Sabtu, 31 Okt 2026 22:43 WIB

Cara Cek Desil Bansos Melalui HP Pakai NIK, Bisa juga Perbarui Data

Pencarian data penerima manfaat bansos. (Dok. Kemensos).
Pencarian data penerima manfaat bansos. (Dok. Kemensos).

selalu.id - Masyarakat yang ingin memastikan status kepesertaan bantuan sosial (bansos) kini bisa mengecek data desil kesejahteraan secara mandiri melalui handphone (HP).

Pengecekan ini didasarkan pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk menentukan kriteria penerima bantuan dari pemerintah.

Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 4 Sudah Cair, Ini Jadwal dan Cara Ambil Sesuai Desil

Data desil tersebut membagi tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam 10 tingkatan.

Pengecekan dapat dilakukan melalui dua kanal resmi yang disediakan Kementerian Sosial (Kemensos), yakni situs web dan aplikasi ponsel.

Cara Cek Desil Bansos Lewat HP

Bagi warga yang ingin mengetahui masuk dalam kelompok desil berapa, berikut panduan langkahnya:

Via Situs Resmi Kemensos:

Akses laman cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di HP.
Masukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
Masukkan kode verifikasi yang muncul di layar.

Klik "Cari Data". Sistem akan langsung menampilkan status desil dan riwayat bansos terdaftar.

Via Aplikasi Cek Bansos:

Unduh aplikasi "Cek Bansos" di Google Play Store atau App Store.
Buka aplikasi dan pilih menu "Cek Bansos" pada halaman utama.

Masukkan NIK KTP, lalu klik "Cari Data".
Informasi kelompok desil, nama, serta status penerima akan muncul di layar.

Pembagian Kelompok Desil dan Hak Bansos

Sistem DTSEN membagi tingkat ekonomi masyarakat menjadi 10 kelompok.

Tingkat desil ini menjadi acuan utama pemerintah dalam menyalurkan bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Baca Juga: Bukan Lagi Sistem Desil, Penerima Bansos di Surabaya Kini Ditentukan Lewat Rembuk Warga

Desil 1: Kelompok sangat miskin (10% tingkat kesejahteraan terendah)

Desil 2: Kelompok miskin

Desil 3: Kelompok hampir miskin

Desil 4: Kelompok menengah bawah

Desil 5: Kelompok menengah bawah yang stabil (penerima bantuan sangat terbatas dan selektif)

Desil 6–10: Kelompok menengah hingga sangat kaya (tidak menjadi prioritas penerima bansos).

Masyarakat yang berada pada Desil 1 hingga 4 merupakan sasaran prioritas utama program bansos reguler pemerintah.

Mekanisme Pengajuan Pembaruan Data Desil

Baca Juga: Data Desil Masih Jadi Keluhan Warga Surabaya, Anggota DPRD: Perlu Validitas 

Jika data desil yang tercantum tidak sesuai dengan kondisi ekonomi saat ini, masyarakat dapat mengajukan perbaikan data melalui dua cara:

1. Jalur Online (Aplikasi Cek Bansos)

Pengguna dapat masuk (login) ke aplikasi Cek Bansos, lalu memilih menu "Usulan".

Setelah mengisi data dan menjawab pertanyaan sesuai kondisi riil, usulan akan diverifikasi oleh petugas pendamping sosial di wilayah setempat. Status pengajuan bisa dipantau secara berkala pada menu "Daftar Usulan".

2. Jalur Offline (Kantor Desa/Kelurahan)

Warga juga bisa datang langsung ke kantor desa atau kelurahan setempat untuk mengajukan pembaruan data DTSEN.

Petugas akan melakukan pendataan dan survei ke rumah. Hasil survei selanjutnya dibahas dalam Musyawarah Desa/Kelurahan (Musdes/Muskel) sebelum diteruskan ke Badan Pusat Statistik (BPS) untuk pemeringkatan ulang.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.

Melihat Tradisi Tedak Sinten di Nganjuk, Sebar Uang Koin hingga Jadi Rebutan

selalu.id - Warga Dusun Kepuhtelu, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk masih melestarikan tradisi adat Jawa Piton-Piton atau yang juga dikenal

Polisi Bongkar Pengemasan Ulang Beras SPHP di Pasuruan, Empat Orang Diamankan

Pengungkapan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mencurigai adanya pengemasan ulang beras SPHP.

Roadshow Film Piye To Kih di Mojokerto, Angkat Genre Komedi, Cinta dan Persahabatan

Film komedi Jawa yang diangkat dari Woko Channel ini akan tayang perdana di seluruh bioskop Indonesia pada 19 November 2026.