Selasa, 15 Sep 2026 21:36 WIB

SBY Buka-bukaan Soal Isu Politik Praktis di Surabaya, Begini Penjelasannya

Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat membuka pameran lukisannya di Voza Tower Surabaya. (Foto: Rahmat/selalu.id).
Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), saat membuka pameran lukisannya di Voza Tower Surabaya. (Foto: Rahmat/selalu.id).

selalu.id - Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menegaskan komitmennya untuk tidak lagi mencampuri urusan politik kekuasaan maupun dinamika pemerintahan saat ini.

Hal tersebut disampaikan SBY di tengah kesibukannya menggelar pameran karya seni lukis di Voza Tower Surabaya, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga: Menangkap Cahaya Rindu: Cerita di Balik 100 Mahakarya Lukisan SBY di Surabaya

Ia menjawab spekulasi publik terkait isu post-power syndrome hingga potensi intervensi (cawe-cawe) terhadap jalannya pemerintahan baru.

"Saya sudah lama meninggalkan dunia politik praktis dan politik kekuasaan. Saya tidak lagi berkecimpung dalam day-to-day politics," tegas SBY.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini menyampaikan bahwa konstelasi kepemimpinan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto harus dihormati secara penuh oleh semua pihak, termasuk para pendahulu.

Baca Juga: SBY Ingatkan Pemerintah Ambil Kebijakan Terukur soal Gejolak Pasar Global

"Yang memimpin sekarang Presiden Prabowo. Saya harus menjaga sikap dan tutur kata saya agar tidak dianggap cawe-cawe atau melampaui kepatutan sebagai seorang mantan presiden," jelasnya.

Meski telah menarik diri dari panggung politik aktif, SBY mengaku tetap memantau perkembangan bangsa dan isu geopolitik global melalui ruang diskusi dan medium seni.

Baca Juga: Malang Autism Center Gelar Pameran Karya Anak Autis Pertama di Malang Raya

Pameran tunggal berisi sekitar 500 lukisan yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Desember 2026 mendatang pun disebutnya bukan bagian dari manuver politik, melainkan murni kegiatan sosial dan ekspresi diri.

Seluruh hasil penjualan karya seni tersebut nantinya dialokasikan untuk kegiatan bantuan sosial, operasional klub bola voli LavAni, hingga pemeliharaan Museum dan Galeri SBY-Ani di Pacitan, Jawa Timur.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Puskesmas Umbulsari Jember Sabet Juara I Seva Paramahita Award 2026

Puskesmas Umbulsari Jember dinilai unggul berkat transformasi pelayanan yang mengusung prinsip mudah, cepat, dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

Bikin Geger, Kakek di Mojokerto Terjepit Tembok Selama 1 Jam Jelang Magrib

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu hingga satu jam. Warga terpaksa membongkar dinding bata ringan yang masih dalam tahap pembangunan itu.

Pansus DPRD Surabaya Bidik Pekerja Kebersihan Kampung Masuk BPJS Ketenagakerjaan

Kelompok ini dinilai masuk kategori pekerja rentan karena berpenghasilan rendah dan memiliki risiko kerja yang tinggi.

KPAI Desak Transparansi Manifes Kapal Virgo Transport 8, Keselamatan Anak jadi Prioritas

KPAI menilai, kepastian identitas serta manifes yang akurat bukan sekadar urusan administrasi, melainkan hak mendasar bagi keluarga korban.

Cara Cek Desil Bansos Melalui HP Pakai NIK, Bisa juga Perbarui Data

Warga juga bisa datang langsung ke kantor desa atau kelurahan setempat untuk mengajukan pembaruan data DTSEN.

Kapolda Jatim Tekankan Semangat Jogo Jatim untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari Eksploitasi

Nanang mengatakan bahwa keberanian warga untuk melapor sangat krusial guna memutus rantai intimidasi dan trauma yang dialami korban.