Selasa, 15 Sep 2026 22:38 WIB

Untag Surabaya Resmi Miliki 20 Guru Besar, Salah Satunya Dekan FEB

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 08 Jul 2023 11:47 WIB
Prosesi wisuda Guru Besar Untag
Prosesi wisuda Guru Besar Untag

selalu.id - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengukuhkan Dekan FEB Prof. Dr. H.Slamet Riyadi, M.Si., Ak., CA. sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Akuntansi. Pengukuhan digelar secara langsung pada Jumat (7/7) di Lantai 2 Gedung Graha Widya. Dengan ini, Kampus Merah Putih ini resmi miliki 20 Guru Besar

Dalam upacara pengukuhannya, sosok yang akrab dengan panggilan Prof. Slamet
ini menyampaikan orasi ilmiah dengan judul ‘Peran Supply Chain Management dalam Kinerja Bisnis Melalui Teknologi Informasi dan Inovasi’. Menurutnya, persaingan bisnis di era ini dimenangkan oleh mereka yang memiliki penguasaan terhadap teknologi informasi dan inovasi.

“Secara umum saya ingin menyampaikan ketika kita ingin menjalankan bisnis di era digital dimana di era ini terdapat kebebasan untuk menyampaikan informasi, maka inovasi-inovasi dan beragam informasi menjadi bagian penting dari pendamping bisnis kita dalam rangka untuk memenangkan persaingan dan meningkatkan kinerja perusahaan dengan fokus supply-chain manajemen,” terangnya.

Wakil Ketua Ikatan Doktor Ekonomi Indonesia itu juga memaparkan keberhasilan sebuah inovasi berasal dari pemahaman terhadap kebutuhan konsumen.

“Inovasi berhasil bukanlah hasil dari keberuntungan, tetapi hasil pemahaman mendalam tentang apa yang diinginkan pelanggan atau yang disebut sebagai job to be done,” imbuhnya.

Pria kelahiran Sampang, 21 November 1966 itu menyelesaikan S1 di Universitas Brawijaya jurusan Ekonomi Akuntansi tahun 1990. Berikutnya, dirinya menyelesaikan program S2 Ilmu Akuntansi pada 1998 di Universitas Gadjah Mada hingga pada akhirnya meraih gelar doktor di Untag Surabaya pada 2004.

“Dalam hidup ini yang paling utama adalah beriman, berilmu dan berakhlak. Kalau iman sudah dipegang, ilmu didapat maka akhlak pun akan menampakkan perilakunya,” pungkasnya.

Rektor Untag Surabaya Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA. dalam sambutannya menyampaikan, “Untag Surabaya patut berbangga karena kembali menambah jajaran Guru Besar. Secara pribadi, Saya menghargai integritas, keuletan yang dimiliki Prof. Slamet Riyadi. terus mampu melakukan berbagai inovasi di dunia pendidikan".

Ucapan selamat juga datang dari berbagai pihak, diantaranya Ketua LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., Ketua YPTA Surabaya J. Subekti, S.H., M.M., Pembina YPTA Drs. H. Bambang DH, M.Pd., hingga Ketua IAI Jawa Timur Prof. Drs. Basuki, M.Com.(Hons.), Ph.D., Ak., CA., CMA.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Soroti Peran Civil Society Lawan Korupsi dan Krisis Demokrasi Indonesia

Editor : Ading
Berita Terbaru

Puskesmas Umbulsari Jember Sabet Juara I Seva Paramahita Award 2026

Puskesmas Umbulsari Jember dinilai unggul berkat transformasi pelayanan yang mengusung prinsip mudah, cepat, dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

SBY Buka-bukaan Soal Isu Politik Praktis di Surabaya, Begini Penjelasannya

Hal tersebut disampaikan SBY di tengah kesibukannya menggelar pameran karya seni lukis di Voza Tower Surabaya, Selasa (15/9/2026).

Bikin Geger, Kakek di Mojokerto Terjepit Tembok Selama 1 Jam Jelang Magrib

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu hingga satu jam. Warga terpaksa membongkar dinding bata ringan yang masih dalam tahap pembangunan itu.

Menangkap Cahaya Rindu: Cerita di Balik 100 Mahakarya Lukisan SBY di Surabaya

Aktivitas ini menjadi terapi emosional dan ruang perenungan mendalam, terutama setelah kepergian sang istri tercinta, Almh. Ani Yudhoyono.

Pansus DPRD Surabaya Bidik Pekerja Kebersihan Kampung Masuk BPJS Ketenagakerjaan

Kelompok ini dinilai masuk kategori pekerja rentan karena berpenghasilan rendah dan memiliki risiko kerja yang tinggi.

KPAI Desak Transparansi Manifes Kapal Virgo Transport 8, Keselamatan Anak jadi Prioritas

KPAI menilai, kepastian identitas serta manifes yang akurat bukan sekadar urusan administrasi, melainkan hak mendasar bagi keluarga korban.