Minggu, 01 Nov 2026 19:20 WIB

Cakra Muda Indonesia Aksi di Pemkot Surabaya, Desak Usut Tuntas Kasus Gratifikasi dan TPPU DSDABM

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 17 Sep 2026 16:55 WIB
Massa Cakra Muda Indonesia saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).
Massa Cakra Muda Indonesia saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Puluhan massa yang tergabung dalam Cakra Muda Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jalan Jimerto, Kamis (17/9/2026).

Mereka mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk mengusut tuntas dan mengembangkan perkara dugaan gratifikasi serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di lingkungan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya.

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Aksi yang dipimpin oleh Korlap Abdul Aziz ini membentangkan sejumlah spanduk tuntutan serta foto-foto pejabat Pemkot Surabaya.

Massa meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya tidak berhenti pada penetapan Ganjar Siswo Pramono sebagai tersangka, tetapi juga menelusuri keterlibatan pihak lain periode 2017–2021.

"Meminta Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kejaksaan Negeri Surabaya untuk mengembangkan kasus TPPU dan gratifikasi ke mantan kepala dinas dan kabid yang terlibat dalam kasus TPPU dan gratifikasi di Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga pada saat itu. Tidak boleh hanya tersangka saja," ungkapnya.

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

Selain mendesak kejaksaan, massa aksi juga menyasar Wali Kota Surabaya untuk segera mengevaluasi pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya yang terindikasi terseret dalam kasus tersebut.

Tak hanya itu, dugaan praktik pungutan liar (pungli) di lingkup instansi terkait juga turut disoroti.

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

Massa menegaskan, langkah pengembangan perkara harus didasarkan pada fakta hukum dan alat bukti yang sah.

Aksi unjuk rasa yang berlangsung tertib di depan Balai Kota Surabaya ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian hingga usai.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Wajib Catat, Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Masyarakat pun diimbau untuk lebih cermat memahami daftar layanan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan sebelum mendatangi fasilitas kesehatan.

Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

Dalam penelusuran tersebut, tim Satpol PP Surabaya menemukan pola penjualan order-and-take demi mengelabui razia.

Anggaran Logistik Bencana Tembus Rp41 M: DPRD Jatim Tuntut Pangan Bergizi, Jangan Cuma Kenyang

DPRD Jatim mengakui mie instan praktis dan mudah didistribusikan, namun tidak ideal jika menjadi tumpuan utama asupan pangan di masa pengungsian. 

Hasil Pegadaian Championship, De Red FC Bungkam Deltras Sidoarjo 2-0

Bagi Deltras, kekalahan ini makin memperpanjang catatan kelam tanpa kemenangan menjadi empat pertandingan berturut-turut.

Jika Surat Penyetaraan Tidak Sah, Masih Lengkapkah Syarat Pencalonan Gibran?

Pada titik ini perlu dibuat batas yang tegas. Tidak sahnya Surat Keterangan tersebut tidak otomatis berarti Gibran berhenti sebagai Wakil Presiden.

Harga Emas Antam Hari Ini: Jual dan Beli Turun Bunda, Ini Rinciannya 

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia umumnya dipengaruhi oleh harga emas global serta nilai tukar rupiah.