Sabtu, 31 Okt 2026 03:50 WIB

SBY Buka-bukaan Soal Isu Politik Praktis di Surabaya, Begini Penjelasannya

Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat membuka pameran lukisannya di Voza Tower Surabaya. (Foto: Rahmat/selalu.id).
Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat membuka pameran lukisannya di Voza Tower Surabaya. (Foto: Rahmat/selalu.id).

selalu.id - Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menegaskan komitmennya untuk tidak lagi mencampuri urusan politik kekuasaan maupun dinamika pemerintahan saat ini.

Hal tersebut disampaikan SBY di tengah kesibukannya menggelar pameran karya seni lukis di Voza Tower Surabaya, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga: Melihat Tubuh Lewat Seni Lukis dalam Pameran The Imaginary Bodies di ARTOTEL Grand Prima Surabaya

Ia menjawab spekulasi publik terkait isu post-power syndrome hingga potensi intervensi (cawe-cawe) terhadap jalannya pemerintahan baru.

"Saya sudah lama meninggalkan dunia politik praktis dan politik kekuasaan. Saya tidak lagi berkecimpung dalam day-to-day politics," tegas SBY.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini menyampaikan bahwa konstelasi kepemimpinan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto harus dihormati secara penuh oleh semua pihak, termasuk para pendahulu.

Baca Juga: Menangkap Cahaya Rindu: Cerita di Balik 100 Mahakarya Lukisan SBY di Surabaya

"Yang memimpin sekarang Presiden Prabowo. Saya harus menjaga sikap dan tutur kata saya agar tidak dianggap cawe-cawe atau melampaui kepatutan sebagai seorang mantan presiden," jelasnya.

Meski telah menarik diri dari panggung politik aktif, SBY mengaku tetap memantau perkembangan bangsa dan isu geopolitik global melalui ruang diskusi dan medium seni.

Baca Juga: SBY Ingatkan Pemerintah Ambil Kebijakan Terukur soal Gejolak Pasar Global

Pameran tunggal berisi sekitar 500 lukisan yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Desember 2026 mendatang pun disebutnya bukan bagian dari manuver politik, melainkan murni kegiatan sosial dan ekspresi diri.

Seluruh hasil penjualan karya seni tersebut nantinya dialokasikan untuk kegiatan bantuan sosial, operasional klub bola voli LavAni, hingga pemeliharaan Museum dan Galeri SBY-Ani di Pacitan, Jawa Timur.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Viral Poster Wanita Tanpa Busana Lagi Open BO-VCS di Mal Gresik

Poster tersebut memuat foto seorang wanita berinisial ZR tanpa mengenakan busana disertai tulisan bernada pencemaran nama baik.

Jaka Jatim Sebut Anwar Sadad Kebal Hukum dalam Kasus Korupsi Dana Hibah

Jaka Jatim membeberkan bahwa Anwar Sadad diduga kuat menerima aliran dana gratifikasi hingga mencapai Rp22,2 miliar. Sadad juga mangkir 3 kali dipanggil KPK.

Bea Cukai RI Gagalkan Penyelundupan 353 Kg Emas ke Luar Negeri

Bea Cukai memastikan akan terus memperketat pengawasan lalu lintas barang di perbatasan nasional guna mencegah kebocoran ekspor yang rugikan negara.

Mengenal Aryasetya Kanaka, Wisudawan UC Surabaya Sukses Bawa Kopi Lokal ke Pasar Dunia

Hingga kini, sebanyak 8 kontainer kopi berhasil diberangkatkan ke mancanegara, 7 kontainer mendarat di Italia dan 1 kontainer ke Uni Emirat Arab (UEA).

Antisipasi Lonjakan Nataru dan Hasil Laut, TPK Merauke Siapkan Kapasitas CY dan Reefer Plug

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran rantai logistik, mengantisipasi potensi pertumbuhan arus peti kemas.

Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

Staf Administrasi PIS, Ajeng, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada sekitar 200 pedagang yang aktif beroperasi penuh selama 24 jam.