Selasa, 15 Sep 2026 19:03 WIB

Cara Cek Desil Bansos Melalui HP Pakai NIK, Bisa juga Perbarui Data

Pencarian data penerima manfaat bansos. (Dok. Kemensos).
Pencarian data penerima manfaat bansos. (Dok. Kemensos).

selalu.id - Masyarakat yang ingin memastikan status kepesertaan bantuan sosial (bansos) kini bisa mengecek data desil kesejahteraan secara mandiri melalui handphone (HP).

Pengecekan ini didasarkan pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk menentukan kriteria penerima bantuan dari pemerintah.

Baca Juga: Mau Ubah Desil? Ini Arahan dari Pemkot Mojokerto

Data desil tersebut membagi tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam 10 tingkatan.

Pengecekan dapat dilakukan melalui dua kanal resmi yang disediakan Kementerian Sosial (Kemensos), yakni situs web dan aplikasi ponsel.

Cara Cek Desil Bansos Lewat HP

Bagi warga yang ingin mengetahui masuk dalam kelompok desil berapa, berikut panduan langkahnya:

Via Situs Resmi Kemensos:

Akses laman cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di HP.
Masukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
Masukkan kode verifikasi yang muncul di layar.

Klik "Cari Data". Sistem akan langsung menampilkan status desil dan riwayat bansos terdaftar.

Via Aplikasi Cek Bansos:

Unduh aplikasi "Cek Bansos" di Google Play Store atau App Store.
Buka aplikasi dan pilih menu "Cek Bansos" pada halaman utama.

Masukkan NIK KTP, lalu klik "Cari Data".
Informasi kelompok desil, nama, serta status penerima akan muncul di layar.

Pembagian Kelompok Desil dan Hak Bansos

Sistem DTSEN membagi tingkat ekonomi masyarakat menjadi 10 kelompok.

Tingkat desil ini menjadi acuan utama pemerintah dalam menyalurkan bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Baca Juga: Daftar Desil Bansos Berantakan, Anggota DPR RI Minta Pemerintah Evaluasi Data KPM

Desil 1: Kelompok sangat miskin (10% tingkat kesejahteraan terendah)

Desil 2: Kelompok miskin

Desil 3: Kelompok hampir miskin

Desil 4: Kelompok menengah bawah

Desil 5: Kelompok menengah bawah yang stabil (penerima bantuan sangat terbatas dan selektif)

Desil 6–10: Kelompok menengah hingga sangat kaya (tidak menjadi prioritas penerima bansos).

Masyarakat yang berada pada Desil 1 hingga 4 merupakan sasaran prioritas utama program bansos reguler pemerintah.

Mekanisme Pengajuan Pembaruan Data Desil

Baca Juga: Carut-marut Data Desil Surabaya dan Ancaman Ketidakadilan Bansos

Jika data desil yang tercantum tidak sesuai dengan kondisi ekonomi saat ini, masyarakat dapat mengajukan perbaikan data melalui dua cara:

1. Jalur Online (Aplikasi Cek Bansos)

Pengguna dapat masuk (login) ke aplikasi Cek Bansos, lalu memilih menu "Usulan".

Setelah mengisi data dan menjawab pertanyaan sesuai kondisi riil, usulan akan diverifikasi oleh petugas pendamping sosial di wilayah setempat. Status pengajuan bisa dipantau secara berkala pada menu "Daftar Usulan".

2. Jalur Offline (Kantor Desa/Kelurahan)

Warga juga bisa datang langsung ke kantor desa atau kelurahan setempat untuk mengajukan pembaruan data DTSEN.

Petugas akan melakukan pendataan dan survei ke rumah. Hasil survei selanjutnya dibahas dalam Musyawarah Desa/Kelurahan (Musdes/Muskel) sebelum diteruskan ke Badan Pusat Statistik (BPS) untuk pemeringkatan ulang.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

KPAI Desak Transparansi Manifes Kapal Virgo Transport 8, Keselamatan Anak jadi Prioritas

KPAI menilai, kepastian identitas serta manifes yang akurat bukan sekadar urusan administrasi, melainkan hak mendasar bagi keluarga korban.

Kapolda Jatim Tekankan Semangat Jogo Jatim untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari Eksploitasi

Nanang mengatakan bahwa keberanian warga untuk melapor sangat krusial guna memutus rantai intimidasi dan trauma yang dialami korban. 

RSUD Sidoarjo Barat Kini Punya Layanan Cuci Darah, BPJS Kesehatan juga Disiapkan

Dengan hadirnya Instalasi Dialisis ini, Pemkab Sidoarjo berharap kualitas dan keterjangkauan layanan kesehatan masyarakat di wilayah barat semakin meningkat.

Temuan Jeruk MBG Berbelatung di SDN Tandes Kidul 1 Surabaya, Dewan Minta Usut Tuntas

Dewan mendesak agar investigasi tidak sekadar berhenti pada temuan di lapangan, melainkan diusut tuntas hingga ke rantai pemasok dan proses distribusi.

TPK Bumiharjo Pererat Kolaborasi Logistik, Arus Peti Kemas di Kotawaringin Barat Naik 6 Persen

Komitmen tersebut selaras dengan tren kinerja positif perusahaan. Hingga saat ini, arus peti kemas di TPK Bumiharjo telah menembus angka 30.626 TEUs.

Penyakit ISPA di Surabaya Melonjak, DPRD Ingatkan Demam Tinggi Anak Bisa jadi Sinyal DBD

Data mencatatkan angka kasus mencapai 40.539, melonjak hingga 63,5 persen dibandingkan bulan sebelumnya.