Sehingga, rencananya bakal dilanjutkan pada tahun 2024 mendatang.

“Jadi, ini bukan batal enggak, tetapi dilihat jumlah-jumlah yang dibutuhkan untuk kedepannya. Dilanjutnya 2024 (iya bisa jadi),” jelasnya.

Meski demikian, Eri juga belum mendapatkan informasi resmi dari Dishun Surabaya tentang penundaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang diteruskan ke Surabaya.

“Dishub belum ada informasi batal atau enggak. Tidak batal, tetapi ditunda pelaksanaannya,” katanya.

Eri menegaskan pihaknya bakap siap jika rute kereta cepat Jakarta-Bandung diteruskan ke Surabaya. Apalagi, ia menyebut KAI Doap 8 Surabaya juga menyatakan siap.

“Kalau kereta api cepat itu ada doble track yang dilakukan KAI.  PT KAI Daop 8  sudah siap. Kalau yang terkait dengan kesiapan Kota Surabaya Daop 8 sudah siap. Jadi, sebenrnya tinggal diperpanjang di Surabaya kami siap saja,” pungkasnya. (Ade/Adg)

Baca Juga: Wali Kota Eri Geram dengan Kinerja Camat di Tiga Kecamatan, Ini Alasannya

Editor : Ading
Berita Terbaru

AAI Gelar Munaslub dan Dialog Terbuka soal Masa Depan Advokat

Persoalan ini diamini oleh Dr. Grees Selly. Ia memaparkan saat ini terdapat lebih dari 50 organisasi advokat dengan standar yang berbeda-beda di Indonesia.

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.

Tuntut Lebar Sungai Dikembalikan, Warga Keputih Surabaya Tolak Kompensasi Pengembang

Warga pun mendesak Pemerintah Kota Surabaya, jajaran kecamatan, kelurahan, hingga instansi teknis terkait untuk turun tangan secara nyata.

Cakra Muda Indonesia Aksi di Pemkot Surabaya, Desak Usut Tuntas Kasus Gratifikasi dan TPPU DSDABM

Selain mendesak kejaksaan, massa aksi juga menyasar Wali Kota Surabaya untuk segera mengevaluasi pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya yang terindikasi kasus.

Kebakaran Landa Pabrik Sepatu di Mojokerto, Gudang Bahan Baku di Lantai 2 Hangus

Api pertama kali terlihat muncul dari lantai 2 yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan bahan baku alas kaki.

Sabet Jamsostek Award Jatim, Sidoarjo Siapkan Program Satu ASN Lindungi Pekerja Rentan

Melalui program ini, setiap ASN didorong untuk membantu mendaftarkan satu pekerja rentan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.